Menyiram Tanaman Kesayangan Itu Ada Waktunya. (Foto Shutterstock)

Menyiram Tanaman Kesayangan Itu Ada Waktunya, Lho!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Tren menanam tanaman hias kini makin meluas, hampir tiap rumah memiliki pot-pot cantik yang berisi tanaman hias nan menawan. Tanaman yang berdaun indah, seperti mostera dan aglonema menjadi pilihan banyak orang.

Lalu ada juga tanaman sukulen dan kaktus yang juga menempati urutan teratas digemari masyarakat Indonesia. Penempatan beragam tanaman hias tersebut kini tidak hanya sebatas di pekarangan atau teras rumah saja, tetapi pencinta tanaman juga meramaikan ruangan dalam rumah dengan tanaman hias tersebut.

Gemar dengan tanaman hias tentunya mesti dibarengi perawatan yang optimal juga mulai dari memberikan air yang cukup, nutrisi yang cukup pula dengan penyiraman dan pemberian pupuk yang sesuai dan diaplikasikan tepat waktu.

Menyiram tanaman hal mutlak kita lakukan, karena semua tanaman milik kita membutuhkan air. Hanya saja, porsinya memang berbeda-beda tergantung dengan jenis tanaman.

Tanaman monstera misalnya membutuhkan air setiap hari yang disiramkan ke bagian akar dengan cukup agar tumbuh dengan baik dan subur sehingga daun-daunnya terus menjadi kesenangan kita karena penampakannya yang menawan.

Bahkan, ada yang menanam monstera dengan media air yang menunjukan bahwa kebutuhan air tanaman jenis ini sangat banyak untuk mendukung pertumbuhan tanaman yang sempat viral tahun lalu. Iya ada beragam tanaman monstera, salah satunya janda bolong yang sempat menjadi sangat populer dan paling banyak dicari penggemar tanaman.

Bagaimana dengan tanaman hias aglonema?, tanaman jenis ini juga sangat membutuhkan air tetapi jumlahnya cenderung lebih sedikit dibandingkan monstera karenanya penyiraman dapat diminimalisir dengan hanya sekali.  

Sedangkan tanaman kaktus yang dikenal hidup di gurun pasir pun tetap bisa bertahan meskipun kekurang air tetapi masih membutuhkan air dengan porsi yang sedikit. Kebutuhan air tanaman kaktus biasanya lebih banyak saat di awal pertumbuhannya alias ketika kaktus baru ditanam sehingga kita harus benar-benar memperhatikan media tanam kaktus tersebut agar tetap lembap tetapi jangan sampai basah.

Waktu yang Tepat Menyiram Tanaman 

Setiap makhluk hidup di muka bumi ini tentunya membutuhkan air sebagai sumber penghidupannya. Namun, bagi tanaman hias perlu kita ketahui penyiram yang sesuai kebutuhan menjadi penting agar tanaman bisa tetap tumbuh dengan baik dan subur.

Penyiraman dilakukan pagi hari?, siang? atau malam sekalipun mesti kita pelajari agar memastikan tanaman terpenuhi kebutuhan air dengan waktu yang tepat pula dan komposisi yang pas. 

Spesialis Program Ekstensi II di Departemen Hortikultura Iowa State University, Amerika Serikat,  Richard P Jauron melansir kompas.com menyebutkan waktu terbaik untuk menyiram tanaman saat pagi hari sekitar pukul 05.00 hingga 09.00. 

Mengapa sebaiknya pagi hari, karena pemenuhan air hendaknya diberikan sebelum tanaman kita  membutuhkannya. Jika tanaman kendur dan terkulai, berarti mereka sudah sangat kekurangan air. Minimnya asupan air akan memudahkan tanaman terserang serangga dan beragam penyakit. Apalagi saat suhu yang sangat panas bisa dengan mudah tanaman akan mati.

Menyiram tanaman pun haruslah diterapkan secara tepat, hendaknya kita menyiram bagian akarnya atau pangkal bukan bagian permukaan tanaman, seperti daun atau bunga. Menyiram bagian permukaan tanaman akan menyebabkan terjadinya penguapan lebih cepat.

Penyiraman dari permukaan atau atas tanaman bisa saja dilakukan tetapi hanya pada kasus-kasus tertentu, misalnya saat daun tanaman berdebu dan dibutuhkan pembersihan segera agar tanaman kembali tampak indah dan menawan.

Berikutnya alasan kenapa penyiraman tidak dilakukan siang hari, karena di waktu siang tanaman sedang berfotosintesis atau memasak makanan. Lalu, menyiram tanaman sore hari adalah waktu yang paling tidak efisien untuk menyiram berdasarkan tingkat penguapan. 

Tetapi, ketika tanaman berjuang karena kekurangan kelembapan dan air akibat lupa disiram, segera sirami. Jangan menunggu waktu yang lebih baik untuk menyiram tanaman ketika kondisi seperti ini terjadi. Begitu juga saat musim panas, ada kemungkinan kita perlu menyiram dua kali sehari, pagi dan sore agar tanaman terhindar dari kekurangan air. 

Karena menjaga kelembapan tanah dengan mulsa dan menyiram secara perlahan dan dalam untuk mendorong akar bermigrasi ke bawah daripada berkonsentrasi di dekat bagian atas. Kita juga wajib rajin memeriksa kelembapan tanah dengan sekop. 

Jika 2 inci teratas tanah kering, segerakan menyiramnya apakah tanaman menunjukkan tekanan kelembaban atau tidak. Jadi, secara keseluruhan, waktu terbaik untuk menyiram tanaman adalah pagi hari, karena ini akan memberi tanaman waktu untuk mengering sebelum malam hari.   

Jangan Lupa Lakukan Pemupukan yang Tepat

Seperti bahasan di atas, perawatan tanaman kita sangat tergantung dengan pemenuhan kebutuhan air dan nutrisi tanaman dan media tanam. Pemupukan menjadi mutlak diberikan agar tanaman hias milik kita tumbuh dengan subur dan produktif.

Membudidayakan tanaman apapun, baik tanaman hias, pangan, hortikultura maupun tanaman perkebunan atau industri tentunya selalu memastikan kebutuhan pupuk tercukupi.

Pupuk organik dan pupuk buatan bisa menjadi pilihan kita dalam mendukung pertumbuhan yang subur bagi tanaman di pekarangan rumah.

Anak perusahaan Pupuk Indonesia, PT Pupuk Kaltim mendedikasikan produk untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani maupun penggemar budidaya tanaman hias. Pupuk jenis majemuk dengan merek dagang NPK Pelangi komposisi 16-16-16 menjadi pilihan yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang tanaman kita.

Mengaplikasikan pupuk NPK Pelangi yang tergolong pupuk komersial alias non-subsidi ini juga sangat mudah tinggal ditabur dalam tanah dan kembali dilakukan penutupan media tanam dipastikan efektif mendorong produktivitas tanaman kita.