pupuk bikin cuan

Gajian dari Usaha Tani Berpupuk Bagus? Bisa Banget!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Selama pandemi COVID-19 melanda, banyak bisnis yang terpaksa gulung tikar, seperti biro perjalanan, hotel, restoran, warteg, penjual pakaian sekolah, dan lainnya. Namun, ada juga jenis usaha yang justru melejit saat terjadi pandemi, salah satunya bisnis bidang pertanian.

Bagi Anda yang tertarik menekuni bisnis pertanian, kini tidak perlu pusing dengan kendala ketersediaan lahan. Pasalnya, usaha tani kini bisa dilakukan di lahan terbatas, seperti pekarangan rumah. Kunci keberhasilan usaha tani di lahan terbatas, yaitu penggunaan pupuk berkualitas sesuai jenis tanaman.

Berikut beberapa jenis usaha tani yang dapat Anda lakukan di rumah dan berpotensi memberikan keuntungan besar.

1. Bisnis Tanaman Hias

Mengoleksi tanaman hias menjadi tren baru di saat pandemi. Banyaknya waktu luang karena anjuran beraktivitas di rumah membuat banyak orang melirik hobi baru ini. Merawat dan mengoleksi tanaman hias yang sedap dipandang ternyata efektif menghilangkan rasa jenuh dan stres. Selain itu dapat mempercantik tampilan ruangan maupun halaman rumah.

Selain digemari penduduk dalam negeri, tanaman hias juga digandrungi masyarakat mancanegara. Kementerian Pertanian mencatat, ekspor berbagai tanaman hias di tengah pandemi COVID-19 mengalami peningkatan 80 persen dengan jumlah sebanyak 250 pot tanaman setiap bulannya untuk dikirim ke sejumlah negara seperti Perancis, Hongkong, Amerika Serikat, Kanada, Filipina dan Thailand.

Pada tahun 2021 tren tanaman hias diprediksi semakin meluas, khususnya di daerah perkotaan. Selain diminati orang untuk menghias rumah, tanaman hias juga digunakan untuk mendekorasi hotel, restoran, hingga perkantoran. Tanaman hias juga kerap dipajang untuk acara pernikahan serta pelengkap pada acara keagamaan.

Berikut beberapa jenis tanaman yang sedang hits yang jadi rekomendasi untuk dibudidayakan:

Monstera

Tanaman hias ini kabarnya punya lebih dari 48 varietas, namun hanya beberapa yang populer di Indonesia. Berbeda dengan tanaman tropis lainnya, monstera aman di tempat sejuk dan tidak harus selalu dipindah ke area yang terpapar sinar matahari langsung.

Aglaonema

Bagi pecinta tanaman hias, pasti sudah nggak asing lagi dengan yang satu ini. Aglaonema memiliki daun berwarna hijau dengan corak beragam. Ada beberapa jenis yang memiliki daun corak putih hingga merah muda. 

Sukulen/Kaktus Mini

Kaktus turut masuk dalam deretan tanaman favorit. Selain karena perawatanya yang mudah, kaktus mini memiliki banyak sekali jenis dengan berbagai bentuk, ukuran, dan warna yang tentunya masing-masing memiliki keunikan dan kecantikannya sendiri.

Philodendron

Philodendron bisa dibilang sebagai salah satu tanaman hias daun yang paling cantik. Daunnya berbentuk unik dan mengkilap

Caladium

Tanaman ini identik dengan bentuk dan warna daunnya yang menarik. Umumnya, tanaman keladi punya bentuk daun yang seperti hati. 

2. Bisnis Pembibitan Tanaman

Selain tanaman hias, bisnis pembibitan tanaman juga cukup menarik untuk ditekuni. Bagi Anda yang tidak memiliki area lahan yang luas, bisnis ini dapat menjadi pilihan. Pasalnya, bibit tanaman ini hanya memerlukan tanah dalam polybag saja.

Jenis tanaman buah jadi primadona dalam binsis pembibitan tanaman. Dulu usaha pembibitan hanya berkutat pada jenis tanaman buah tropis, seperti durian, manga, rambutan, manggis, jeruk, pisang, dan papaya. Belakangan pembibitan buah kelengkeng dataran rendah mulai digandrungi.

