cara berkebun di rumah

Selain Punya Suara Merdu, Dewi Sandra Ternyata Pinter Berkebun Lho!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Dewi Sandra yang dikenal sebagai penyanyi bersuara merdu ternyata memiliki hobi lain semenjak vakum dari dunia entertain yang membesarkan namanya. Artis cantik kelahiran Brasil pada 3 April 1980 termasuk sukses sebagai penyanyi, model, pemain film, dan presenter. 

Lama tak terlihat di layar kaca, Dewi Sandra saat ini tengah sibuk menjalankan bisnisnya. Di sela kesibukan itu, Dewi masih sempat mengurus kebun di rumahnya. Dewi mengaku bahwa ia ingin halaman di rumahnya dapat bermanfaat sehingga ia menjadikan halamannya sebagai kebun rumahan.

Dewi menanam banyak jenis sayuran yang dapat dikonsumsi sehari-hari. Memang, alasan Dewi berkebun adalah untuk dapat mengonsumsi langsung dari kebunnya. Dengan begitu, Dewi dapat menghemat pengeluaran sekaligus mendapatkan manfaat dari tanaman yang ia tanam. Tanaman yang ditanam di kebun sendiri dianggap Dewi lebih sehat dan mendapat keasyikan saat memetik secara langsung.

Adapun tanaman yang memenuhi kebunnya, antara lain cabai, selada, kangkung, tomat, dan jeruk limau. Selain itu, Dewi juga tampak menanam banyak jenis tanaman hias yang menjadikan rumahnya terlihat adem dan indah.

Dewi mengaku bahwa dengan bercocok tanam, ia seperti melihat dirinya sendiri. Dengan berkebun atau bercocok tanam ia dapat melihat dari awal menanam, melihat dari tunas menjadi tumbuh dengan pemberian matahari dan air dari Allah, sama halnya dengan manusia. 

Cara Merawat Tanaman Agar Tumbuh Subur

Memiliki kebun sendiri di rumah memang tidak begitu mudah, tapi bukan pula hal yang sulit dilakukan. Dewi Sandra pun pasti memiliki kendala dan proses belajar saat berkebun di rumah. Kuncinya adalah konsisten dan tetap semangat memperhatikan kondisi tanaman di kebun rumah.

cara berkebun di rumah
sumber foto: Instagram @dewisandra

Agar bisa memiliki kebun yang sehat, subur dan indah seperti kebun Dewi Sandra, Anda harus bisa merawatnya dengan benar. Berikut beberapa cara merawat tanaman agar tumbuh subur, indah dan sehat.

  • Pilih media tanam

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum memulai berkebun, tentu Anda harus menentukan media tanam yang akan ANda gunakan Anda bisa memilih untuk menanam langsung di tanah, pot, ataupun hidroponik. Jika Anda menggunakan media tanaman tanah, tentu tak hanya tanah yang Anda butuhkan, Anda membutuhkan tanah yang subur, dan tentu ada campuran seperti humus, sabut kelapa, sekam padi, dan lain sebagainya tergantung pada tanaman yang Anda pilih.

  • Lakukan  penyiraman yang tepat

Dalam melakukan penyiraman juga dibutuhkan kecermatan. Jangan asal menyiram tanaman. Anda harus mengenali tanaman Anda terlebih dahulu, ketahui apakah tanaman tersebut membutuhkan banyak air atau tidak. Siram tanaman sesuai kebutuhannya, jangan terlalu sedikit karena akan menyebabkan kekeringan pada tanaman, dan bila terlalu banyak air maka tanaman akan busuk.

  • Pencahayaan 

Pastikan tanaman Anda mendapatkan sinar matahari yng cukup. Anda Juga harus mengetahui jenis tanaman apa yang membutuhkan banyak sinar matahari atau hanya membutuhkan sedikit sinar matahari. Tanaman seperti sayur- sayuran biasanya membutuhkan sinar matahari yang banyak, maka Anda bisa menanamnya di luar ruangan atau langsung di tanah. Sinar matahari dibutuhkan oleh sayuran untuk berfotosintesis. Begitu juga dengan buah- buahan seperti jeruk limau yang ditanam Dewi, itu merupakan tanaman yang membutuhkan banyak sinar matahari. 

  • Pembersihan hama

Banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk menghindari tanaman Anda dari gangguan hama. Anda perlu menjaga kualitas tanah, menutrisi tananam, siangi rumput-rumput liar yang ada disekitar tanaman. Anda juga butuh membuang daun atau ranting yang sudah kering atau rusak dari tanaman agar tidak menular pada daun lainnya.

Fase Pemupukan

Pemberian pupuk adalah hal yang sangat penting dan Anda butuhkan untuk menjaga kebun Anda tetap sehat dan subur. Pupuk berfungsi sebagai penyumbang nutrisi pada tanah yang akan menghasilkan hasil panen yang lebih baik. Pemberian pupuk pada setiap tanaman berbeda, tergantung pada kebutuhan dan hasil yang diinginkan. 

Untuk pemberian pupuk, Anda memiliki 2 pilihan. Anda bisa menggunakan pupuk organik maupun pupuk kimia. Untuk pupuk organik Anda bisa membuatnya dari sisa-sisa makanan, daun-daun, rumput, dan bahan- bahan organik lainnya.

Namun, penggunaan pupuk organik saja tidak cukup. Anda perlu mempertimbangkan untuk menambahkan penggunaan pupuk kimia agar kualitas tanaman lebih maksimal dan dapat meningkatkan hasil panen.

Saat ini banyak sekali produk pupuk kimia yang sangat memudahkan, meskipun dapat dikatakan pupuk kimia, tetapi tidak semua komposisinya adalah bahan-bahan kimia.

Pupuk Kaltim memiliki beberapa produk yang bisa Anda gunakan untuk kebun Anda di rumah. Pupuk Kaltim memiliki produk yang disebut dengan pupuk hayati Ecofert. Jenis upuk ini dapat membantu Anda untuk menyuburkan tanah yang tandus. Sebagai langkah awal membuat kebun di rumah, Anda perlu memastikan tingkat kesuburan tanah sebelum melakukan penanaman.

Pupuk Ecofert memiliki kandungan jamur pelarut fosfat (Aspergillus Niger), bakteri pelarut fosfat ( Bacillus sp), Bakteri penambat nitrogen (N) dan penghasil hormon pertumbuhan, Asam Humat, Zeolit dan Gypsum yang bermanfaat untuk meningkatkan unsur N dan P pada tanah. Sehingga pupuk ini dapat meningkatkan hasil panen 25-50 %, memacu pertumbuhan tanaman, membantu tanaman dalam penyerapan unsur fosfat (P), dan tentu saja dapat meningkatkan kesuburan tanah.

Selain Ecofert Anda juga dapat menggunakan pupuk NPK Pelangi yang juga merupakan produk hasil dari Pupuk Kaltim ini. Penggunaan pupuk NPK Pelangi yang tepat, akan membantu Anda merawat tanaman dengan baik.