Ingin Coba Tanam Monstera? Kenali Cara Perawatan dengan Pupuk yang Benar

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Monstera mungkin kata yang cukup asing bagi kita, namun jika disebut tanaman janda bolong semua orang Indonesia mayoritas tahu. Terutama saat pandemi, tanaman janda bolong berhasil menghipnotis banyak orang.

Bukan hanya penggemar tanaman yang sudah bertahun-tahun memelihara tanaman berburu tanaman hias itu. Para pemula pun menjadikan monstera sebagai tanaman paling disukai.

Tak heran juga ketika deretan selebritas tanah air juga tak mau ketinggalan tren memajang beragam jenis monstera dalam dinding-dinding media sosial mereka.

Sebut saja Angela Gilsha di instagramnya mengungkapkan rasa sayangnya pada tamanan monstera. Monstera dengan beragam ukuran yang tampak sangat terawat ia tampilkan dalam laman media sosialnya.

Lalu dari mana asalnya kata monstera, monstera sebenarnya berarti abnormal  dari kata monstrous bahasa latin. Monstera berdaun unik ada yang bolong atau robek-robek dimana setiap bagian daun berbeda.

Monstera disebutkan berasal dari meksiko dan hutan-hutan tropis di Amerika. Di dunia terdapat sedikitnya ada 50 jenis monstera.

Berintani.id merangkum dari dekoruma.com ada tujuh monstera yang menempati puncak tertinggi paling digemari.

1. Monstera Deliciosa

Merupakan jenis monstera yang paling sering kita jumpai, di mana permukaan daunnya berlubang dan menjari di bagian pinggirnya. Tak lupa, ukuran daun yang besar dan hampir menyerupai bentuk hati juga menjadi ciri khas dari jenis tanaman hias monstera ini.

Sama seperti daun pada tumbuhan lainnya, warna daun dari jenis monstera deliciosa ini adalah hijau. Hanya saja, pada monstera yang umurnya lebih tua, warnanya juga akan lebih gelap. Jenis monstera ini dapat tetap hidup di dalam ruangan dengan temperatur suhu 20-30 derajat celcius. Model daunnya yang sangat unik akan membuat tampilan rumahmu jadi lebih menarik sekaligus asri.

2. Monstera Adansonii

Tidak seperti monstera deliciosa, lubang-lubang pada daun monstera adansonii ini hanya di bagian permukaan tengahnya saja. Jadi, tidak sampai sobek yang membentuk jari-jari di pinggir daun. Ukuran daun monstera ini pun lebih kecil dengan warna hijau tua dan muda yang bergradasi sehingga terlihat sangat menawan.

Dalam pertumbuhannya, batang tanaman monstera adansonii ini tidak terlalu kaku sehingga kamu bisa menjadikannya sebagai tanaman gantung yang menjuntai. Selain itu, jenis monstera ini juga dapat tumbuh merambat.

3. Monstera Borsigiana

Kamu ingin menanam monstera yang ukurannya tidak terlalu besar? Kalau begitu jenis monstera borsigiana ini bisa jadi pilihan yang tepat. Bentuk dan model permukaan daunnya sangat mirip dengan monstera deliciosa. Hanya saja, ukuran daun jenis monstera borsigiana lebih kecil dan lubang-lubangnya lebih berjarak sehingga terlihat simpel.

Karena ukurannya yang kecil, batang tanaman monstera jenis ini cenderung lebih lunak sehingga monstera ini akan tumbuh menjuntai. Dengan demikian, kamu pun bisa menghiasi teras atau balkon rumah dengan menggantungkan monstera borsigiana yang cantik ini.

4. Monstera Obliqua

Jenis monstera obliqua merupakan salah satu jenis yang paling sulit ditemui karena keberadaannya cukup langka. Ciri-ciri jenis monstera ini adalah memiliki ukuran daun yang kecil dengan motif lubang besar di permukaannya. Selain itu, helai daun monstera obliqua juga lebih tipis dibandingkan jenis lainnya.

Berkat ukurannya yang mungil, kamu bisa meletakkan tanaman hias monstera ini di atas meja konsul atau meja ruang tamu. Namun, sebaiknya kamu tidak meletakkan barang-barang lain di sekitar jenis monstera ini karena daunnya yang tipis membuatnya lebih mudah sobek saat terkena sesuatu.

5. Monstera Variegata

Monstera yang satu ini? Mungkin kebanyakan baru pertama kali melihatnya karena mamang jenis monstera variegata jarang dijual di pasaran. Kalaupun ada, harganya lebih mahal lagi dibandingkan jenis monstera yang umum ditemukan.

