Selain Mudah Ditanam, Ternyata Bunga Telang Bisa jadi Obat Herbal Alami

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Bunga telang adalah tanaman merambat yang biasanya banyak ditemukan di kebun atau tumbuh secara liar. Bunga ini memiliki nama ilmiah clitoria ternatea atau sering disebut butterfly blue pea dalam bahasa Inggris.

Bunga telang berwarna biru berbentuk seperti kupu-kupu. Namun ada juga yang berwarna putih, merah mudah, atau ungu.

Bunga telang termasuk edible flower atau bunga yang dapat dimakan. Biasanya digunakan sebagai pewarna alami makanan dan minuman seperti nasi uduk, puding, dan yang paling populer adalah teh.

Sebelum diolah menjadi teh, bunga telah dikeringkan terlebih dahulu. Berikut langkah-langkah mengeringkan bunga telang:

  • Pertama, petik bunga telang yang sudah mekar sempurna dan masih utuh. Setelah itu, bunga dicuci menggunakan air dan ditiriskan.
  • Setelah dicuci bersih, hamparkan bunga telang di atas kertas bersih. Kemudian jemur di bawah sinar matahari langsung. Waktu menjemur yang baik dimulai pukul 08.00 hingga 12.00.
  • Kemudian dilanjut lagi besoknya pada jam yang sama. Lama mengeringkan bunga telang dengan sinar matahari adalah dua hari.
  • Setelah bunga telang benar-benar kering, simpan dalam wadah kedap udara. Lebih baik lagi gunakan silica gel yang ramah makanan untuk memastikan bunga telang benar-benar kering.

Stok bunga telang kering yang telah disimpan dapat diseduh kapan pun Anda membutuhkannya. Berikut cara membuat minuman teh dari daun telang yang sudah dikeringkan:

  • Siapkan 200 ml air panas dan 1 genggam bunga telang segar atau 10 kelopak bunga telang yang telah dikeringkan.
  • Tuang air panas ke dalam gelas atau cangkir.
  • Masukkan bunga telang, lalu biarkan selama 15 menit. Warna biru pada bunga telang lama-kelamaan akan luntur sehingga air panas berubah warna menjadi kebiruan.
  • Setelah bunga telang tidak lagi mengeluarkan warnanya, saring air dari sisa kelopak bunga.
  • Teh bunga telang memiliki rasa yang tawar, Anda dapat menambahkan gula atau madu jika ingin menikmati teh bunga telang dengan rasa manis.

Fakta Menarik Tentang Bunga Telang

Beberapa fakta menarik tentang bunga telang yang mungkin belum Anda ketahui, di antaranya:

  • Pada pelayaran ke Pulau Ternate abad 17, Jacob Breyne terpesona pada tanaman merambat berbunga biru ini. Oleh karena itu, tanaman ini dinamai clitoria ternatea, sebab spesimennya berasal dari Ternate.
  • Sebagai legumes atau tumbuhan anggota suku polong-polongan, akar bunga telang membentuk hubungan simbiosis dengan bakteri tanah yakni rhizobia, yang mengubah N2 (gas nitrogen) di atmosfer menjadi bentuk yang bisa digunakan tanaman. Sehingga tanaman ini pula bisa meningkatkan kualitas tanah melalui penguraian jaringan yang kaya nitrogen.
  • Bunga telang merupakan tumbuhan berusia pendek, tumbuh dengan cepat, merambat abadi, tumbuhan pengacak ataupun trailing leguminus yang bisa tumbuh setinggi sekitar 2,5 meter.
  • Bunga telang mekar di pagi hari dalam posisi terbalik serta tak mengeluarkan aroma ataupun rasa. Tanaman ini paling baik beradaptasi dengan lokasi yang terkena curah hujan musim panas tahunan sekitar 30 cm.

Bunga Telang sebagai Obat Herbal

Selain sebagai pewarna alami untuk makanan dan minuman, bunga telang juga dapat dikonsumsi sebagai obat herbal. Dilansir dari Alodokter.com, ada beberapa manfaat bunga telang yang dipercaya baik untuk kesehatan, yaitu:

1. Memelihara Fungsi dan Kesehatan Otak

Bunga telang mengandung antioksidan, seperti flavonoid dan antosianin, yang baik untuk memperbaiki sel-sel tubuh, termasuk sel saraf. Bunga telang juga juga dapat meningkatkan produksi asetilkolin, yaitu zat kimia di otak yang berperan dalam proses mengingat, mempelajari informasi, dan menjaga konsentrasi.

