Mau Jadi Juragan Tanaman Hias Kayak Soimah. Foto: Instagram @showimah

Mau Jadi Juragan Tanaman Hias Kayak Soimah, Sebulan Bisa Dapet Rp20 Juta Lho!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Hobi bercocok tanam ternyata juga melekat pada sosok Soimah, di tengah kesibukannya sebagai selebritas. Bahkan hobi yang ia tekuni selama pandemi COVID-19 ini menjadi sebuah usaha yang menguntungkan. Soimah mengaku mendapat keuntungan Rp15-20 juta sebulan dari bisnis tanaman hias ini.

“Kok orang-orang menyerbu tanaman hias, terus aku mencoba membibit sendiri. Setelah makin banyak, akhirnya sebagian aku jual, sebulan bisa dapat Rp15-20 juta. Makanya kulit eike sampai kebakar. Sebulan dapat Rp15 juta rasanya beda dari hasil off air karena ini aku lakuin sendiri,” kata Soimah.

Menurut penyanyi 40 tahun itu, tanaman hias yang ia jual merupakan hasil dari pembibitan sendiri sehingga keuntungan yang didapat semakin banyak. Ia juga mengaku jika para pembeli biasanya datang ke rumahnya dan memilih tanaman pilihannya sendiri.

Sebagai seorang pecinta tanaman hias, Soimah merawat sendiri semua tanaman hias yang ada di kediamannya. Ia memanfaatkan pekarangan hingga balkon rumah yang terbuka untuk menyimpan aneka tanaman hias.

Artis bernama lengkap Soimah Pancawati ini mengatur beragam koleksi tanaman hias mulai dari yang di pot hingga tanaman hias gantung. Soimah mengoleksi aneka tanaman hias mulai dari jenis brekele variegata, sirih shangrila yang harga per daunnya Rp150 ribu, sirih kedaton, keladi tengkorak, janda bolong, dan taman hias lain yang harganya tidak murah.

Kegemaran Soimah akan tanaman hias ternyata juga diikuti suaminya, Herawan Prandoko. Namun, Herawan lebih menggemari tanaman kaktus yang tersimpan rapi di rak khusus empat susun. Terdapat tiga rak susun empat yang digunakan khusus untuk menyimpan kaktus milik Herawan.

Janda Bolong, Tanaman Hias Favorit Soimah

Selama pandemi COVID-19, Soimah telah banyak meraup keuntungan dari tanaman hias. Kini, Soimah juga memiliki toko tanaman hias sendiri. Ia telah menjual berbagai jenis tanaman hias yang harganya terbilang fantastis. Bahkan Soimah mengaku sedih jika ada tanaman yang tidak dimilikinya.

Berbagai tanaman hias telah dimiliki Soimah, mulai dari yang langka dan tinggal satu-satunya di dunia, hingga tanaman yang sedang hits seperti janda bolong. Soimah juga mengoleksi jenis janda bolong yang harga per daunnya setara dengan dua ponsel iPhone 12. 

Salah satu tanaman langka yang hanya memiliki empat lembar daun tersebut adalah Janda bolong berjenis Monstera Obliqua. Tanaman tersebut dijual mulai dari Rp25 juta hingga ratusan juta rupiah per daunnya.

Saking cintanya pada janda bolong, Soimah bahkan tidak keberatan untuk menggelontorkan uang hingga Rp150 juta untuk membeli satu pot tanaman tersebut. Tanaman jenis monstera ini memang sedang menjadi primadona di kalangan pecinta tanaman hias, termasuk Soimah.

Pot dan Pupuk untuk Tanaman Hias

Untuk pernak-pernik tanaman hiasnya seperti pot, Soimah biasanya membeli secara online. Ia kerap membeli pot pada penjual pot grosiran. Sebagai pecinta tanaman hias, juri Pop Academy ini tentu juga rajin merawat berbagai tanamannya, antara lain dengan rajin mengelap daun tanaman hiasnya agar terlihat mengkilap.

