Stok pupuk 2022

Ramadan Jangan Sampai Tertipu Pupuk Palsu, Ini Tipsnya

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Peredaran pupuk palsu semakin marak di pasaran. Hal ini tentu dapat merugikan banyak pihak, khususnya para petani. Penggunaan pupuk palsu akan berdampak pada hasil panen. Hasil panen akan menurun karena banyaknya kerusakan yang disebabkan oleh pupuk palsu. Salah satunya menjadikan faktor gagal panen sehingga petani akan rugi besar.

Selain petani sebagai konsumen, banyaknya pupuk palsu yang beredar tentu juga akan menyebabkan produsen pupuk asli merugi. Tidak hanya itu, adanya pupuk palsu juga dapat mengganggu ketahan pangan nasional. Karena bila gagal panen, harga jual di pasar juga akan murah. Selain itu pupuk palsu juga bisa merusak lingkungan.

Meski saat bulan Ramadan, oknum yang menjual pupuk palsu masih berkeliaran. Salah satunya terlihat dari akun sosial media yang mengatasnamakan Pupuk Kaltim. Akun tersebut sudah dikonfirmasi oleh pihak PKT bahwa bukan akun yang dikelola perusahaan.

Berangkat dari hal tersebut, PKT terus berupaya untuk mengedukasi para petani untuk membeli pupuk yang asli, jangan hanya tergiur dengan harga murah, karena penggunaan pupuk palsu malah akan menjadi rugi karena banyak tanaman yang menjadi rusak. 

Pupuk palsu di pasaran memang terlihat mirip dengan pupuk asli. Namun ada beberapa cara untuk dapat membedakan antara pupuk asli dan pupuk palsu. Yuk intip beberapa tips berikut untuk bisa membedakan pupuk asli dan pupuk palsu!

Beli Pupuk di Kios Resmi

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah pastikan membeli pupuk di kios resmi. Hal ini karena kios resmi mengambil barang dari distributor resmi yang telah ditunjuk oleh produsen dengan pengawasan yang ketat.

Fisik Kemasan Pupuk

Selanjutnya adalah perhatikan dengan seksama fisik dari kemasan pupuk. Sekilas mungkin kemasan pupuk palsu terlihat sama dengan kemasan pupuk asli. Namun jika diperhatikan dengan seksama, akan tampak perbedaan- perbedaannya.

Kemasan pupuk biasanya terdiri dari keterangan merek terdaftar, masa edar, alamat produsen,bag code, logo SNI dan keterangan berat. Jikan kemasan pupuk asli, tulisan yang terdapat pada kemasan sangat rapi, sedangkan pada pupuk palsu terdapat beberapa tulisan yang tidak rapi.

Jefri Limeisa Putra yang merupakan Vice President Marketing Business Partner Korporasi PKT mengatakan, bahwa salah satu yang dapat membedakan pupuk asli dan palsu adalahan inner karung pupuk asli akan lebih kuat daripada pupuk palsu. Selain itu, sablon penulisan pada kemasan pupuk asli cenderung lebih pekat.

Penulisan komponen kandungan pupuk  juga perlu diperhatikan, sebagai contoh penulisan di pupuk asli akan tertulis SP 36, sedangkan di kemasan pupuk palsu dapat dipalsukan dengan penambahan titik kecil menjadi SP3.6.

Label Pupuk Bersubsidi Pemerintah

Tips berikutnya adalah memastikan terdapat tulisan “Pupuk Bersubsidi Pemerintah, Barang Dalam Pengawasan”. Hal ini menegaskan bahwa pupuk tersebut asli produksi PT Pupuk Indonesia dan partnernya dan sudah mendapat subsidi dari pemerintah.

Penjelasan Kandungan

Kemasan pupuk asli akan menjelaskan kandungan-kandungan yang terdapat di dalam pupuk. Contoh penjelasan yang terdapat di kemasan pupuk asli adalah 46% untuk pupuk urea, 15-15-14 untuk pupuk NPK Phonska, 36 % fosfat, dan 5 % sulfur untuk SP 36. 

Ciri Fisik Pupuk

Tips terakhir adalah tani muda dapat melihat dari ciri fisik pupuk tersebut. Tani muda bisa mengecek ciri fisik pupuk asli dari segi bau,tekstur, dan rasa. Seperti yang dikatakan oleh Jefri, di dalam pupuk NPK Pelangi Produksi PKT, dapat dibedakan dengan cara melihat butiran warna-warni yang terdapat pada NPK Pelangi asli.

NPK Pelangi yang asli memiliki tiga kandungan, yaitu N (nitrogen), P (Phospat) dan K (kalium). Dari segi bau, untuk kandungan nitrogen, urea asli baunya cukup menyengat, saat dipecah bagian dalam dan bagian luar memiliki warna yang sama. Untuk Unsur P2o5-Dap, Dap nya bisa dijilat dan memiliki rasa asam. Jika di pupuk palsu kandungan Dap tidak akan terasa asam. Untuk unsur KCL, pupuk asli akan berwarna merah, sedangkan pupuk palsu akan memiliki warna kuning. Teksturnya juga  tidak mudah hancur, dan bila di pencet tidak akan menimbulkan rasa sakit.

Untuk pupuk urea bersubsidi yang asli memiliki tekstur berbentuk prill dan granul (butirannya lebih besar), memiliki warna merah muda, untuk NPK Phonska memiliki warna pink kecoklatan, dan untuk SP 36 memiliki warna abu- abu. Itu tadi beberapa tips yang bisa tani muda ikuti agar terhindar dari pembelian dan penggunaan pupuk palsu. Cermati sebelum membeli. Selamat mencoba!

Penulis: Fitri