cara menanam kaktus dan keladi

Kamu Tim Kaktus Atau Keladi? Ini Manfaat Masing-masing

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Selama Pandemi COVID-19 aneka tanaman hias menjadi booming. Masyarakat berlomba-lomba mengoleksinya. Namun yang paling banyak diminati adalah tanaman kaktus dan keladi. Keduanya memiliki daya pesona karena warna, bentuk atau ukuran yang unik. Lantas kamu memilih masuk ke tim kaktus atau keladi? Simak penjelasannya berikut ini.

Pesona Kaktus

Kaktus merupakan tumbuhan yang termasuk dalam famili Cactaceae. Tanaman ini memiliki lebih dari 2000 varietas dengan berbagai warna dan bentuk. Habitat alami kaktus adalah di gurun atau padang pasir. 

Keunikan yang dimiliki kaktus yaitu dapat hidup dan tumbuh tanpa air dalam waktu yang sangat lama, sehingga tumbuhan ini akan banyak ditemui di daerah kering seperti gurun atau padang pasir. 

Selain itu, kaktus dikenal sebagai tumbuhan sukulen karena bagian tubuhnya seperti batang, akar, dan daun mampu menyimpan air untuk bertahan hidup dalam kondisi kekeringan. Akar kaktus sangat panjang dan melebar sehingga mampu menambah daya serap air untuk disimpan dalam batangnya. 

Kaktus juga memiliki sistem akar rumit, bahkan tanaman kaktus berukuran kecil memiliki akar besar. Fungsi akar adalah untuk menahan tanaman sekaligus untuk memperoleh air dan mineral secara maksimal. 

Tanaman ini memiliki duri yang tak lain adalah daunnya, bentuk daunnya menyesuaikan dengan ketersediaan air yang sedikit, agar penguapan tidak terlalu besar. Ada berbagai macam kaktus dengan beragam variasi bentuk, ukuran, hingga warna yang perlu dipertimbangkan dalam memeliharanya. 

Berapa jenis kaktus, seperti kaktus Parodia, Haworthia (Zebra Cactus), Beaver Tail, Chepalocereus senilis, Pincushion, Fairy Castle dan Kaktus hias Gymnocalycium bisa jadi pilihan untuk pemula karena memiliki daya tahan ekstra dan tidak perlu perawatan yang sulit.

Manfaat tanaman kaktus di dalam ruangan terutama berkaitan dengan kebersihan udara. Misalnya, membantu pernapasan karena mampu membuang karbon dioksida yang merupakan sisa gas pernapasan dengan menyerapnya. Kemudian mengubahnya menjadi sumber nutrisi bagi kaktus tersebut. 

Selain itu, kaktus di dalam ruangan juga melepaskan oksigen segar untuk kamu bernapas terutama saat malam hari sehingga dapat sangat membantu meningkatkan kualitas tidur. Kaktus berfungsi sangat baik untuk membersihkan udara dan membuang racun. 

Hal ini tentunya membuat ruangan semakin nyaman untuk ditempati. Penelitian yang dilakukan NASA menemukan bahwa tanaman kaktus mampu menghilangkan 87 persen senyawa organik volatil (VOC), seperti benzena dan formaldehida. Senyawa-senyawa tersebut kerap kali ditemukan pada karpet, asap rokok, tas belanjaan, buku, dan juga tinta. 

Tanaman kaktus di dalam ruangan juga baik untuk meningkatkan fokus. Berdasarkan studi dari University of Michigan, adanya tanaman di dekat kamu dapat meningkatkan retensi memori sebanyak 20 persen. Selain itu, studi yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa siswa menunjukkan perhatian 70% lebih besar saat belajar di ruangan yang terdapat tanaman. 

Manfaat tanaman kaktus di dalam ruangan juga berguna untuk membantu mencegah penyakit. Sekitar 10 persen kelembapan di atmosfer adalah air yang dikeluarkan oleh tumbuhan. Penelitian dari Agricultural University of Norway menemukan bahwa tingkat kesakitan di perkantoran yang memiliki tanaman menurun sebesar 60%.  

Kelembapan yang baik akan membuat kamu terhindar dari kulit kering, batuk kering, dan sakit tenggorokan. Kaktus juga dikenal sangat efektif membunuh bakteri. Jadi, kamu bisa memanfaatkannya untuk menjaga kesehatan dari penyakit.

