Sudah Beli Mahal-mahal Tapi Mati Rawat Aglonema Kamu dengan Pupuk Ini Ya

Sudah Beli Mahal-mahal Tapi Mati? Rawat Aglonema Kamu dengan Pupuk Ini Ya

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Sri rejeki atau aglonema merupakan satu di antara beragam jenis tanaman hias yang diminati masyarakat Indonesia. Warnanya menarik dan corak yang unik menjadi kelebihan tanaman ini sehingga sering juga disebut ratu tanaman hias.

Selain itu, tanaman ini dapat menyerap polutan sehingga membuat udara di sekitarnya menjadi bersih. Tak heran kalau pecinta tanaman tidak mau ketinggalan mengoleksi bahkan membudidayakan baik di halaman rumah maupun diletakan di sudut-sudut ruangan alias indoor.

Untuk mengoleksi aglonema, kita tidak perlu bersusah payah mencari bibitnya, karena memang banyak yang sudah membudidayakan tanaman hias nan cantik ini. Harganya bibit tanaman ini cukup bervariasi mulai dari Rp50.000 sampai jutaan rupiah per batang, tergantung keunikan dan asalnya dari mana.

Mahal dan murahnya harga aglonema ditentukan dari warnanya yang menawan, biasanya penggemar aglonema paling banyak mencari yang dominasi warna merah di daunnya. Harga akan semakin tinggi saat aglonema telah memenangi kontes. Tak heran jika harga satu pot aglonema dibandrol sampai jutaan rupiah.

Jenis dan harga aglonema

1. Aglonema Bidadari

Jenis ini, termasuk bunga aglonema termahal. Kemahalannya terlihat dari kombinasi warnanya yang sangat cantik. Terdiri dari warna kuning, jingga, pink, dan hijau disertai tangkai penopang berwarna merah muda dan pada ujungnya tumbuh bercak-bercak hijau.

2. Aglonema Pride Of Sumatera

Aglonema merah ini dirilis pada 1993 dan hingga kini masih dicari. Jenis aglonema mahal ini memiliki bentuk yang sangat kokoh.

Tangkai daun berwarna pink serta tambahan bercak-bercak berwarna hijau gelap, merah, pink, dan tulang daun yang merah menyala.

3. Aglonema Moonlight

Aglonema yang ini termasuk jenis terbaik nusantara. Tampilannya sangat ideal dengan bentuk daun yang membulat serta cekung layaknya sebuah mangkuk.

Coraknya pun tegas dengan tulang daun berwarna merah yang melengkapi keindahan dari jenis aglonema moonlight.

4. Aglonema Adelia

Namanya diambil dari seorang kolektor tanaman hias di Manila bernama Adelia Angeles.

Bentuknya memiliki daun besar berujung runcing dengan warna merah yang menyala.

5. Tanaman Aglonema Legacy

Daunnya berwarna hijau kekuningan, terdapat bercak hijau gelap yang tersebar merata di permukaan daunnya. Bentuknya pun bulat namun meruncing pada ujung daunnya.

Ciri unik dari aglonema legacy ini adalah daunnya dibatasi oleh tulang daun berwarna merah yang lembut.

6. Aglonema Claudia

Karakteristik khas dari aglonema Claudia ini ditandai dengan permukaan daun yang berwarna hijau pucat atau hijau kekuning-kuningan. Struktur daunnya rapi dan tersebar rata, komposisi letaknya juga sangat teratur.

7. Aglonema Lipstik (Siam Aurora)

Selanjutnya, tanaman hias ini dijuluki tanaman ‘lipstik’ karena pinggir daunnya berwarna merak layaknya lisptik pada umumnya.

Aglonema merah siam auror ini memiliki daun berwarna merah dan dipertegas dengan warna hijau daun yang mengkilap.

8. Aglonema Widuri

Berbeda dengan jenis lain, aglonema ini  bagian tulang daun utama yang nampak merah menyala 

Ada juga yang spot hijaunya lebar-lebar dan didominasi dengan warna pink.

Selain itu, bentuk daunnya pun oval sedangkan permukaannya agak cekung.

9. Aglonema Cinta

Sesuai namanya, aglonema cinta termasuk tanaman hias yang paling favorit. Warna daunnya ditandai dengan kombinasi warna hijau, kuning, jingga dan pink yang serba ornamental. Tanaman aglonema cinta ini pun identik dengan ungkapan kasih sayang atau tanda cinta kasih.