Jenis monstera yang ini terlihat sangat unik karena daunnya terdiri dari warna hijau dan putih kekuningan yang tidak beraturan dan tidak sama antara helai dain yang satu dengan yang lainnya. Untuk ukurannya, cenderung lebih kecil dibandingkan monstera deliciosa. Keunikan inilah yang menjadikan jenis monstera variegata dipatok dengan harga yang tinggi.

6. Monstera Dubia

Berbeda dari jenis-jenis yang sebelumnya, helai daun dari jenis monstera dubia tidak berlubang, melainkan tetap utuh seperti daun tanaman pada umumnya. Ukuran daun monstera ini pun lebih kecil dengan bentuk yang cenderung bundar dan mengerucut pada salah satu ujungnya.

Meskipun tidak berlubang, tapi jenis monstera ini tetap unik karena memiliki tulang daun yang sangat nampak di permukaannya sehingga menciptakan motif alami yang indah. Selain itu, perpaduan warna hijau dan putih dari jenis monstera dubia ini membuat kehadirannya tak perlu diragukan lagi sebagai tanaman hias.

7. Monstera Siltepecana

Ciri-ciri dari jenis monstera yang terakhir ini sebenarnya hampir sama dengan monstera dubia. Hanya saja, kalau bentuk daun monstera dubia bundar mengerucut, bentuk jenis monstera siltepecana lebih memanjang sehingga menyerupai oval yang ujungnya mengerucut.

Jenis monstera ini sering juga disebut silver monstera karena bagian tengah daunnya berwarna perak. Sementara, tulang dan pinggiran daun monstera ini tetap berwarna hijau. Terakhir, jenis monstera siltepecana ini dapat tumbuh merambat.

Setiap jenis monstera memiliki karakter dan keunikannya masing-masing, meskipun ada beberapa yang sekilas terlihat sangat mirip.

Makin Langka Makin Mahal

Monstera Variegata merupakan tanaman yang termasuk paling populer selama pandemi. Bukan hanya populer tetapi juga langka sehingga harganya pun tergolong mahal.

Bukan hanya di Indonesia, sejumlah negara, seperti Selandia Baru dan belahan dunia lain pun warganya banyak nian yang menyukai tanaman dengan daun unik dengan belahan dan berwarna hijau, putih serta kekuningan ini. Harganya cukup fantastis berkisar Rp9,8 juta hingga Rp70 juta. Mahalnya tanaman tergantung seberapa besar monstera variegata sudah bertumbuh. Lalu, ada monstera obliqua atau biasa disebut tanaman janda bolong, sangat terkenal sejak diawal pandemi. Daunnya unik karena bolong-bolong dan banyak sekali diminati, bahkan disebut juga tanaman “Sultan” karena harga untuk lima lembar daun saja dipatok Rp50 juta. Bibit atau tanaman yang masih berukuran kecil paling murah dijual dengan harga ratusan ribu rupiah.

Pupuk untuk Tanaman Kesayangan Monstera

Kita ketahui, daya tarik tanaman bernama monstera ini ada pada daunnya. Subur, bagus dan unik tidaknya daun monstera tentunya sangat bergantung pada nutrisi yang diterima tanaman tersebut.

Nutrisi bagi monstera tidak cukup dengan rajin menyiram pagi dan sore atau kena matahari saja. Begitu juga hanya bergantung pada media tanam saja dalam hal ini tanah, tidak akan menjadikan monstera menarik. Nutrisi atau unsur hara yang ada dalam tanaman monstera harus  lengkap agar dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan dari tanaman itu sendiri, baik itu makro maupun mikro.

Agar jumlah daunnya banyak, ukurannya lebar, kecerahan dan keindahan warna-warni daunnya terpancar, maka monstera harus mendapatkan asupan gizi yang cukup. Seperti nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), dan lainnya. Ketidakcukupan unsur hara seperti nitrogen (N) dapat menyebabkan tumbuhan monstera menjadi tumbuh kerdil, daunnya sedikit, dan warnanya kusam atau pucat. Karena itu, solusi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tamanan monstera bisa menggunakan pupuk NPK Pelangi komposisi 16.16.16 yang merupakan produk dari PT Pupuk Kaltim.

Mendapatkan pupuk NPK Pelangi sangat muda cukup dengan membeli di pasar online atau bisa mendatangi kios-kios penjual pupuk di pasar.