Beberapa riset menunjukkan bahwa asupan antioksidan yang tercukupi dapat meningkatkan daya ingat dan konsentrasi. Antioksidan juga dapat mencegah terjadinya demensia atau pikun yang parah. Untuk mendapatkan manfaat bunga telang tersebut, Anda bisa mengonsumsi bunga ini sebagai teh herbal atau suplemen. 

2. Mencegah dan Meringankan Reaksi Alergi

Secara tradisional, bunga telang sering kali digunakan di India untuk mengatasi batuk serta gejala alergi dan asma. Hal ini juga telah dibuktikan oleh suatu penelitian yang menyebutkan bahwa ekstrak bunga telang dapat mengurangi jumlah zat histamin, yaitu zat yang berperan dalam menimbulkan peradangan ketika tubuh terpapar pencetus alergi (alergen).

Namun, penelitian ini belum bisa memastikan efektivitas dan keamanan bunga telang sebagai obat alergi. Untuk mencegah kambuhnya alergi, Anda tetap perlu mengetahui dan menjauhi faktor penyebab alergi serta mengonsumsi obat antihistamin untuk meredakan gejala alergi.

3. Meringankan Peradangan

Bunga telang juga telah lama digunakan sebagai salah satu obat herba alami untuk mengatasi demam dan nyeri akibat peradangan di dalam tubuh. Beberapa riset menunjukkan bahwa manfaat ini mungkin benar adanya karena bunga telang diketahui memiliki efek antiradang.

4. Menurunkan Gula Darah

Konsumsi bunga telang juga dapat menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil. Selain itu, bunga telang juga banyak mengandung antioksidan sehingga baik untuk mencegah terjadinya resistensi insulin yang dapat memicu diabetes.

Meski demikian, untuk mengontrol gula darah, Anda juga perlu berolahraga secara rutin, menjalani pola makan sehat, serta membatasi konsumsi makanan dan minuman yang terlalu manis.

5. Mengobati Diare

Tak hanya bunganya saja yang berkhasiat, daun bunga telang juga memiliki manfaat bagi kesehatan, yaitu sebagai obat herba alami untuk mengobati diare. Sebuah studi laboratorium berskala kecil menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang dapat meredakan gejala diare berkat kandungan zat antiradang dan antibakteri di dalamnya.

Berbagai manfaat dari bunga telah tersebut masih memerlukan studi lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanannya. Secara umum, bunga telang cukup aman dikonsumsi sesekali sebagai teh herbal atau suplemen.

Cara Mudah Budidaya Bunga Telang di Rumah

Bunga telang sebenarnya tanaman liar yang banyak tumbuh di semak-semak dan tanah kering. Namun, tidak sedikit orang yang sengaja menanam bunga telang di halaman rumahnya. Warna biru bunga telang dapat membuat pekarangan rumah menjadi lebih indah. 

Setelah mengetahui berbagai manfaat bunga telang, Anda mungkin tertarik untuk menanamnya di rumah. Bunga telang ternyata sangat mudah untuk dibudidayakan. Berikut cara mudah membudidayakan bunga telah di rumah:

  • Rendam biji-biji bunga telang selama kurang lebih 12 jam di dalam air bersih.
  • Lalu siapkan media tanam berupa campuran tanah, kompos, dan pasir dengan perbandingan 2:1:1.
  • Masukkan media tanam ke dalam pot-pot kecil atau pot khusus pembibitan dan siram hingga basah.
  • Taburkan biji-biji bunga telang yang sudah direndam di atas media tanam.
  • Selanjutnya tunggu selama 1-2 minggu sampai muncul kecambah. Bunga telang ini cepat sekali tumbuh, asalkan rajin untuk menyiramnya. Dalam proses ini sebaiknya menjaga tanah jangan sampai kekeringan
  • Setelah muncul kecambah, biarkan selama 5 minggu, baru dipindahkan ke media tanam yang lebih besar.
  • Bisa dipindahkan ke dalam pot besar atau ditanam di halaman rumah sebagai tanaman penyubur dan penutup tanah. Tanaman ini dapat menutup tanah dengan baik pada umur 4–6 minggu setelah tanam.

Tanaman bunga telang banyak mengandung zat nitrogen. Karenanya, meski merambat ia akan membuat subur tumbuhan yang ada di sekitarnya. Bunga asoka menjadi pilihan terbaik untuk ditanam di sekitar bunga itu.

Bunga telang tidak memerlukan perawatan khusus. Sehingga tak perlu cemas kehilangan unsur hara. Melalui perawatan rutin, bunga telang akan mempercantik tampilan rumah menjadi lebih asri. (*)