10. Aglonema Red Kochin

Warnanya lebih merah dengan sentuhan hijau di tepi daunnya. Kemudian, memiliki tangkai yang panjang sehingga tampak menjuntai dengan cantiknya. Jenis aglonema kochin super red ini biasanya disebut juga Manee Srisuk.

Aglonema kochin memiliki banyak variannya seperti, aglonema kochin merapi, aglonema kochin tembaga, aglonema kochin brown, aglonema kochin pink, dan aglonema kochin paramruay serta aglonema kochin golden love. Biasanya jenis aglonema ini ditempatkan pada tempat yang teduh.

11. Aglonema Tiara

Sering memenangkan kompetisi tanaman hias skala nasional, membuat jenis aglonema ini banyak penggemarnya. Pertumbuhannya tergolong cepat dan mudah bertunas, antara indukan dan anakan akan membentuk posisi yang rapi dan arah pertumbuhannya teratur.

Selain itu daunnya pun merata serta spot warna merahnya kecil dan menyala. Aglaonema tiara hingga sekarang masih tergolong tanaman yang mahal.

12. Aglonema Red Ruby

Berwarna merah ruby dan sedikit hijau. Tanaman yang berumur panjang ini akan terus mempertahankan kesegaran daunnya selama bertahun-tahun.

Cara merawat aglonema dengan benar

Saatnya untuk mengetahui cara merawat tanaman aglaonema agar tumbuh subur. Tanaman aglonema ini tidak membutuhkan pencahayaan alami.

Cahaya dan Suhu

Cara merawat aglonema yang pertama adalah dengan memperhatikan cahaya dan suhu di sekitarnya. Terkenal sebagai tanaman dengan cahaya rendah, varietas aglonema yang lebih gelap sangat populer sebagai tanaman dalam ruangan tanpa jendela.

Varietas yang lebih terang atau berwarna-warni lebih menyukai paparan sinar matahari yang secara tidak langsung, tetapi juga tetap bisa bertahan di ruangan yang terang, jauh dari jendela.

Aglonema sama baiknya dengan tanaman hias. Di lingkungan alaminya, tanaman ini akan terselip di bawah naungan pepohonan tropis, dan jarang mendapatkan sinar matahari langsung, sehingga mereka dapat tumbuh subur bahkan di dalam ruangan selama ada cahaya.

Aglonema sensitif terhadap kondisi dingin. Mereka tidak boleh ditempatkan di lokasi bersuhu di bawah 60°F derajat, karena tanaman ini dapat menunjukkan tanda-tanda kerusakan akibat dingin. Aglonema harus diletakkan pada tempat dengan suhu 65-80°F.

Perhatikan air dan kelembapan

Cara merawat aglonema yang kedua adalah dengan memperhatikan air dan kelembapan. Tanaman aglonema yang berwarna-warni dapat bertahan dalam kondisi air yang minim, tetapi tidak boleh dibiarkan benar-benar kering untuk waktu yang lama. Idealnya, jangan biarkan tanah mengering lebih dari 25-30%.

Di lingkungan alaminya, aglonema hidup dengan kelembapan yang cukup tinggi sehingga tanaman dapat menyerap sebagian kelembapannya dari udara.

Anda dapat menyemprotkan tanaman ini sesekali untuk menaikkan tingkat kelembapan, atau meletakkannya di atas nampan kerikil dengan air di dalamnya untuk memberikan kelembapan ekstra. Jangan letakkan tanaman di bawah ventilasi AC atau di area berangin.

Tanah

Cara merawat aglaonema yang ketiga yaitu dengan memilih tanah yang tepat. Tanah untuk aglonema harus mampu menampung air yang dapat menciptakan lingkungan yang sedikit lembap. 

Tanah pot yang berbasis gambut dengan perlit ekstra adalah pilihan yang dianjurkan, tetapi dapat mempertimbangkan untuk mencampurkan anggrek berbasis kulit kayu. Tanah itu sendiri harus memiliki kandungan yang kaya nitrogen, serta harus gembur dan tidak padat. Direkomendasikan tanah dengan tingkat asam yang ringan dengan kisaran pH 5,6-6,5.

Pupuk

Cara merawat aglonema yang berikutnya yaitu dari segi pupuk yang akan digunakan. Penerapan pupuk juga merupakan fase yang tidak bisa dilewatkan untuk perawatan tanaman hias ini.

Pupuk NPK Pelangi komposisi 16-16-16 merupakan pilihan tepat untuk merawat aglonema karena kandungan nutrisi yang dibutuhkan tanaman ini dapat dipenuhi produk PT Pupuk Kaltim tersebut.