cara membuat turus tanaman

Cara Mudah Membuat Turus Tanaman Sendiri di Rumah

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Dalam berkebun tentu banyak istilah- istilah yang mungkin jarang terdengar atau berbeda di setiap daerah. Seperti halnya turus tanaman. Bagi yang menyukai tanaman hias mungkin sudah tidak asing dengan istilah taurus tanaman. Secara umum turus tanaman berarti penyangga atau penopang untuk tanaman yang bersifat merambat. Dalam tanaman hias turus tanaman biasanya digunakan untuk Monstera, janda bolong, semua jenis tanaman philodendron, berbagai jenis sirih, seperti sirih gading, sirih merah. Selain untuk tanaman hias, turus tanaman juga bisa digunakan untuk tanaman merambat lain, seperti tomat, labu, dan tanaman merambat lainnya.

Fungsi Turus Tanaman

Turus tanaman atau penyangga memiliki fungsi yang sangat penting bagi tanaman merambat. Dengan adanya turus tanaman, dapat menopang tanaman yang bersifat merambat menjadi rimbun dan rapi. Selain itu turus tanaman juga membantu mengatur pertumbuhan tanaman. Tanaman merambat butuh penopang untuk akar- akar anginnya, jika aslinya di alam tanaman ini menggunakan pohon lain sebagai penopang, maka di rumah dibutuhkan turus tanaman sebagai penopangnya.

Meski turus tanaman pada dasarnya digunakan sebagai penopang tanaman merambat, namun kini turus tanaman juga biasa digunakan untuk tanaman lain untuk tetap tumbuh lurus. Selain menjadi penopang, turus tanaman juga membantu tanaman untuk tetap tumbuh lurus ke atas serta dapat menyuburkan tanaman. Turus tanaman juga berfungsi untuk membantu tanaman untuk tidak kering.  

Cara Membuat Turus Tanaman di Rumah

Saat ini sebenarnya tidak sulit untuk mendapatkan turus tanaman. Turus tanaman banyak dijual dipasaran dengan kisaran harga Rp. 10.000- Rp. 40.000. Panjang turus tanaman juga beragam dari 20-70 cm. Dalam membuat turus tanaman, dapat digunakan dengan beberapa jenis material, mulai dari kayu, bambu, pipa, kawat dan lain sebagainya. Untuk lapisan dari turus itu sendiri juga bisa menggunakan sabut kelapa, cocopeat, bahkan ada juga yang menggunakan lumut agar sama dengan alam. 

Bentuk turus tanaman pada umumnya adalah tegak lurus, namun saat ini banyak yang melakukan inovasi dengan merubah bentuk seperti berkelok, berbentuk hati, dan berbentuk tangga. Nah untuk bisa membuat turus tanaman sendiri di rumah juga tidak sulit, dan tentu saja kita bisa membuat sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan bahan- bahannya. Bahan yang dibutuhkan adalah pipa paralon sepanjang 25 cm sebagai tiang. Mengapa memilih pipa paralon? Karena bahannya terbilang murah, tidak mudah kena rayap, dan tahan lama. Lalu sabut kelapa yang biasa digunakan sebagai penutup media tanam juga bisa digunakan sebagai pelapis tiang untuk turus tanaman. Selanjutnya adalah tali. Bisa menggunakan tali nilon atau tali ukur. 

Setelah semua bahan siap, turus tanaman bisa langsung dibuat. Langkah pertama adalah balut tiang penyangga dengan sabut kelapa atau coco fiber dari bagian atas. Usahakan untuk seluruh bagian tiang tertutup rapi lalu ikat mati dengan menggunakan tali. Selanjutnya bisa langsung gulung sampai bagian bawah dengan terus mengikat agar tidak lepas. Sisakan sekitar 5 cm bagian bawah tiang tanpa dibalut. Ini berguna untuk ditancapkan ke dalam tanah. Usahakan untuk menancapkannya kuat dan kokoh agar dapat menopang tanaman dengan baik dan perhatikan agar tidak merusak akar tanaman.

Itu tadi cara mudah membuat taurus tanaman di rumah. Selain menggunakan sabut kelapa saat ini yang sedang tren adalah menggunakan lumut agar terkesan asli dari alam. Namun untuk mendapatkan lumut sedikit agak sulit, karena harus dari hutan. Selamat mencoba!

Penulis: Fitri