Menurut Soimah, tanaman layaknya anak, harus diberikan baju dengan pot cantik. Pemilihan pot tanaman yang tepat bisa membuat dekorasi rumah menjadi cantik dan estetik. 

Ada banyak model pot yang bisa Anda jadikan pilihan untuk merawat tanaman hias.

  1. Pot tinggi untuk tanaman outdoor

Pot yang terbuat dari polietilen berukuran tinggi 32 inci dan lebar sekitar 16 inci ini memiliki kapasitas yang sangat besar. Pot ini dapat menampung jumlah tanaman yang baik tanpa terlihat ramai dan bagus bagi tanaman yang membutuhkan ruang untuk tumbuh. Pot berkapasitas besar ini cocok diletakkan di luar ruangan seperti taman dan teras.

  1. Pot kayu teralis

Pot ini adalah wadah terbaik untuk meletakkan tanaman merambat. Pot jenis ini memiliki karakteristik tahan cuaca dan lubang drainasi yang baik untuk memastikan akar tanaman hias kesayangan tidak membusuk.

  1. Pot mangkuk

Pot mangkuk sangat cocok untuk menambahkan rasa keanggunan pada tanaman Anda. Memiliki sejumlah desain dan bahan yang berbeda untuk dipilih, tentu tanaman Anda akan terlihat menarik dengan dasar pot yang berlekuk. Menariknya, pot ini terbuat dari polietilen yang berfungsi menghambat sinar UV, sehingga mencegah pemudaran warna. Pot jenis ini cocok untuk memajang koleksi tanaman sukulen.

  1. Pot jeruji tanaman outdoor

Pot ini cocok untuk tanaman dengan daun yang berwarna-warni. Terbuat dari polypropylene ringan, sebenarnya pot ini dirancang untuk menyimpan wadah polos di dalamnya, bukan langsung diisi dengan tanah.

  1. Pot keramik dengan penyangga

Populer sebagai pot tanaman hias indoor dan outdoor, sukulen, maupun tanaman merambat, pot ini dilengkapi dengan lubang drainase di bagian bawah, dan kayu bambu sebagai penyangganya.

  1. Pot beton persegi

Jika khawatir elemen-elemen pot kelak akan mudah rusak, Anda bisa gunakan bahan yang terbuat dari beton dengan bentuk persegi yang stylish. Pot ini cocok untuk menumbuhkan tanaman hias berwarna cerah di pekarangan yang tak terlalu luas.

Selain memberikan pot, tanaman hias juga harus dirawat dengan makanan bergizi dari pupuk yang tepat. Pupuk nonorganik pertama yang biasa digunakan untuk merawat tanaman hias adalah pupuk urea. Salah satu pupuk urea terbaik adalah produksi dari Pupuk Kaltim. 

Pupuk urea adalah pupuk berbahan kimia dengan kandungan nitrogen tinggi, mencapai 46 persen atau setiap 100 kilogram pupuk urea mengandung 46 kilogram nitrogen. Pupuk iin memiliki ciri berbentuk butir-butir kristal berwarna putih. Sifatnya mudah larut dan terserap air.

Pupuk Kaltim juga memproduksi pupuk NPK Pelangi 16-16-16 yang cocok untuk tanaman hias. Pupuk NPK merupakan pupuk dengan kandungan tiga unsur makro utama yakni Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). 

NPK Pelangi 16-16-16 bisa mencerahkan daun tanaman hias. Selain itu, pupuk ini juga membuat batang menjadi lebih keras dan cepat tumbuh. Bahkan bunga-bunga juga menjadi tidak mudah rontok. 

Bentuk fisik pupuk NPK yang beredar di pasaran sangat beragam seperti pellet, briket, kristal, bubuk hingga cair dengan komposisi kandungan yang berbeda-beda. (*)