tanah subur

5 Negara dengan Tanah Tersubur di Dunia, Kamu Mau Tinggal di Mana?

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Tanah yang subur memiliki peranan penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Selain itu, tanah juga memiliki peran sebagai tempat tegak, tumbuh, tanaman, tempat persediaan unsur hara, nutrisi, udara, dan tempat hidup mikroorganisme yang mendukung pertumbuhan tanaman.

Lalu tanah seperti apa yang bisa dikatakan sebagai tanah subur dan bisa dijadikan tempat untuk menanam? Berikut kriterianya:

  1. Memiliki Kadar Hara yang Tinggi

Untuk mengetahui suatu tanah memiliki kadar hara yang tinggi adalah dilihat dari warna tanah tersebut. Tanah yang memiliki unsur hara tinggi biasanya memiliki warna coklat kehitaman. Meski ini bukanlah satu-satunya hal yang menunjukkan tanah itu subur. Unsur hara tinggi dibutuhkan sebagai nutrisi untuk tanaman. 

  1. Kadar Ph Netral

Tanah yang subur bila memiliki kadar netral yaitu antara 6,5-7,5. Tanah yang memiliki PH netral mempunyai kemungkinan bahwa tanah tersebut memiliki berbagai unsur kimiawi tanah yang seimbang dan akan lebih mudah menyerap ion-ion dari unsur hara serta menjaga mikroorganisme tanah. Tanah dengan pH netral dapat dipengaruhi beberapa hal seperti bahan induk tanah, pertumbuhan tanaman, vegetasi alami, pengendapan, kedalaman tanah, dan pupuk nitrogen.

  1. Lapisan Humus Tebal

Tanah yang subur adalah tanah yang memiliki lapisan humus tebal. Tanah yang memiliki lapisan humus tebal berarti tanah tersebut kaya akan unsur hara dan organik. Ketebalan humus pada suatu tanah juga berarti sistem drainase yang baik pada lahan. 

  1. Tekstur Lempung

Tanah yang subur adalah yang memiliki tekstur lempung. Tanah yang memiliki tekstur lempung berfungsi untuk mengikat berbagai mineral pada tanah sehingga tidak mudah hanyut terbawa air. 

  1. Kaya akan Biota Tanah

Banyaknya biota tanah yang hidup menandakan bahwa tanah tersebut subur. Hal ini menandakan bahwa tanah penuh dengan berbagai bahan organik yang juga dibutuhkan oleh mikroorganisme dalam menunjang kehidupannya. Salah satu ciri tanah subur adalah yang terdapat banyak cacing di dalamnya. Cacing dapat menggemburkan tanah sehingga pertumbuhan tanaman akan maksimal.

  1. Mengandung Unsur Mineral

Ciri berikutnya adalah tanah tersebut memiliki banyak unsur mineral yang dibutuhkan oleh tanaman. Unsur mineral dibutuhkan oleh tanaman sebagai bahan utama makanan. Unsur mineral ini seperti iron, klorin, kobalt, besi, mangan, magnesium, kalium, zink, sulfur dan molybdenum. 

  1. Ditumbuhi Berbagai Jenis Tanaman

Tanah yang subur, tentu dapat digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman. Semakin banyak jenis tanaman yang dapat tumbuh di tanah tersebut, berarti tanah tersebut memiliki tingkat kesuburan yang tinggi.

Manfaat Tanah yang Subur

Manfaat utama dari tanah subur tentu saja adalah mudahnya menanam berbagai jenis tanaman. Tanah yang subur akan mempengaruhi kualitas dari tanaman sehingga ketika menanam di tanah yang subur manusia akan memiliki sumber makanan yang juga berkualitas tinggi.

Tanah yang subur adalah tanah yang memiliki daya serap air lebih baik. Hal ini akan membantu menjaga lingkungan dan menghindari terjadinya bencana banjir. Selanjutnya tanah subur dapat membantu mengurai mikroorganisme yang telah mati dan mengubah tanah yang tandus menjadi subur. Tanah subur juga dapat mengurangi erosi karena banyaknya pohon yang tumbuh, dan dapat mencegah longsor dan memberikan banyak oksigen. Tanah subur akan berdampak pada ekonomi bangsa, karena tanah subur akan memberikan kualitas pada hasil pertanian dan peternakan yang juga akan berpengaruh pada penjualan dan perekonomian.

5 Negara dengan Tanah Subur

Memiliki tanah yang subur adalah suatu anugerah karena akan berdampak pada banyak hal. Selain Indonesia, beberapa negara berikut juga memiliki tanah subur yang luas. Beberapa negara yang memiliki tanah subur yang telah dirangkum Demfarm.id dalam berbagai sumber, di antaranya:

  1. Amerika Serikat

Amerika adalah negara maju yang memiliki lahan tanah subur terluas di dunia. Amerika Serikat menguasai 10,48 persen lahan pertanian dunia dengan luas lahan mencapai total 1.650.062 Km2. selain memiliki teknologi yang canggih, Amerika Serikat juga menjadi salah satu komoditas pengekspor bahan pangan ke seluruh dunia. Komoditas ekspor mereka yang terkenal adalah kedelai dan gandum.

  1. India

Negara kedua yang memiliki lahan subur terluas adalah India. India memiliki luas lahan subur 1.451.810 Km2. India memiliki kekuatan pada sektor penanaman bawang. Hingga saat ini India tetap menjadi eksportir terbesar bawang bombay keseluruh dunia.

  1. Cina

Negara ketiga adalah Cina yang memiliki lahan seluas 1.385.905 Km2. Dengan luas lahan subur tersebut, Cina dapat memenuhi kebutuhan pangan di negaranya, tidak hanya itu tetapi cina juga menjadi salah satu negara pengekspor komoditas bawang putih.

  1. Rusia

Rusia menduduki posisi keempat yang memiliki lahan pertanian subur seluas 1.174.284 Km2, Selain penghasil minyak, Rusia juga merupakan negara agraris yang diperhitungkan di dunia.

  1. Brazil

Negara kelima adalah Brazil yang memiliki luas lahan pertanian subur 586,036 Km2. Brasil memiliki banyak hutan tropis dan pernah dijadikan sebagai salah satu paru-paru dunia. Brazil juga terkenal dengan tanaman kopinya. Selain kopi, di Brazil juga terdapat banyak buah tropis seperti acai, buriti, cupuacu, guarana, jabuticaba, jatoba dan siriguela.

Menanam berbagai jenis tanaman di tanah yang memiliki tingkat kesuburan tinggi akan berdampak kepada kualitas tanaman tersebut. Meski tidak masuk kedalam 5 besar, Indonesia juga memiliki luas lahan pertanian yang besar. Tani muda juga dapat menjaga kesuburan tanah dengan rajin memberi pupuk, dan memperhatikan keanekaragaman hayati di lahan pertanian. Sehingga tani muda bisa mencoba untuk menanam berbagai jenis tanaman di rumah.(Demfarm/Fitri)