Sering Lihat Tanaman Kaktus sebagai Teman Foto di Dalam Rumah? Ternyata Ini Manfaatnya

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Foto Instagramable dengan Kaktus di Dalam Ruangan

Sejak pandemi Covid-19, beberapa jenis tanaman hias menjadi tren untuk dipelihara, salah satunya tanaman kaktus. Tanaman ini cukup digemari sebab memiliki bentuk yang unik sehingga cocok untuk mempercantik rumah, ruang kantor, dijadikan souvenir, atau dijadikan properti foto.

Jika Anda pengguna aktif media sosial, pasti kerap melihat foto-foto indah dengan tanaman kaktus sebagai objeknya atau pelengkap foto di dalam ruangan. Tanaman kaktus menjadikan hasil foto lebih menarik, sehingga kaktus kerap disebut sebagai salah satu jenis tanaman yang instagramable.

Kaktus merupakan jenis tanaman yang tangguh dalam kondisi apapun. Kaktus dapat bertahan hidup dalam kondisi gersang karena punya mekanisme penyimpan air di dalamnya. Oleh karena itu, kaktus cocok dipelihara oleh orang yang tidak memiliki banyak waktu namun tetap ingin memelihara tanaman hias.

Kaktus adalah jenis tanaman yang berasal dari Amerika. Tumbuhan liar berduri ini banyak tersebar di padang-padang gurun Amerika Utara, Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Di Indonesia sendiri, kaktus populer sebagai tanaman hias.

Meski identik tumbuh di kawasan gurun, namun pada kenyataannya hanya sekitar 25% dari keseluruhan spesies kaktus yang hidup di daerah gurun. Sebagian besar justru tumbuh di wilayah beriklim tropis dan subtropis pada daerah semi gurun, padang rumput kering, hutan gugur, serta sabana.

Jenis-Jenis Kaktus

Jenis kaktus di dunia sangat banyak dan bentuknya juga beragam, mulai dari yang besar hingga yang mini. Berikut beberapa jenis kaktus cantik yang dapat menjadi pilihan untuk Anda pelihara di rumah:

1. Kaktus Mickey Mouse

Dikenal dengan nama Mickey Mouse karena bentuk kaktus ini mirip dengan karakter kartun Disney, Mickey Mouse. Duri-durinya yang kecil terlihat seperti motif polkadot karena dilapisi selaput seperti kapas, tetapi tidak terlalu banyak. Biasanya berukuran kecil sehingga manis untuk diletakkan di atas meja kantor.

2. Kaktus Belimbing

Kaktus belimbing memiliki tampilan yang memanjang ke atas atau bercabang. Kaktus ini tidak berduri sehingga cocok diletakkan di dalam ruangan. Tanaman ini juga fotogenik dan cocok dengan rumah minimalis. Batangnya yang besar dapat menyimpan banyak air sehingga kuat untuk tumbuh di tempat kering dan panas. Jika cukup sinar matahari dan nutrisi, tanaman ini akan tumbuh besar dan berbunga. Ukurannya cukup besar dan bisa tumbuh semakin besar, jadi mungkin perlu dipindahkan ke pot yang lebih besar di kemudian hari. 

3. Kaktus Lilin

Kaktus lilin mirip dengan kaktus belimbing, tapi memiliki bentuk yang lebih abstrak. Seperti juga kaktus belimbing, tanaman ini dapat tumbuh besar hingga beberapa meter dan tahan jika tidak disiram beberapa hari. Jika dimasukkan ke dalam wadah putih polos, kaktus ini cocok untuk tampilan interior minimalis.

4. Kaktus Asteria

Kaktus bulat mungil dengan bintik-bintik di sekitarnya ini termasuk yang populer untuk diletakkan di atas meja. Pastikan kaktus asteria mendapatkan cahaya yang banyak, agar tidak mudah busuk. Bunganya yang berwarna-warni membuat kaktus ini makin disukai. Cocok juga untuk dijadikan souvenir.

5. Kaktus Golden Barrel

Kaktus ini memiliki bentuk seperti gentong dengan duri berwarna kuning keemasan. Ukurannya bisa menjadi sangat besar. Kaktus ini dapat tampil sendiri ataupun dirangkai dengan kaktus golden barrel lain di wadah besar. Karena durinya cukup besar dan tajam, hati-hati saat meletakkannya. Pastikan Anda menjauhkannya dari jangkauan anak-anak. Kaktus ini termasuk kaktus favorit untuk dikoleksi. Semakin besar ukurannya, akan semakin tinggi pula harganya.

6. Kaktus Centong

Kaktus opuntia cochenillifera sering disebut kaktus centong karena bentuknya lebar dan oval seperti centong atau sendok untuk mengambil nasi. Di Inggris, tanaman ini disebut warm hand dan nopal cactus. Sekilas kaktus ini mirip kaktus Mickey Mouse, tetapi tidak memiliki serabut putih dan bentuknya lebih lebar.