Pesona Keladi

Keladi sendiri merupakan kelompok tumbuhan dari genus Caladium. Tanaman ini termasuk ke dalam famili Araceae yang terdiri dari berbagai jenis di antaranya seperti genus Aglonema, genus Alocasia, genus Syngonium, genus Alocasia, genus Xanthosoma, genus Zantedeschia, dan genus Caladium. 

Biasanya, keladi tumbuh di daerah yang lembab seperti hutan-hutan tropis yang subur dan rindang. Biasanya, tanaman ini tumbuh di bawah pohon besar, pinggiran sungai, dan di tempat-tempat yang bersuhu 21-30 derajat celcius. Tanaman hias yang satu ini selalu memerlukan air yang cukup namun tidak boleh terlalu tersorot oleh sinar matahari secara langsung agar tidak terjadi dormansi atau mati suri. 

Maka dari itu, perhatikan kapan harus menyiramnya. Di musim hujan, sirami tanaman keladi dua hari sekali, sementara saat musim kemarau sehari sekali. Akan tetapi, perlu diingat juga, jangan menyiram air terlalu banyak ke tanaman keladi. Ini akan membuatnya busuk.

Ada sejumlah jenis tanaman keladi yang populer dan patut diketahui seperti keladi merah atau Caladium bicolor, keladi tikus atau Caladium stingray, keladi wayang, keladi blackjack, keladi polka green, dan keladi variegata. Bahkan, tanaman keladi terutama Keladi Tikus dipercaya mampu melawan sel kanker karena mengandung Ribosome Inactivating Protein (RIP). 

Tak hanya itu saja, keladi tikus juga mengandung antioksidan tinggi dan zat kurkumin. Kedua kandungan itu penting dalam terapi kanker serta untuk pencegahan penyakit mematikan tersebut. Selain kanker, ada beberapa jenis penyakit lainnya yang bisa disembuhkan, seperti nyari, bisul, gejala batuk dan peradangan. Keladi juga memiliki manfaat untuk mengatasi stres seseorang lantaran beberapa jenis keladi hampir sama halnya dengan obat penenang. Kamu bisa meletakkan keladi di sudut ruangan dan di ruang kerja.

Meski perawatan keladi terbilang tidak rumit, pemupukan menjadi hal yang harus diperhatikan. Ada beberapa jenis pupuk yang cocok diberikan, seperti pupuk kompos yang dinilai paling aman dan standar untuk diaplikasikan ke tanaman keladi. 

Pupuk kompos dapat meningkatkan komposisi unsur hara, mineral atau nutrisi lain dari dalam tanah. Unsur-unsur inilah yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Selain itu, pupuk Gandasil D yang memiliki kandungan berupa nitrogen 20 persen, fosfat 15 persen, kalium 15 persen, magnesium 1 persen. Sisanya adalah unsur dan senyawa seperti mangan, boron, tembaga, kobalt, seng, dan juga vitamin yang mampu menunjang pertumbuhan tanaman. 

Keladi bisa juga diberi pupuk dekastar. Dekastar merupakan jenis pupuk slow release yang melepaskan nutrisi secara perlahan sehingga pemupukan hanya 6 bulan sekali. Dekastar memiliki kandungan NPK seimbang, sangat baik untuk menunjang pertumbuhan atau pembesaran tanaman pada akar, daun, dan batang. 

Khusus pupuk NPK, salah satu produsen terbesarnya adalah PT Pupuk Kaltim yang menghadirkan NPK Pelangi. Pupuk ini merupakan produk baru yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. 

Pupuk NPK Pelangi memiliki keunggulan seperti meningkatkan hasil lebih dari 40%, mudah ditebar dan langsung meresap, batang lebih kokoh dan tahan rebah, cocok untuk segala jenis tanaman, tanah menjadi lebih subur, hara tersedia lengkap dan berimbang, terbuat dari bahan bermutu, serta aman untuk lingkungan. NPK Pelangi dibagi menjadi 4, meliputi: NPK Pelangi MAXI, NPK Pelangi UNGGUL, NPK Pelangi PRIMA, dan NPK Pelangi SUPER. (*)