Bunga Iris dan Manfaatnya

Kenalan dengan Bunga Iris Yuk, Tanaman Cantik yang Punya Segudang Manfaat

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Bunga iris merupakan salah satu tanaman hias dari genus dari famili Iridaceae yang mencakup 260-300 spesies tumbuhan berbunga. Nama tersebut diambil dari bahasa yunani yang berarti pelangi yang juga merupakan salah satu nama dari dewi pelangi di Yunani.

Bunga Iris memiliki banyak jenis dengan warna yang beragam. Dominan warna bunga iris adalah warna- warna cerah yang mencolok kecuali merah terang. Bunga iris ada yang berwarna ungu, kuning, biru dan berbagai warna mencolok lainnya. 

Dari sekian banyak jenis, bunga iris dikelompokan menjadi 3 kelompok. Menurut American Iris Society bunga iris dikelompokan menjadi Bearded Irises, kelompok ini berasal dari daerah Eropa bagian tengah dan selatan. Kelompok ini dibagi menjadi 6 kelompok, dan memiliki ciri yaitu kelopak bunga bagian luar yang seperti jatuh.

Beardless Irises merupakan kelompok bunga iris yang berkebalikan dengan kelompok sebelumnya. Kelopak bunga bagian luarnya berdiri tegap dan tidak jatuh. Kelompok ini biasanya berasal dari Asia, namun juga ada yang berasal dari wilayah barat Amerika dan Pantai Pasifik.

Kelompok terakhir adalah Aril Irises yang merupakan kelompok Bunga Iris yang sangat mudah untuk dikenali. Bunga Iris ini memiliki kelopak dengan bintik – bintik yang unik. Kelompok ini juga biasa disilangkan dengan kelompok lainnya. 

Manfaat Bunga Iris

Selain menjadi bunga yang indah dan unik, Bunga Iris juga memiliki banyak manfaat tak terkecuali untuk kesehatan. Bunga Iris bisa dijadikan obat untuk beberapa penyakit luar maupun dalam.

Bagian yang dapat kamu gunakan adalah akar yang berbentuk rimpang dari bunga iris. Bunga Iris memiliki manfaat untuk pengobatan luar untuk beberapa penyakit seperti, bisul, digigit serangga dan radang kulit bernanah. Untuk penyakit ini kamu bisa menggunakan tumbukan akar rimpang dan dioles pada kulit yang bermasalah.

Selanjutnya untuk radang tenggorokan kamu bisa menggunakan air dari akar rimpang yang sudah dibersihkan dan di blender. Kamu bisa menggunakan air nya untuk kumur- kumur. Penyakit lainnya seperti gusi bengkak dan sembelit. Kamu bisa menempelkan irisan akar rimpang pada pipi dan perut. 

Selain membantu untuk mengobati dari luar, bunga iris juga dapat membantu untuk mengobati dari dalam. Air rebusan rimpang bunga iris dapat membantu mengobati penyakit pembengkakan ginjal, sembelit, radang tenggorokan, gusi bengkak, hepatitis, gangguan pencernaan, perut kembung, luka pukul dan keseleo. 

Cara menanam dan Merawat Bunga Iris di Rumah

Bunga Iris adalah salah satu jenis bunga yang harus menjadi pengisi taman dan kebun kamu di rumah. Bunga iris memiliki pesona yang sangat kuat. Bunga iris memiliki bunga yang indah, wangi harum yang semerbak.

Bunga iris juga merupakan jenis bunga yang tahan terhadap hama dan penyakit. Selain itu Bunga Iris juga memiliki manfaat yang begitu banyak untuk kesehatan. Untuk menanam bunga iris kamu perlu mengikuti beberapa langkah berikut ini :

  1. Menyiapkan benih

Bunga Iris merupakan salah satu jenis bunga yang memiliki akar rimpang atau akar yang berbentuk umbi. Sehingga untuk memperbanyak bunga Iris bisa menggunakan umbinya sebagai bibit. Bunga iris juga bisa kamu tanam dengan menggunakan biji.

Namun penanaman dengan menggunakan bibit lebih tinggi persentase untuk sukses daripada menggunakan biji. Pastikan kamu memilih bibit yang baik, memiliki bobot yang berat, segar, tidak keriput ataupun cacat. Kamu juga harus memilih bibit dengan ukuran yang sama. Pilihlah umbi yang sudah ditumbuhi daun agar proses penanaman lebih mudah.

  1. Menanam Bunga Iris

Sebelum menanam Bunga Iris, kamu harus memilih waktu yang tepat. Bunga Iris baik ditanaman di ujung waktu musim panas. Hal ini karena sinar matahari dapat menguatkan akarnya dan membantu untuk bertahan ketika musim dingin datang.

Selanjutnya tanamlah bibit bunga iris di tempat yang mendapatkan cahaya matahari sebanyak 6-8 jam per hari. Gunakan media tanam yang memiliki sedikit kandungan asam, memiliki aliran drainase yang baik . gunakan tanah dengan PH 6,8- 7,0. Lalu Anda dapat menanam bibitnya ke tanah, pastikan tidak terlalu dalam dan bagian daun diatas sehingga dapat terkena udara. Menanam rimpang juga harus dengan jarak, karena apabila terlalu berdekatan, akan sulit mendapatkan nutrisi dengan baik.

  1. Merawat Bunga Iris

Dalam merawat Bunga Iris ada beberapa tahapan yang perlu kamu perhatikan. Yang pertama adalah pemupukan. Pemupukan biasanya dilakukan di awal musim semi, atau untuk di Indonesia kamu bisa melakukan pemupukan di akhir menjelang musim hujan. 

Selanjutnya adalah penyiraman. Untuk awal- awal kamu harus melakukan penyiraman rutin di pagi dan sore hari.  Dalam melakukan penyiraman kamu harus memperhatikan jumlah airnya. Jangan sampai air terlalu berlebihan karena akan menyebabkan kebusukan dan mati. Air yang terlalu sedikit juga akan menyebabkan kekeringan. 

Kondisi rimpang juga harus menjadi perhatian kamu. Pastikan rimpang kamu tidak tertutupi oleh kotoran, sampah atau bahan organik lainnya.

Untuk membersihkannya kamu harus menyikatnya dengan lembut tanpa memindahkan akarnya. Kamu juga bisa menambahkan humus apabila keadaan drainase nya kurang baik. Lalu kamu juga harus melakukan pemangkasan. Pangkas lah bunga dan daun yang sudah berwarna kecoklatan dan layu. 

Penulis: Fitri Mariya Amin