Suka Jambu Air? Simak Yuk Fakta Menarik Buah Bulan Agustus Ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Mengkonsumsi buah memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Selain memberikan rasa yang segar dan manis, buah juga memiliki banyak mineral, vitamin dan zat- zat lain yang baik untuk kesehatan. Salah satu buah yang bisa dijadikan konsumsi dengan banyak manfaat adalah jambu air. Jambu air menjadi salah satu buah yang sering di konsumsi, baik dijadikan rujak, asinan ataupun dimakan langsung. Jambu air merupakan salah satu jenis buah yang sering dijumpai, biasanya tumbuh di halaman rumah- rumah. 

Jambu air adalah tanaman dengan suku jambu-jambuan atau Myrtaceae yang berasal dari Asia Tenggara. Seringkali orang- orang mengira jambu air sama dengan jambu semarang, namun mereka adalah dua tumbuhan yang berbeda. Memang mereka memiliki beberapa kultivar yang sulit untuk dibedakan, sehingga banyak yang mengira bahwa jambu air dan jambu semarang adalah sama. Jambu air menjadi salah satu tanaman yang mudah untuk dibudidayakan. Bagian- bagian pada jambu air umumnya lebih kecil dan kurang berbau aromatis dibandingkan dengan jambu semarang. 

Manfaat Jambu Air

Jambu air adalah salah satu buah yang memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Hal ini karena di dalam jambu air terdapat kandungan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Kandungan yang terdapat pada 100 gram daging jambu air adalah Air 87 gram, kalori 46 kcal, protein 0,6 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 11,8 gram, serat 2,1 gram, kalsium 8 milligram, fosfor 9 milligram, zat besi 1,1 milligram, natrium 11 milligram, kalium 321,2 milligram, zinc 0,1 milligram, beta karoten 92 mikrogram, thiamin 0,02 milligram, riboflavin 0,38 milligram, niacin 4,6 milligram dan vitamin C milligram.

Berdasarkan pada kandungan tersebut mengkonsumsi jambu air akan memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan, diantaranya adalah :

  • Membantu mengontrol diabetes

Mengkonsumsi jambu air bagi penderita diabetes akan membantu untuk mengontrol kadar gula darah. Hal ini dikarenakan jambu memiliki senyawa alkaloid yang dapat  menghalangi atau mengatur konversi pati menjadi gula dalam tubuh. Dalam membantu penyakit diabetes dalam pengobatan tradisional biasanya yang digunakan adalah ekstrak daun atau biji buah jambu air. 

  • Permasalahan buang air besar

Kombinasi kandungan air dan serat yang tinggi pada buah jambu air akan membantu untuk memperlancar buang air besar. Selain itu zat tanin yang terdapat pada daun jambu juga dapat membantu mengatasi diare. Ekstrak biji buah jambu air juga dapat membantu mengatasi disentri.

  • Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah

Kandungan kalium dan natrium pada jambu air dapat bermanfaat pada penderita darah tinggi atau hipertensi. Mengkonsumsi jambu air dan beberapa buah-buahan lain yang tinggi akan kandungan kalium dan natrium dapat membantu mengatasi hipertensi dan kolesterol tinggi. Hal ini akan membantu menjauhkan masalah pada jantung dan pembuluh darah.

  • Menangkal radikal bebas

ekstrak daun jambu air kaya akan kandungan polifenol, antioksidan alami yang mampu menangkal radikal bebas yang mempengaruhi sel tubuh. Tubuh yang terpapar radikal bebas lebih rentan terserang penyakit, maka penting untuk mengonsumsi makanan tinggi antioksidan. 

  • Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Seperti yang diketahui jambu air mengandung kombinasi mineral seperti kalium, fosfor, magnesium yang memiliki peran dalam memperbaiki struktur tulang dan menjaga kesehatan gigi. 

  • Menjaga kesehatan kulit wajah

Antioksidan yang terdapat dalam kandungan buah jambu air dapat membantu menjaga kesehatan kulit wajah. Mengkonsumsi jambu air dapat mencerahkan wajah kusam yang dipicu oleh stress, polusi, atau kurangnya nutrisi makanan. Jambu air dapat membantu memicu terciptanya kolagen. Kadar air pada jambu air juga dapat membantu melembabkan kulit wajah.

  • Memelihara fungsi saraf

Memiliki kandungan kalium yang tinggi menjadikan jambu air memiliki nutrisi yang penting sebagai mineral dan elektrolit tubuh yang berguna untuk memelihara fungsi saraf dan sel tubuh.

Cara Budidaya Jambu Air

 Buah jambu air adalah jenis tanaman yang mudah untuk ditanam. Meski mudah ditanam buah jambu air adalah buah musiman yang dapat dipanen dua kali dalam setahun yaitu sekitar bulan juli- agustus dan november- desember. Buah jambu air dapat dipanen ketika sudah mencapai usia 2-3,5 tahun. Untuk menanam buah jambu air di rumah tani muda bisa menggunakan pot ataupun menanam langsung di tanah. Berikut beberapa langkah untuk menanam buah jambu air di pot.

  1. Pemilihan bibit

Tani muda harus memilih bibit unggul bila menginginkan hasil panen yang baik. 

  1. Persiapan media tanam

Ketika menggunakan pot, tani muda harus memilih pot yang memiliki lubang besar. Pastikan pot memiliki drainase yang baik agar tanaman tidak tergenang air. Dan bawah pot memiliki alas untuk memisahkan antar pot dan tanah, hal ini untuk mencegah akar menembus tanah dan agar air dapat terserap dengan baik. Isi pot bagian bawah dengan batu kecil atau kerikil agar pembuangan air baik. Isi pot dengan campuran tanah, pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 1:1:1. Untuk pemupukan awal tani muda bisa menggunakan campuran urea, SP36 dan NPK ( 1:4:2) sebanyak 3 sendok makan.

  1. Penanaman 

Saat menanam bibit buah jambu pada pot pastikan bibit tegak dan berdiri di tengah. Tani muda bisa menanam buah jambu pada sore hari hal ini agar tanaman dapat dengan cepat menyesuaikan dengan lingkungan. Tanaman yang baru diletakkan pada daerah yang teduh selama satu bulan. Setelah sebulan bisa dipindahkan ketempat yang terkena matahari langsung minimal 5 jam perhari. 

  1. Pemeliharaan 

Setelah penanaman langkah selanjutnya adalah pemeliharaan. Tani muda harus menyiram buah jambu air 2 kali dalam sehari yaitu pagi dan sore. Lakukan pemberian pupuk secara rutin. Tani muda bisa memberikan pupuk ketika tanaman berusia 2-3 bulan. Gunakan campuran pupuk urea, SP36 dan NPK (1:4:2). Berikan pupuk kandang 0,5-1 kg setiap 3 bulan sekali pada musim kemarau dan 2,5 bulan sekali pada musim hujan. Sebelum berusia satu tahun tani muda bisa memberikan pupuk dengan kadar nitrogen yang tinggi setiap 2 minggu sekali. Setelah berusia satu tahun berikan pupuk dengan kandungan fosfor tinggi dan pupuk cair yang mengandung ZPT setiap sekali tiga minggu.

Selain menyiram dan memberi pupuk, tani muda juga harus melakukan pemangkasan dan pembasmian gulma serta hama. Beberapa hama yang sering menyerang tanaman buah jambu air adalah ulat pagoda, ulat kupu-kupu gajah, kutu perisai hijau, codot, benalu, lalat buah dan penggerek batang.