Tetap cantik dengan lidah buaya

Mau Tetap Cantik di Rumah Aja, Tanam Lidah Buaya Yuk

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Lidah buaya (aloe vera) merupakan spesies tumbuhan dengan daun berdaging tebal dari genus aloe. Tumbuhan yang berasal dari daerah Mediterania banyak dibudidayakan untuk pertanian, pengobatan, hingga sebagai tanaman hias. Bahkan kini lidah buaya sudah banyak dikembangkan di Asia, Eropa, dan Amerika Selatan.

Aloe vera adalah tumbuhan tanpa batang atau berbatang pendek, dengan tinggi hingga 60-100 cm. Tanaman ini dapat berkembang biak dengan tunas. Batangnya berdaging tebal, berwarna hijau atau hijau keabuan dan sebagian varietas memiliki bintik putih pada permukaan batangnya. 

Pinggir daun berbentuk serrata (seperti gergaji) dengan gerigi putih kecil. Biasanya, lidah buaya berbunga saat musim panas di sebuah tangkai setinggi hingga 90 cm. Setiap bunga berposisi menggantung dan mahkotanya berbentuk tabung sepanjang 2-3 cm. Seperti spesies-spesies aloe lainnya, aloe vera membentuk simbiosis mikoriza arbuskula bersama jamur, sehingga meningkatkan ketersediaan mineral dari tanah.

Sejak dulu, tanaman lidah buaya dikenal sebagai tanaman herbal yang banyak digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan pada rambut dan kulit. Itulah sebabnya, lidah buaya umum dipakai sebagai bahan berbagai produk kecantikan dan Kesehatan. Lidah buaya dalam bentuk gel atau ekstrak sering ditambahkan ke dalam sabun, shampoo, lotion, maupun krim wajah. Selain itu, lidah buaya bisa dikonsumsi dalam bentuk makanan dan minuman.

Manfaat Lidah Buaya Untuk Kesehatan Kulit Wajah

Berikut ini kami tampilkan beragam manfaat lidah buaya untuk kesehatan kulit wajah

  1. Melembapkan kulit

Pelembab sangat diperlukan untuk melindungi Kesehatan kulit, apapun jenis kulit Anda. Hal ini karena lidah buaya mengandung zat polisakarida dan sterol yang dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit.

  1. Mempercepat penyembuhan luka

Lidah buaya cukup dikenal mampu mempercepat penyembuhan luka. Kandungan kalsium dan antioksidan pada lidah buaya dipercaya dapat mempercepat pembelahan sel-sel keratinosit (sel penghasil zat keratin di kulit) dan memperkuat jaringan kulit. Tak hanya itu, aloe vera juga diketahui mampu memulihkan luka di kulit akibat sunburn.

  1. Membantu menghaluskan permukaan kulit

Kemampuan lidah buaya untuk melakukan percepatan pembelahan sel-sel keratinosit membuat tanaman ini bermanfaat untuk menghaluskan permukaan kulit. Jadi sel-sel kulit mati akan terangkat untuk digantikan dengan sel-sel kulit baru yang sehat dan kuat.

  1. Mengandung antioksidan dan nutrisi bagi kulit.

Kandungan vitamin di dalam lidah buaya cukup banyak, diantaranya vitamin A, C, dan E. Vitamin-vitamin tersebut merupakan antioksidan yang mampu menangkal serangan radikal bebas akibat paparan asap dan polusi udara pada wajah. Selain itu, lidah buaya juga mengandung berbagai enzim yang dapat mencegah penuaan dini pada kulit.

  1. Membantu meredakan radang dan gatal

Bagian dalam daun lidah buaya mengandung zat yang memiliki khasiat anti radang dan anti mikroba. Khasiat ini berguna untuk meredakan keluhan pada kulit dengan masalah jerawat, dermatitis (eksim), iritasi setelah terpapar matahari, dan psoriasis.

Namun, tidak semua orang cocok dengan lidah buaya. Jika muncul gejala ruam kemerahan, gatal, atau perih pada kulit setelah diolesi lidah buaya, kemungkinan Anda mengalami iritasi atau alergi. Segera bilas dan hentikan penggunaan produk lidah buaya dan berkonsultasilah dengan dokter kulit.

Lidah buaya mudah ditemukan di pasaran, seperti di penjual tanaman hias. Harganya pun sangat terjangkau, mulai dari Rp15.000. Bahkan kini, lidah buaya juga banyak dijual secara online, seperti di marketplace. Bahkan, sebagian penjual di marketplace menjual tanaman ini mulai dari harga Rp6.000 hingga Rp80.000.

Cara Merawat Lidah Buaya

Seperti yang sudah diketahui, lidah buaya memiliki beragam manfaat bagi Kesehatan dan kecantikan. Anda pun bisa menanam lidah buaya di rumah dan membiakkannya. Tapi Menanam lidah buaya tidak akan berhasil jika tidak dirawat dengan benar.

Lalu, bagaimana cara merawat lidah buaya sehingga nanti bisa dimanfaatkan? 

  1. Pastikan tanaman lidah buaya mendapat banyak sinar matahari

Dalam menanam lidah buaya, perlu diperhatikan sinar matahari yang didapatkannya. Idealnya, lidah buaya harus mendapatkan sinar matahari selama 8 hingga 10 jam dalam sehari. Karena itu, Anda bisa memindahkan tanaman di tempat yang banyak sinar mataharinya. Selain itu, yang harus Anda perhatikan cuaca dingin bisa membuat lidah buaya mati.

  1. Tunggu tanah kering lebih dulu sebelum menyiramnya kembali

Menyiram lidah buaya harus dilakukan rutin dan menyeluruh. Tetapi jangan berlebihan dalam menyiramnya. Pastikan juga bahwa airnya bisa mengalir keluar dari pot dengan lancar. Saat musim dingin, lidah buaya cenderung tidak memerlukan banyak air, sedangkan saat cuaca panas dan kering, tanaman ini membutuhkan cukup banyak air.

  1. Berikan pupuk sekali setahun dan waspadai hama.

Pemberian pupuk secara teratur juga diperlukan untuk meningkatkan produktivitas tanaman ini. Anda bisa memberikan pupuk NPK secukupnya, jangan berlebihan. Salah satu pupuk NPK berkualitas adalah NPK Mutiara 16-16-16 produksi Pupuk Kaltim. Pupuk NPK Mutiara 16-16-16 iin memiliki bentuk butiran granular berwarna biru pudar yang biasanya dikemas dalam kemasan plastik. 

Pupuk ini mengandung 5 unsur hara yakin 16 persen nitrogen, 16 persen P2O5 atau fosfat, 16 persen K2O atau kalium, 0,5 persen MgO atau magnesium, dan 6 persen CaO atau kalsium. Pupuk buatan Pupuk Kaltim ini diketahui memiliki manfaat yang sangat baik untuk pertumbuhan tanaman dengan cepat. (*)