Nanas Bisa Buat Daging Empuk

Nanas Bisa Buat Daging Empuk, Begini Cara Merawatnya!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Tidak lama lagi umat Muslim akan merayakan hari raya Iduladha yang jatuh pada tanggal 20 Juli 2021. Apa yang terpikirkan saat Anda membayangkan perayaan Iduladha? Pasti sudah tidak sabar ingin mencicipi beragam menu olahan daging kambing dan sapi, kan?

Memang Idul Adha identik dengan pembagian daging. Pada hari raya ini banyak umat Muslim yang melaksanakan ibadah kurban berupa penyembelihan hewan kambing atau sapi. Daging-daging tersebut dibagikan ke saudara terdekat, tetangga, juga ke orang-orang yang kurang mampu.

Meski tidak seperti perayaan Iduladha seperti biasanya karena pandemi, pemotongan hewan kurban masih dilakukan di beberapa tempat. Tentu dengan mematuhi protokol kesehatan. Atau bagi yang belum mendapatkan daging kurban, biasanya akan membeli untuk merayakan Iduladha.

Lalu, apa saja menu olahan daging yang biasanya menjadi santapan Iduladha?

Masakan dari Olahan Daging Khas Iduladha

Beberapa menu olahan daging yang kerap disantap saat hari raya Idul Adha cukup beragam. Apalagi Indonesia dikenal dengan kekayaan kuliner khas masing-masing daerah. Namun ada lima jenis masakan olahan daging yang umumnya disajikan saat Idul Adha.

1. Sate

Sate jadi menu favorit saat Idul Adha. Hampir semua orang menyukai makanan satu ini. Bahkan Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama juga mengaku sangat menyukai sate.

Sate salah satu kuliner khas Indonesia yang bisa diolah dengan daging kambing, sapi, maupun ayam. Cara membuat sate pun sangat mudah, Anda cukup potong-potong kecil daging, marinasi dengan bumbu, lalu susun di tusukan bambu, setelah itu dibakar hingga matang. Agar lebih nikmat, sate biasanya disantap dengan bumbu kacang atau kecap yang dicampur potongan cabai dan bawang.

2. Rendang

Selain sate, menu favorit lainnya saat Idul Adha adalah rendang. Rendang juga biasa disajikan saat Idul Fitri. Rendang merupakan kuliner khas Sumatera Barat. Popularitas rendang tidak hanya di dalam negeri tapi sudah menembus mancanegara. Rendang beberapa kali menduduki peringkat pertama makanan terlezat di dunia. Rendang dimasak dengan santan dan bumbu khas rendang hingga santan menyusut. Proses pembuatan rendang cukup lama, untuk menghasilkan rendang yang kering dibutuhkan waktu memasak 5 – 6 jam. Kini memasak rendang lebih mudah karena banyak tersedia bumbu rendang instan. 

3. Semur

Semur juga termasuk menu favorit saat Idul Adha. Berbeda dengan rendang yang menyajikan citarasa gurih yang pedas. Rasa semur gurih dan manis karena menggunakan kecap saat memasaknya. Semur tidak hanya disukai orang dewasa, tapi juga anak-anak. Baik daging sapi maupun kambing dapat diolah menjadi semur yang lezat.

4. Gulai Kambing

Daging kambing memang paling cocok diolah menjadi gulai. Gulai kambing memberikan citarasa gurih dari santan yang sedikit pedas. Lengkapi dengan taburan bawang goreng agar gulai kambing semakin menggunggah selera. Jika diolah dengan tepat gulai kambing akan terasa nikmat tanpa tersisa bau kambing sama sekali.

5. Sop Daging

Nah resep satu ini termasuk yang paling mudah disajikan. Sop juga cukup aman di lambung dan dapat dinikmati seluruh anggota keluarga karena dilengkapi sayur-sayuran seperti wortel, kentang, dan kol serta tidak menggunakan santan. Sop daging juga lebih nikmat jika ditambahkan tulangan yang membuat kuah kaldunya semakin gurih.

Menu-menu di atas bisa jadi pilihan untuk mengolah daging saat Idul Adha nanti.  Tapi ingat, agar pencernaan tetap sehat jangan konsumsi olahan daging terlalu banyak, ya! 

Tips Buat Daging Empuk dengan Nanas

Masalah yang kerap dihadapi kebanyakan orang saat mengolah daging kambing atau sapi adalah teksturnya yang alot setelah dimasak. Padahal tekstur daging ini jadi faktor utama yang membuat daging lezat selain bumbu yang pakai. Ternyata nanas bisa loh digunakan untuk membuat daging empuk, simak caranya!

Pertama potong nanas hingga menjadi potongan-potongan kecil. Untuk setiap 1 kg daging, Anda dapat menggunakan 250 gram nanas. Lalu haluskan menggunakan blender atau chopper. Jika tidak tersedia alat tersebut, Anda juga menghaluskan nanas dengan parutan. 