Penyedia bibit tanaman berpotensi menghasilkan keuntungan yang maksimal, dikarenakan banyaknya orang yang tertarik menjalankan budidaya tanaman buah. 

3. Pertanian Hidroponik

Hidroponik saat ini telah menjadi jenis pertanian yang diminati orang perkotaan yang minim lahan sebab tanpa memerlukan tanah sebagai media tanam, melainkan menggunakan air, oksigen dan juga nutrisi.

Budidaya sayuran dengan cara hidroponik memiliki banyak kelebihan dibandingkan penanaman secara konvensional. Sistem hidroponik mampu mengefisiensi lahan, hasil produksi tanaman lebih bersih, penggunaan pupuk lebih efisien, serta mudah dalam pengendalian hama dan penyakit.

Hasil tanaman hidroponik memang memiliki harga yang lebih mahal karena sangat alami dan tidak mengandung pestisida. Tingginya kesadaran masyarakat akan kesehatan membuat bisnis tanamaan hidroponik kian menjanjikan.

4. Pertanian Organik

Usaha sayuran organik saat ini cukup prospektif. Pandemi COVID-19 membuat kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat semakin meningkat. Banyak orang yang beralih mengonsumsi bahan makanan organik yang dibudidayakan secara alami tanpa menggunakan bahan kimia.

Sayuran organik memiliki pasar yang segmented, konsumennya kalangan menengah ke atas karena harganya yang memang lebih mahal dari sayuran biasa. Usaha ini bisa menjadi ladang bisnis menjanjikan. Bagi mereka yang mengonsumsi sayuran organik, aspek kesehatan merupakan hal yang terpenting, sehingga soal harga tidak menjadi masalah.

Perhatikan Penggunaan Pupuk

Dalam menjalankan usaha tani di lahan terbatas, pupuk harus menjadi perhatian penting. Jika tidak, kebutuhan tanaman akan unsur hara dan nutrisi tidak akan tercukupi. Akibatnya, tanaman yang Anda tanam bisa mengalami banyak masalah seperti pertumbuhan yang lambat, diserang hama tanaman, serta daun yang layu. Beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat memilih pupuk untuk tanaman, yaitu:

Berkualitas Tinggi

Pilihlah pupuk berkualitas tinggi sebelum untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman. Berkualitas tinggi bukan berarti yang harganya mahal. Di pasaran banyak pupuk dengan harga terjangkau namun tetap memiliki kualitas yang mumpuni. 


Memahami Pupuk
Sebelum memutuskan untuk memilih pupuk, Anda harus memahami kegunaan pupuk tersebut, cara penggunaannya, penyimpanannya, serta komposisi yang terkandung dalam pupuk tersebut. Anda juga dapat mengonsultasikannya dengan penjual di toko pertanian saat akan membelinya.

Pupuk Terpercaya
Selain memilih pupuk berkualitas tinggi, Anda juga harus lebih teliti dalam melihat kemasan pada pupuk, apakah sudah mempunyai sertifikat standar nasional Indonesia (SNI). Legalitas ini penting karena jika sudah memiliki izin maka dipastikan pupuk tersebut telah lolos uji klinis oleh para ahli terpercaya.

Jenis pupuk yang digunakan juga harus diperhatikan. Sebab masing-masing nutrisi yang terkandung dalam pupuk memiliki manfaat yang berbeda. Ada yang dikhususkan menumbuhkan bunga dan buah, akar, atau daun.

Bunga dan Buah

Pupuk yang dibutuhkan untuk menumbuhkan bunga dan buah adalah kalium. Tanaman harus mengalami masa berbunga, berbuah, dan berumbi. Pupuk kalium juga diperlukan untuk mendorong masa pertumbuhan vegetatif yang dilakukan secara khusus. 

Daun Hijau

Untuk menghasilkan daun hijau dan lebat, pupuk yng digunakan adalah yang mengandung nitrogen. Nitrogen dibutuhkan untuk memproduksi klorofil dan lebih diperlukan untuk tanaman hias yang berdaun.

Akar Kuat

Sementara itu, pupuk yang digunakan untuk mendukung pertumbuhan akar adalah fosfor. Fungsinya membentuk perakaran yang sehat dan kuat serta mendukung pohon untuk menghasilkan bakalan buah. Fosfor sangat penting untuk tanaman yang sedang masuk dalam masa pertumbuhan bunga. (*)