budidaya bayam brazil mudah

Mudah Ditanam, Bayam Brazil Ternyata Juga Kaya Manfaat, Lho!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Bayam Brazil  merupakan spesies tanaman sayuran berdaun yang berasal dari Brazil dan Amerika Selatan. Bayam brazil memiliki nama latin Alternanthera sisso. Bayam berasal di Indonesia saat ini sudah banyak dibudidayakan.

Bayam brazil atau yang biasa disebut dengan brazilian spinach atau bayam sisso ini mengandung protein yang tinggi, vitamin, dan mineral. Di negara asalnya bayam brazil seringkali digunakan sebagai makanan berupa salad. Di Indonesia sayuran ini juga dapat dimanfaatkan sebagai cemilan dengan membuat keripik bayam ataupun dimasak sebagai sayur bening.

Bayam brazil merupakan tanaman dengan akar tunggang pada bagian bawah dan akar serabut dibagian atas. Bayam brazil memiliki batang tegak dan tebal yang mengandung banyak air dan memiliki warna hijau.

Daun bayam brazil berbeda dengan daun bayam pada umumnya yang lebih kecil dan berbentuk bulat keriting. Daunnya berwarna hijau muda atau hijau tua. Bayam brazil adalah tanaman yang tidak memiliki mahkota dengan daun bunga berjumlah 4-5 buah, bakal buah 2-3 dan benar sari 1-5. Bunga jantan berbentuk bulir sedangkan bunga betina berbentuk bulat yang terletak di ketiak daun.

Cara Menanam Bayam Brazil

Bayam brazil adalah salah satu tanaman yang mudah untuk dibudidayakan. Bayam brazil dapat tumbuh dengan mudah dan tidak membutuhkan perawatan yang terlalu sulit. Bayam brazil juga dapat dipanen dalam waktu singkat sekitar 40-45 hari setelah semai.

Tani Muda dapat menanam bayam brazil dengan beberapa cara, yaitu dengan cara menyemai benih, menanam bibit ataupun dengan cara stek batang. Jika Tani Muda baru pertama kali menanam bisa dengan cara menyemai benih ataupun menanam bibit. Tani Muda cukup menanam bibit bayam brazil pada media tanam yang telah disediakan baik itu di tanah langsung ataupun di pot atau polybag.

Tani Muda dapat menggunakan media tanam dengan campuran antara tanah, kompos atau pupuk kandang. Pilihlah bibit yang sudah memiliki 3 atau 4 helai daun baru ditanam di pot yang telah diisi dengan tanah.

Setelah di tanam, Tani Muda dapat meletakkan pot/polybag ditempat yang mendapat naungan atau intensitas matahari yang tidak terlalu banyak. Setelah tumbuh bayam brazil dapat dipanen 30 hari setelah tanam.

Tani Muda juga dapat memperbanyak tanaman bayam brazil dengan cara stek batang. Umur bayam brazil tergolong lama, karena meski sudah panen bayam brazil tetap menghasilkan.

Tani Muda hanya perlu memetik di bagian batang ataupun daun. Akar yang tertinggal akan terus tumbuh dan menghasilkan panen berkali- kali. Untuk perawatan Tani Muda hanya perlu menyiram dan memberikan pupuk pada masa vegetatif. Tani Muda dapat memberikan pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos, dan pupuk anorganik seperti urea.

Bayam brazil adalah tanaman yang memiliki toleran terhadap berbagai kondisi PH tanah, dapat tumbuh ditempat teduh atau naungan. Bayam brazil bisa mencapai tinggi sekitar 50 cm.

Manfaat dan Kandungan Bayam Brazil

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bayam brazil memiliki kandungan protein yang tinggi, vitamin, mineral yang baik bagi tubuh. Di antara kandungannya adalah Asam folat, vitamin A, B6, C dan antioksidan yang dapat membantu mencegah fungsi neuronal dan kognitif otak.

Dalam 100 gram bayam brazil terkandung 7-8 mg karoten, 60-120 mg Vitamin C, 4-9 mg Ferrum, 300-450 mg kalsium. Mengkonsumsi bayam brazil setiap hari dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Manfaat dari kandungan tersebut adalah mengurangi resiko kanker hingga 34 % dan menghambat perkembangan sel kanker. Bayam brazil juga dapat membantu menjaga kesehatan mata karena vitamin A serta karotenoid yang membantu mencegah terjadinya penyakit katarak dan degenerasi makula.

Bayam brazil juga dapat membantu memperkuat tulang karena mengandung banyak mineral penting seperti magnesium, seng, fosfor dan tembaga. Selanjutnya bayam brazil juga bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh serta menjaga sistem pencernaan, melancarkan peredaran darah, mencegah anemia, menjaga stamina, dan mencegah penuaan dini. (Fitri)

Latest Article