7. Kaktus Ariocarpus

Tidak seperti kebanyakan kaktus mungil, kaktus ini tidak memiliki duri pada batangnya. Bentuknya juga bisa bermacam-macam, yaitu ada yang meruncing, melengkung, dan tumpul. Kaktus ini juga bisa menghasilkan bunga yang tumbuh tepat di bagian tengahnya, dengan bermacam warna, seperti putih, merah, ungu, pink, dan kuning.

8. Kaktus Ferocactus

Pesona dari kaktus ini ada pada duri-durinya yang berwarna kemerahan dan berbentuk panjang. Semakin unik durinya, kaktus ini akan semakin dicari banyak orang. Cantik digunakan sebagai hiasan di dalam ruangan atau di atas meja sekalipun. 

9. Kaktus Dessert Gem

Bentuknya mungil dan tampak indah saat dijajarkan. Keistimewaan kaktus dessert gem ada pada warnanya, yaitu merah, ungu, jingga, dan kuning yang membuatnya terlihat seperti tanaman imitasi. Supaya tampilannya makin menonjol, gunakan wadah berwarna putih untuk menanam.

10. Kaktus Echinofossulocactus

Sekilas kaktus ini mirip dengan kaktus ferocactus, tetapi kaktus echinofossulocactus memiliki bentuk batang yang lebih meliuk-liuk. Durinya yang tajam dan kokoh membuatnya tampak unik. Selain unik, kaktus ini juga menghasilkan bunga yang cantik.

11. Kaktus Old Lady

Kaktus ini dinamakan old lady atau kadang old man karena diselimuti serabut putih halus yang menutupi duri-duri tajamnya, seperti uban nenek dan kakek. Kaktus yang berasal dari Meksiko ini cukup disiram dua minggu hingga sebulan sekali. Bunganya yang cantik berwarna pink layak dinantikan setiap waktu.

12. Bunga Wijaya Kusuma

Bunga yang mekar pada tengah malam ini termasuk dalam keluarga kaktus. Tak heran kalau ia tahan di cuaca panas dan tanah berbatu serta pasir. Bunga wijaya kusuma memiliki beberapa warna, ada yang putih, kuning, dan merah. Bunga ini dipercaya sebagai simbol rezeki. Pada budaya Tionghoa, saat bunga wijaya kusuma berbunga, biasanya bunga ini diletakkan di wadah keramik cantik di sisi ruangan agar dapat dilihat oleh banyak orang. Saat mekar, tanaman ini akan menebar keindahan dan aroma wangi.

13. Kaktus Fishbone

Bunganya mirip dengan wijaya kusuma tetapi lebih kecil, karena batang daunnya pun lebih kecil. Bentuknya yang unik, zigzag, minimalis, dan bisa memanjang, membuatnya cocok dijadikan bagian dari hiasan interior. Kaktus ini memiliki duri kecil yang tidak terlihat jelas, jadi tetap hati-hati saat menyentuhnya.

14. Christmas Cactus

Di Indonesia tanaman dengan nama latin Schlumbergeraini dikenal dengan nama wijaya kusuma kepiting. Berasal dari Brazil, tanaman ini memiliki sifat agak beda dengan kaktus pada umumnya, yaitu menyukai kelembaban. Bunganya yang merah tampak kontras dengan batang daunnya yang hijau.

15. Kaktus African Milk Tree

Tanaman dengan nama latin abyssinian euphorbia ini berasal dari Afrika, bisa tumbuh tinggi, dan bergerombol. Saat mendapatkan cukup air, tanaman ini akan mengeluarkan daun-daun kecil pada batangnya. Kaktus yang juga disebut cathedral cactus ini memiliki getah yang bisa menimbulkan rasa gatal.

Wah, ternyata kaktus punya banyak jenis dengan bentuk-bentuk yang unik ya. Cobalah pelihara salah satu atau beberapa jenis kaktus yang Anda sukai untuk mempercantik ruangan Anda. 

Kaktus Memiliki Banyak Manfaat

Selain berfungsi memperindah ruangan, ternyata kaktus juga baik untuk kesehatan. Beberapa manfaat memelihara tanaman kaktus di dalam ruangan dilansir dari Liputan6.com, di antaranya:

1. Membantu Pernapasan

Tanaman kaktus dapat membantu membuang karbon dioksida yang merupakan sisa gas pernapasan dengan menyerapnya, kemudian mengubahnya menjadi sumber nutrisi bagi kaktus tersebut.

Selain itu, kaktus di dalam ruangan juga melepaskan oksigen segar untuk kamu bernapas terutama saat malam hari sehingga dapat sangat membantu meningkatkan kualitas tidur.

2. Membersihkan Udara

Kaktus berfungsi sangat baik untuk membersihkan udara dan membuang racun. Hal ini tentunya membuat ruangan yang terdapat kaktus di dalamnya semakin nyaman untuk ditempati.

Penelitian yang dilakukan NASA menemukan bahwa tanaman kaktus mampu menghilangkan 87 persen senyawa organik volatil (VOC), seperti benzena dan formaldehida.

Senyawa-senyawa tersebut kerap kali ditemukan pada karpet, asap rokok, tas belanjaan, buku, dan juga tinta. Tentunya manfaat tanaman kaktus di dalam ruangan satu ini sangat baik digunakan di rumah kamu.

