Tanaman Sayuran Ini Ternyata Cukup Aesthetic untuk di Rumah

Tanaman Sayuran Ini Ternyata Cukup Aesthetic untuk di Rumah, Cobain Deh!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Rubiah (46) tampak telaten mengurus beragam sayuran yang ditanamnya di pinggir dapur apartemen sederhananya di kawasan Jakarta Pusat, tampak pok coy dan kangkung siap panen. “Saya menanam sayuran ini saat pemerintah menerapkan pembatasan aktivitas pada awal-awal diumumkan pandemi COVID-19,” kata dia.

“Tidak mudah menjalani hidup dalam pembatasan aktivitas, apalagi seperti saya ini yang terpisah dengan anak-anak,” lanjut dia. Dua orang anak perempuannya, sekolah dan kuliah di salah satu kota di Jawa Tengah.

Mengisi kekosongan hati dan menghibur diri, Mbak Rub panggilan perempuan yang juga aktivis sosial ini menanam beragam sayuran. “Tidak banyak, tapi paling tidak bisa memenuhi kebutuhan akan sayuran harian saya,” tambah dia.

Fenomena bercocok tanam beragam tanaman hias dan sayuran memang lazim kita jumpai sejak awal-awal masa pandemi dan hingga kini masih menjadi tren kekinian. Kehadiran tanaman di rumah akan membuat nyaman kita dan makin betah tidak kemana-mana.

Bukan hanya tanaman hias yang bisa membuat rumah kita menjadi nyaman, karena keindahan daun maupun bunganya yang menawan. Tanaman sayuran pun bisa lho jadi pilihan untuk semakin membuat hijau dan nyaman rumah sekaligus bisa dikonsumsi.

Kehadiran tanaman sayuran di pekarangan rumah tentunya sudah sangat lumrah kita jumpai. Tetapi jika tanaman dibudidayakan di pinggir-pinggir jendela rumah kita tentunya akan menambah nilai estetis kediaman dan makin membuat betah.

Melihat sayuran hijau tumbuh dengan subur dan berbuah dengan warna-warni menarik, seperti tomat yang hijau lalu menjadi oranye, dan merah akan semakin menambah hormon bahagia penghuni rumah dong.

Lalu apa saja tanaman sayuran bisa bikin rumah kita Aesthetic, melansir liputan6.com berikut ini sejumlah tanaman yang direkomendasikan.

1. Daun Bawang

Daun bawang tentunya jenis bumbu atau sayuran yang paling banyak penggemarnya, bisa digunakan untuk masak sop, soto atau masakan lainnya kadang juga digunakan untuk campuran sambal cabai hijau atau juga garnish beragam makanan gurih.

Selama ini, mungkin mayoritas kita menyimpan di dalam lemari pendingin agar daun bawang bisa tahan beberapa hari. Sekarang ayo cobalah cari ini, sisihkan akar daun bawang dan tempatkan mereka ke dalam segelas air. Setelah itu, tempatkan di ruangan dengan pencahayaan yang cukup terang daun bawang akan tumbuh dalam beberapa hari.

2. Bawang

Apabila mendiamkan bawang dalam waktu yang cukup lama, kecambah akan muncul dari ujung siung bawang. ketika mereka mulai timbul, tempatkan ke dalam gelas dengan sedikit air. Selain itu, kecambah juga bisa berguna sebagai tambahan pasta, salad, dan hidangan lainnya.

3. Pakcoy

Di ruang dengan pencahayaan cukup terang, letakkan akar pakcoy yang telah dimasukkan ke dalam air. Biarkan selama 1-2 minggu, kemudian pindahkan mereka ke pot yang memiliki tanah. Nantikan kemunculan bayi pok choy.

4. Wortel

Potonglah bagian atas wortel dan letakkan pada piring dengan kadar air yang sedikit. Tempatkan piring di ruangan yang cukup terang atau sisi jendela rumah.

5. Kemangi

Tempatkan daun kemangi dengan panjang batang sekitar 7-10 cm ke dalam segelas air. Kemudian, letakkan di tempat yang mendapat paparan sinar matahari langsung. Pastikan untuk terus memberikan air agar daun kemangi tidak berlendir. Setelah keluar akar sepanjang 5 cm, pindahkan ke dalam pot dengan tanah dan daun kemangi pun akan tumbuh lebat.

6. Seledri

Potonglah bagian bawah seledri dan tempatkan ke mangkuk yang cukup datar atau piring, lalu letakkan di tempat dengan cukup paparan sinar matahari. Daun pun akan segera menebal dan segera pindahkan ke pot dengan tanah setelah 3 hari.

7. Kangkung

Tanaman sayuran ini, selain enak menjadi lauk meskipun hanya ditumis menggunakan bawang merah dan bawang putih serta cabai  sudah kerasa nikmatnya ketika dimakan dengan nasi panas. Ternyata membudidayakannya pun tidak sulit.

Biasanya kangkung dijual bersama akar-akarnya, potong bagian batang yang berakar lalu letakan di dalam wadah berisi air tunggu beberapa hari kemudian akan tumbuh tunas baru.  

Cara Merawatnya

Pasca melalui tahapan pertumbuhan awal tanaman sayuran di rumah, seperti dijelaskan di atas tanaman akan dipindahkan ke media tanah untuk mendukung pertumbuhan yang normal dan subur.

Perawatan terhadap tanaman sayuran atau termasuk dalam kategori tanaman hortikultura ini tentunya tidak berbeda dengan tanaman tersebut pada umumnya. Kebutuhan nutrisi tanaman sangat penting untuk diperhatikan jangan sampai tidak tercukupi.

Air tentunya menjadi kebutuhan utama dalam tumbuh dan berkembangnya tanaman sayuran yang kita pelihara di rumah maupun di kebun. Namun, hendaknya penyiraman dilakukan sesuai kebutuhan agar tanah tetap lembap tetapi tidak berlebihan juga mesti rutinitas kita tiap hari. 

Lalu, hal penting lainnya adalah mengaplikasikan pupuk guna meningkatkan produktivitas tanaman yang kita rawat. Pemilihan pupuk yang tepat tentu menjadi kunci dalam merawat tanaman kita meskipun hanya ditanam di rumah.

Tanaman sayuran membutuhkan pupuk majemuk yang akan membantu tumbuh menjadi subur dan produktif, NPK Pelangi komposisi 16-16-16 merupakan pupuk yang tepat untuk sayuran dan jenis tanaman hortikultura lainnya.

Apalagi penerapan pupuk produksi PT Pupuk Kaltim ini juga sangat mudah tinggal dimasukan dalam tanah dan kemudian ditutupi kembali, cara ini telah dibuktikan efektif mendukung produktivitas tanaman sayuran.

Untuk mendapatkan pupuk komersial keluaran anak perusahaan Pupuk Indonesia ini juga sangat mudah karena tersedia di pasar konvensional maupun platform pasar digital. Jadi, ayo jangan tunda-tunda lagi mari kita menanam sayuran di rumah mudah dan murah pastinya.