Setelah itu marinasi atau rendam daging menggunakan nanas yang telah dihaluskan tersebut. Faktanya nanas mengandung bromelain, yaitu enzim protease yang dapat membuat daging menjadi lebih empuk.

Diamkan daging yang dimarinasi dengan nanas selama 30 – 45 menit. Perhatikan waktu marinasinya ya, jangan terlalu lama. Jika terlalu lama serat-serat daging bisa hancur dan rasa daging menjadi lebih asam. 

Kemudian bersihkan daging rendaman nanas menggunakan air mengalir. Setelah itu daging siap diolah. Dijamin daging jadi lebih empuk dan pastinya lebih nikmat saat dimakan.

Cara Menanam dan Merawat Nanas di Rumah

Setelah Anda menggunakan nanas untuk membuat daging lebih empuk, jangan buang mahkota nanasnya ya. Kumpulkan mahkota nanas yang Anda beli di pasar atau supermarket. Mahkota nanas tersebut dapat Anda tanam kembali di rumah, loh!

Berikut langkah-langkah yang dapat Anda Anda lakukan untuk menanam dan merawat nanas di rumah:

  • Jika Anda tertarik menanam kembali nanas yang Anda beli, pastikan buah nanas sudah matang namun masih nampak segar. Pilih nanas yang keras dengan daun berwarna hijau. Kulit buah nanas harus berwarna coklat keemasan dan keras saat disentuh. Cium aroma nanas untuk mengetahui kematangannya. Nanas yang mengeluarkan aroma manis yang kuat adalah pilihan tepat.
  • Pisahkan mahkota nanas dari buah nanas, lalu bersihkan sisa-sisa buah nanas yang masih menempel pada bonggol mahkota buah nanas. Sisa buah nanas yang menempel pada bonggol akan membusuk dan menyebabkan penyakit pada tanaman nanas Anda nantinya.
  • Lalu buang beberapa helai daun mahkota yang terdapat pada bagian bawah bonggol terutama yang terlihat daunnya sudah menua.
  • Cucilah bonggol atau pangkal mahkota nanas tersebut sampai bersih dari sisa daging buah kemudian dikeringkan di tempat yang teduh dan juga terhindar dari sinar matahari.
  • Kemudian rendam bonggol menggunakan toples atau gelas berisi air. Pastikan perendaman cukup dilakukan pada bagian bawahnya saja dan jangan sampai mengenai bagian daun atau mahkota. Tancapkan tusuk gigi saling berseberangan satu sama lain di dekat puncak batang untuk memastikannya tidak terendam.
  • Setelah proses perendaman selama dua minggu, maka akar-akar akan mulai tumbuh. Setelah itu siapkan menyiapkan media tanam berupa campuran tanah gembur, pupuk kandang, kompos, serta arang sekam dengan perbandingan 1:1:1:1.
  • Gunakan pot dengan ukuran sedang dan memiliki lubang di bagian bawah serta mempunyai kaki-kaki untuk memastikan pot tidak menempel langsung di lantai atau tanah. Jika tidak ada, Anda dapat menggunakan batu-bata ataupun barang lainnya yang dapat dijadikan sebagai pengganti kaki-kaki pot. 
  • Masukkan media tanam ke dalam pot, lalu buatlah lubang tanam pada bagian tengah pot dengan ukuran yang disesuaikan dengan mahkota yang akan ditanam.
  • Tanam mahkota nanas dengan hati-hati agar akarnya tidak patah. Lalu timbun sampai bonggol benar-benar tertutupi oleh media tanam. Selanjutnya letakkan pot pada area dengan paparan sinar matahari yang cukup.
  • Untuk perawatannya, lakukan penyiraman secara rutin setiap 3 sampai 7 hari sekali. Hindari penyiraman terlalu sering dan juga dengan intensitas air yang banyak karena dapat menyebabkan tanaman mudah busuk.
  • Lakukan pemupukan setiap 3 sampai 4 bulan sagar m tanaman nanas Anda dapat tumbuh subur dan sehat. Apabila perawatan di lakukan dengan cara yang baik dan benar, maka tanaman nanas Anda akan mulai berbuah kurang lebih pada umur 2 tahun.

Ternyata lama juga ya menunggu nanas berbuah. Tapi jangan khawatir, jika ditata dengan rapih, mahkota-mahkota nanas yang di tanam di pekarangan rumah atau menggunakan pot dapat membuat tampilan rumah lebih estetik.

Bentuk mahkota nanas memang cukup menarik dan unik untuk dijadikan hiasan. Sambil menunggu berbuah, Anda bisa menikmati keindahan mahkota-mahkota nanas tersebut. Selamat mencoba, ya! (*)