3. Meningkatkan Fokus

Jika sering kali tidak bisa fokus saat bekerja atau mengerjakan tugas, peliharalah kaktus di dalam rumah atau di ruangan kantor. Hal ini karena manfaat tanaman kaktus di dalam ruangan juga baik untuk meningkatkan fokus.

Beberapa studi terhadap siswa maupun pekerja menunjukkan bahwa konsentrasi, perhatian, dan kemampuan otak meningkat ketika belajar atau bekerja dengan tanaman di dalam ruangan.

Berdasarkan studi dari University of Michigan, adanya tanaman di dekat kamu dapat meningkatkan retensi memori sebanyak 20 persen. Selain itu, studi yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa siswa menunjukkan perhatian 70 persen lebih besar saat belajar di ruangan yang terdapat tanaman.

4. Mencegah Penyakit

Sekitar 10 persen kelembapan di atmosfer adalah air yang dikeluarkan oleh tumbuhan. Hal yang sama juga berlaku untuk rumah atau ruangan. Semakin banyak tanaman yang kamu miliki, maka akan semakin lembab lingkungan rumah.

Penelitian dari Agricultural University of Norway menemukan bahwa tingkat kesakitan di perkantoran yang memiliki tanaman menurun sebesar 60 persen. 

Kelembaban yang baik akan membuat Anda terhindar dari kulit kering, batuk kering, dan sakit tenggorokan. Kaktus juga dikenal sangat efektif membunuh bakteri. Jadi, Anda bisa memanfaatkannya untuk menjaga kesehatan dari penyakit.

5. Membantu Proses Pemulihan

Tidak hanya membantu mencegah terjadinya penyakit, manfaat kaktus di dalam ruangan juga dapat memulihkan beberapa penyakit lebih cepat. Memelihara kaktus dapat membantu kamu untuk mengurangi gejala flu, sakit kepala, demam, serta batuk.

Menurut para peneliti dari Kansas State University, pasien rumah sakit yang kamarnya terdapat tanaman membutuhkan lebih sedikit obat penghilang rasa sakit, memiliki tekanan darah dan denyut jantung lebih rendah, serta lebih sedikit mengalami kecemasan dan kelelahan.

Cara Merawat Kaktus

Perawatan tanaman kaktus terbilang mudah. Dibandingkan dengan tanaman hias lainnya, kaktus termasuk tanamann yang tidak mudah layu. Meksi begitu dibutuhkan pemahaman yang baik tentang cara merawat kaktus agar tanaman kaktus Anda tidak cepat mati. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merawat kaktus hias:

1. Perhatikan Asupan Cahaya

Cara merawat kaktus hias yang terbiasa di dalam ruangan dan luar ruangan cukup berbeda. Kaktus hias dalam ruangan, jaringannya tidak kuat sehingga tidak boleh terkena matahari langsung.

Untuk memastikan tanaman kaktus hias Anda mendapatkan asupan matahari yang cukup, Anda bisa menaruh kaktus di dekat jendela dengan kanopi di atasnya, minimal selama 4 jam setiap harinya.

2. Pilih Pot dengan Lubang di Bawahnya

Pot dengan lubang di bawah dibutuhkan untuk memastikan air siraman tidak menggenang di dalam pot dan merembes keluar. Media yang lembab atau basah adalah salah satu penyebab utama kaktus mengalami kebusukan.

Tembikar atau terakota adalah material pot terbaik yang bisa dipilih. Pasalnya material pot ini dapat menyerap air dan mengeluarkannya melalui pori-pori.

3. Jangan Terlalu Sering Disiram

Idealnya, intensitas penyiraman kaktus adalah 1 sampai 2 minggu sekali. Teknik penyiraman yang direkomendasikan adalah dengan cara disemprot. Agar tidak terlalu lembab, pastikan media tanah dalam keadaan kering sebelum mulai menyiramnya.

4. Beri Pupuk Secara Berkala

Sama seperti tanaman lainnya, kaktus pun membutuhkan pupuk agar dapat tumbuh dengan subur. NPK merupakan jenis pupuk yang direkomendasikan untuk jenis tanaman hias yang satu ini.

Beri pupuk 1 hingga 2 bulan sekali sebanyak 2 hingga 3 butir secara berkala. Jangan sampai kamu memberi lebih banyak dari itu, karena terlalu banyak pupuk dapat merusak kondisi tanaman akibat panas yang berlebih.

6. Pastikan Air Tidak Mengendap pada Daun

Kaktus dapat menyerap banyak air dari akar, namun tidak untuk bagian daunnya. Oleh karena itu, pastikan agar tidak ada bulir air yang tertinggal di daun, karena kelembaban berlebih dapat membuat tanaman mudah membusuk.

7. Pindahkan Posisi Kaktus Secara Berkala

Memindahkan kaktus secara berkala harus dilakukan agar tanaman mendapatkan sinar matahari yang merata. Selain itu, memindahkan posisinya secara rutin akan membuat kaktus lebih kebal karena tanaman ini menjadi terlatih untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.