Free cookie consent management tool by TermsFeedRahasia Panen Melon Minion Hidroponik Berlimpah - Demfarm
logo-demfarm

Rahasia Panen Melon Minion Hidroponik Berlimpah

·
<p>budidaya melon minion</p>

budidaya melon minion

(Istimewa)

Melon minion adalah jenis buah melon yang saat ini sedang dibudidayakan oleh PT. Bumi Tama Agro Lestari yang berlokasi di Desa Sukaresmi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.  Melon minion yang terdapat di green house PT. Bumi Tama saat ini mencapai 400 bibit yang telah ditanam sejak 16 September 2022. Penanaman bibit melon minion ini didapatkan dari hasil karya anak bangsa yaitu dr. Azis dan Greg Hambali sebagai pemulia buah dan tanaman. 

Buah melon minion secara  fisik memiliki perbedaan dari buah melon lainnya. Melon minion memiliki daging buah berwarna kuning dan bentuk buah yang kecil dan berserat. Furkon Hidayat yang merupakan direktur PT, Bumi Tama mengatakan yang sangat berbeda dari melon minion dan melon lainnya adalah tazmahal, sweetnet, intanton dan rasanya. Rasa melon minion memiliki dua variasi krispi dan lembut dengan warna kuning dan buahnya yang kecil. Untuk satu buah melon minion beratnya tidak sampai 1 Kg. 

Teknik Hidroponik Melon Minion

Saat ini melon minion yang dikembangkan di PT. Bumi Tama menggunakan metode hidroponik dengan media tanam kokopit. Melon dalam polybag yang berisikan cocopeat. Kenapa menggunakan cocopeat? Karena dinilai memiliki standar hidroponik yang bisa di eksplor dan juga rendah bakteri.  Coco Peat hampir sama dengan mos magnum, tetapi memiliki cost yang lebih murah dibanding dengan moss magnum. Selain mahal, mos magnum juga membutuhkan banyak air. Kokopit dari serabut kelapa yang tidak lagi memiliki zat tanin, caranya adalah dengan dicuci terlebih dahulu. Melon minion dapat dipanen pada usia 3 bulan setelah masa semai. Untuk memanen melon minion, Furkon hanya memetik satu buah disetiap satu pohon. Hal ini dilakukan untuk menjaga tingkat kemanisan pada buah. Apabila memanen 2-3 buah pada satu pohon, manisnya akan berkurang. 

Selain memanen 1 buah perpohon, untuk menjaga kualitas buah, melon juga harus diberi pupuk. Pupuk yang diberikan pada awal penanaman adalah campuran antara cocopeat dan pupuk kandang. Pemberian pupuk susulan juga sangat dibutuhkan. Pupuk yang digunakan bisa organik ataupun dengan pupuk kimia. Pupuk sebaiknya diberikan dalam bentuk cair dengan cara melarutkan pupuk dengan air, lalu disemprotkan pada tanaman. Pemberian pupuk susulan sangatlah penting, berikut tahapan pemberian pupuk susulan pada tanaman melon : 

  1. Pupuk susulan I: Dilakukan ketika tanaman melon berumur 14 hari setelah tanam. Gunakan pupuk NPK 16:16:16 dengan dosis 10 gram/tanaman.
  2. Pupuk susulan II: Dilakukan ketika tanaman melon berumur 24 hari setelah tanam. Gunakan pupuk NPK 16:16:16 dengan dosis 10 gram/tanaman.
  3. Pupuk susulan III: Dilakukan ketika tanaman melon berumur 34 hari setelah tanam. Gunakan pupuk NPK 16:16:16 dengan dosis 10 gram/tanaman.
  4. Pupuk susulan IV: Dilakukan ketika tanaman melon berumur 44 hari setelah tanam. Gunakan pupuk NPK 16:16:16 dengan dosis 10 gram/tanaman.
  5. Pupuk susulan V: Dilakukan ketika tanaman melon berumur 54 hari setelah tanam. Gunakan pupuk KNO3 dengan dosis 5 gram/tanaman.
  6. Pupuk Daun: Untuk memenuhi kebutuhan unsur hara mikro semprotkan pupuk daun setiap 1 minggu sekali.

Untuk penggunaan pupuk NPK, Tani Muda bisa menggunakan pupuk NPK dari PKT (Pupuk Kalimantan Timur). Pupuk NPK produksi Pupuk Kaltim terdiri dari dua jenis yaitu NPK Blending dan NPK Fusion. NPK dibuat dalam berbagai komposisi, sesuai kebutuhan tanaman dan jenis tanah. Jenis pupuk ini mengandung tiga unsur hara makro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Bahan baku NPK berupa urea, DAP (Diammonium phosphate)/RP (Rock phosphate), KCl (Kalium klorida), dan bahan-bahan lain berupa mikronutrien berkualitas tinggi. 

NPK Pelangi terdiri dari 2 (dua) jenis, yaitu NPK Blending dan NPK Fusion. NPK Pelangi jenis blending diproduksi dengan proses mechanical blending, dan berasal dari bahan baku berkualitas tinggi, yaitu urea granul, DAP (Diammonium Phospate) dan KCL Flake, serta filler berupa Mg dan Ca sehingga butirannya berwarna warni. Sedangkan NPK Pelangi jenis Fusion diproduksi melalui proses steam granulation sehingga memiliki butiran pupuk homogen yang mengandung unsur N, P dan K dalam satu butirannya. Keunggulan NPK Pelangi adalah dapat diformulasikan dengan sangat fleksibel sesuai kebutuhan pelanggan, serta terbukti dapat meningkatkan hasil panen.

Manfaat Buah Melon

Buah melon mengandung banyak vitamin seperti Vitamin A, B dan C. melon juga mengandung protein, kalium, kalsium dan fosfor. Dengan kandungan tersebut mengkonsumsi buah melon dapat memberikan manfaat pada kesehatan. Beberapa manfaat yang didapatkan adalah mencegah stroke, mencegah diabetes, menyehatkan mata, mencegah kanker dan baik untuk pencernaan. Kandungan mineral pada buah melon dapat menghilangkan keasaman tubuh dan mempunyai sifat menyembuhkan sembelit. Keasaman pada tubuh perlu dihilangkan karena dapat mengganggu sistem pencernaan terutama pada lambung. (Fitri)

Topik
Artikel Terbaru