kebun-organik-prilly

Belajar dari Prilly Latuconsina : Buat Kebun Organik di Rumah Yuk!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Prilly Latuconsina menjelma artis muda serba bisa. Prilly sukses membintangi beberapa judul film dan sinetron. Bahkan Prilly juga sukses membawakan beberapa lagu, yang salah satunya berduet dengan Vidi Aldiano.

Prilly saat ini sedang berada di puncak kesuksesannya. Hal tersebut terlihat dari megahnya rumah yang ia miliki di kawasan Tangerang. Namun ada satu yang menarik dari rumah mewah milik Prilly, di mana terlihat ada kebun kecil tepat di sebelah rumahnya.

Dalam unggahan video baru di kanal Youtube Prilly bertajuk “Garden Tour!!! Gak Usah Repot ke Pasar, Sayuran Di rumahku Lagi Panen!  terlihat bahwa Prilly memanfaatkan lahan kosong yang berada di samping rumahnya untuk membuat kebun sayur organik. Dalam video yang berkolaborasi dengan penyanyi Aminda. Prilly mengaku jika ia sedang libur dari kegiatan shooting, maka ia akan berkebun.

Foto: Youtube Prilly Latuconsina

Menurut Prilly, alasannya memilih berkebun karena ia merupakan tipe anak rumahan. Ia juga mengaku memilih menanam sayur organik untuk memulai gaya hidup sehat.

Dalam video Youtube berdurasi 20 menit itu, Prilly dan Aminda memanen pakcoy dan bayam, kangkung, dan cabai. Kata Prilly, ia meminta tukang kebun menanam cabai karena di pasaran harga cabai mahal sehingga menurutnya lebih baik jika ia memiliki pohon cabai sendiri.

“Jadi kalau aku mau sayur, ya aku tinggal cabut terus masak, sesehat itu,” kata Prilly dalam obrolan yang dikutip dalam video Youtube Diary Prilly.

Selain sayuran, Prilly juga menanam beberapa buah-buahan di kebunnya, seperti jeruk, pepaya, pisang, dan jambu air.

Keuntungan yang bisa didapatkan dari kebun organik di rumah adalah mendapat sayuran yang sehat tanpa pestisida. Selain itu juga dapat menekan pengeluaran. Di mana sayuran organik memiliki harga pasar yang cukup mahal.

Namun, bagaimana cara memulai membuat kebun organik di rumah? Jangan khawatir berikut akan dibahas beberapa tips atau cara untuk memulai kebun organik bagi pemula.

Tips membuat kebun organik di rumah

  1. Memilih jenis tanaman 

Sebelum memulai untuk berkebun, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih jenis tanaman yang akan ditanam. Sebaiknya, pilihlah tanaman yang sering dikonsumsi atau digunakan, atau pilihlah tanaman yang memiliki harga mahal di pasaran sehingga dapat membantu untuk menekan pengeluaran.

  1. Siapkan lahan

Pastikan lahan yang akan ditanami memiliki tanah yang subur, mendapat intensitas terkena sinar matahari 6- 8 jam perhari. Jika tidak memiliki tanah kosong, lahan dapat disiasati dengan menggunakan pot, polybag ataupun sistem taman vertikal. Pastikan untuk menggunakan tanah yang gembur dan subur. Untuk membuat tanah tetap subur Anda dapat menggunakan kompos. Kompos dapat menjaga kelembaban tanah, menutrisi tanaman, cacing serta mikroba yang dapat membantu pertumbuhan tanaman. Anda dapat membuat kompos dari tumpukan campuran daung, potongan rumput serta sampah rumah tangga seperti kulit telur dan ampas kopi.

  1. Pilih bibit yang berkualitas

Untuk memulai membuat kebun organik sendiri dirumah, pemilihan bibit yang baik sangatlah penting, pilihlah bibit yang tidak menggunakan proses kimia dan bersetifikat tanpa penggunaan pestisida.

  1. Sering menyiram tanaman

Selain membutuhkan tanah yang subur, tanaman juga membutuhkan kelembaban yang bagus. Untuk bibit yang baru ditanam pastikan untuk selalu menyiram pada pagi dan sore hari. Bila akar sudah mulai tumbuh tingkat kelembapan bisa diukur dengan cara masukkan jari sedalam kurang lebih 3 cm, cek apakah tanah masih lembab atau tidak. Jika di pagi hari tanah masih terasa lembab, penyiraman bisa dilakukan pada sore hari.

  1. Perawatan

Perawatan terhadap kebun adalah hal yang harus diperhatikan dengan benar. Jika kebun atau tanaman diserang hama pastikan untuk tidak menggunakan pestisida berbahan kimia, gunakan yang berbahan organik. Anda dapat membeli sabun insektisida atau menyiram tanaman dengan air cabai. Gunakan mulsa untuk menjaga kelembaban tanah dan menekan pertumbuhan hama, gulma sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Gunakan mulsa organik, seperti limbah padi, potongan rumput dan serutan kayu. 

Kebersihan kebun dan tanaman juga harus diperhatikan, selalu perhatikan daun dan batang yang berguguran, bersihkan agar tanaman tetap higienis. Ketika membersihkan daun dan batang yang berguguran tersebut pastikan tidak terserang hama sebelum digabungkan sebagai pupuk organik. 

  1. Panen

Panen tentu menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Namun sebagai pemula yang belum mengetahui kapan waktu terbaik untuk panen, Anda dapat melihat dari perubahan warna pada daun dan buah. Petik secara acak pada setiap tanaman sedikit demi sedikit untuk mendapat hasil yang merata. Gunakan alat seperti gunting dan pisau untuk melakukan panen. 

Jenis Tanaman untuk Kebun Organik Pemula

Sebagai pemula dalam membuat kebun organik di rumah, tentu pertanyaan terbesar adalah tanaman apa yang cocok untuk ditanam? Berikut beberapa contoh tanaman yang cocok ditanam di kebun organik di rumah bagi pemula. Anda dapat mencoba untuk menanam sayuran, seperti kangkung, bayam, pakcoy, selada, sawi, wortel. Dan Anda juga dapat menanam berbagai bumbu dapur seperti, bawang merah, tomat, dan cabai.