cara menanam porang

Mengatasi Penyakit pada Tanaman Porang

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Porang adalah salah satu jenis tanaman umbi-umbian yang memiliki nilai tinggi bahkan hingga di ekspor ke beberapa negara. Menurut Catatan Badan Karantina Pertanian, pada 2018 tanaman porang telah diekspor sebanyak 254 ton dengan nilai mencapai Rp11,31 miliar ke Negara Jepang, Tiongkok, Vietnam, Australia, dan masih banyak lagi.

Karena nilai yang tinggi, banyak petani muda yang kini mulai untuk membudidayakan porang. Porang adalah jenis tanaman umbi-umbian dari spesies Amorphophallus muelleri. Porang memiliki manfaat sebagai bahan baku tepung. Tak hanya itu, porang juga digunakan sebagai bahan baku kosmetik, penjernih air, porang juga digunakan sebagai pembuat lem ramah lingkungan dan jelly. 

Porang adalah tanaman yang memiliki toleran dengan naungan hingga 60%. Porang adalah jenis tanaman yang bisa tumbuh disemua jenis tanah dengan ketinggian 0- 700 mdpl. Porang bisa tumbuh dibawah naungan pohon- pohon besar seperti jati. Saat ini porang banyak dibudidayakan di daerah Jawa Timur , namun juga ada beberapa yang mulai untuk menanam porang di luar pulau Jawa. 

Jenis Penyakit dan Hama pada Tanaman Porang

Ketika demand terhadap porang meningkat, tentu hasil panen juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan ekspor dan memiliki nilai jual yang tinggi. Namun porang dapat memberikan hasil panen yang maksimal ketika perlindungan dan dan perawatannya juga maksimal. Meski budidaya tanaman porang terbilang mudah, tetapi tanaman ini juga rentan terkena penyakit dan hama. Berikut beberapa penyakit dan hama yang bisa menyerang tanaman porang.

  1. Jamur Porang

Tanaman porang dapat terserang beberapa jenis jamur yang mengakibatkan tanaman porang layu dan busuk. Adapun jenis jamur yang bisa menyerang adalah Colletotrichum sp, Scoletrium roflsii, Fusarium oxysporum, Colletotrichum gloeosporioides. Jamur dan bakteri ini menyerang bagian batang dan bagian umbi yang menyebabkan timbulnya infeksi. 

  1. Ulat daun

Ulat daun menyerang bagian daun dari tanaman porang. Hama ulat daun akan memakan daun dan menyebabkan daun menjadi kering dan membentuk lingkaran. Hal ini akan mengakibatkan daun kekurangan nutrisi. Penyebab gangguan hama ulat daun biasanya bermula dari hama ngengat yang meletakkan telur- telurnya secara terpencar di bagian bawah daun, bagian tangkai, maupun pada bagian- bagian yang masih muda.

  1. Nematoda 

Nematoda merupakan suatu mikroorganisme atau parasit yang berkembang didalam tanah. Mikroorganisme ini sering sekali menyerang tanaman porang dan menjadi salah satu pemicu timbulnya penyakit pada tanaman porang. Serangan nematoda berawal gigitan pada umbi porang sehingga muncul putu pada umbi porang dan mengakibatkan ujung umbi busuk rusak dan terluka. Gejala selanjutnya adalah warna daun yang menjadi kekuningan. Nematoda dapat menyerang porang karena adanya jamur dan bakteri patogen yang menyebabkan pertumbuhan tanaman porang terhambat, dan tidak dapat menyerap unsur hara didalam tanah dengan baik.

  1. Belalang 

Belalang menyebabkan kerusakan pada daun, hampir sama seperti ulat daun. Daun yang dimakan oleh belalang akan membuat tanaman porang sulit untuk melakukan fotosintesis. 

  1. Ulat umbi 

Ulat umbi merupakan jenis hama yang menyerang bagian umbi dari tanaman porang. Ulat umbi menyerang bagian umbi sehingga umbi bisa keropos bahkan menjadi busuk.

Cara Mengatasi Penyakit dan Hama pada Tanaman Porang

Setelah mengetahui penyakit apa saja yang bisa menyerang tanaman porang, tentu langkah selanjutnya adalah bagaimana cara mengatasinya. Hal pertama yang harus dilakukan adalah memberikan perawatan yang baik pada tanaman porang. Perawatan bisa berupa pemberian insektisida yang disesuaikan dengan intensitas serangan serangga dan hama. Lalu juga bisa menggunakan pestisida nabati. Penyiangan terhadap rumput liar dan gulma juga harus sering dilakukan untuk mencegah serangan hama dan pemicu penyakit lainnya. 

Pemberian pupuk secara teratur sesuai kebutuhan juga dapat membantu mencegah penyakit dan hama. Selain itu pemupukan juga dapat memicu pertumbuhan tanaman porang menjadi lebih subur sehat dan menghasilkan panen yang baik.  

Penulis: Fitri