ciri tanaman stress

Tanaman Ternyata Bisa Stress, Cari Tahu Tandanya Yuk

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Stress merupakan salah satu bentuk ketidaknyamanan terhadap suatu keadaan atau lingkungan sekitar. Stress ternyata tidak hanya terjadi kepada manusia, tetapi juga ada pada tanaman.

Ketika tanaman mengalami stress tentu saja itu sangat merugikan. Tanaman biasanya bisa mengalami stress ketika tidak cocok dengan lingkungan sekitar. Bisa terjadi akibat perpindahan yang secara tiba- tiba, kurangnya perawatan, dan masih banyak lagi. Pengiriman yang lama juga dapat menyebabkan tanaman mengalami stress. Bila memesan tanaman secara online ini merupakan salah satu tantangannya. 

Terjadinya stress pada tanaman bisa dicegah apabila kita mengetahui tanda-tanda awal tanaman yang mengalami stress sehingga dapat dilakukan penanganan secara tepat.

Tanda- tanda Tanaman Mengalami Stress

Tidak perlu khawatir terlambat menangani tanaman yang stress. Ada beberapa tanda yang bisa diperhatikan secara kasat mata, di antaranya:

  • Perkembangannya yang terhambat. Hal ini terlihat dari lambatnya perkembangan daun jika dibandingkan dengan tanaman seusianya. Pertumbuhan tunas dan cabang juga tidak secepat yang lainnya.
  • Daun yang menguning. Jika biasanya tanaman memiliki daun yang segar, hijau dan sehat lalu tiba- tiba menguning, itu merupakan tanda- tanda tanaman mengalami stress. Hal ini bisa diakibatkan oleh akar yang membusuk, tingkat kelembaban tanah tinggi, da terlalu banyak menyimpan air.
  • Proses fotosintesis terhambat. Tanaman yang memiliki bunga dan buah, bila mengalami stress akan berpengaruh pada proses fotosintesis, sehingga tidak dapat menghasilkan bunga dan buah.hal ini dikarenakan kurangnya cahaya matahari dan ketidakseimbangan nitrogen.
  • Tanaman terlihat layu juga bisa menjadi salah satu tanda tanaman mengalami stress. Tanaman layu biasanya tidak bisa tegak dan daun layu menyentuh tanah. Hal ini bisa terjadi karena kondisi tanah yang tidak baik, apa itu terlalu lembab karena terlalu banyak disiram, atau terlalu kering karena jarang disiram.
  • Warna daun yang berubah menjadi kecoklatan. Apabila kecoklatan muncul pada ujung daun, itu karena terlalu banyak pupuk yang diberikan. Namun bila kecoklatan terjadi di tengah daun, itu karena tingkat kelembaban tanah yang tidak baik, bisa karena terlalu basah, atau terlalu kering.

Cara Mencegah Tanaman Mengalami Stress

Dari beberapa tanda-tanda tanaman yang mengalami stress tentu kita bisa melakukan pencegahan secepatnya dan dengan baik. Cara menjaga agar tanaman tidak mengalami stress adalah dengan menciptakan lingkungan yang baik dan melakukan perawatan yang stabil. Langkah pertama adalah menjaga kelembapan tanah. Sebelum melakukan penyiraman terlebih dahulu, cek tingkat kelembapan tanah dengan cara memasukkan jari sedalam 4 cm. Dari situ bisa dirasakan apakah tanah kering atau lembap, lalu sesuaikan jumlah air untuk menyiram.

Pastikan juga apabila menggunakan pot, air dapat mengalir dengan baik hingga ke bawah sehingga tidak menyimpan terlalu banyak air. Penambahan sekam atau batu kerikil kecil juga bisa membantu air tidak mengendap.

Selanjutnya hindari merusak batang, dan lakukan pembersihan pada daun- daun yang rusak atau kering secara teratur. Penempatan tanaman juga menjadi penting, jangan tempatkan di tempat yang terlalu sering terkena matahari atau sebaliknya tidak mendapat cahaya matahari sama sekali. Selanjutnya adalah pemberian nutrisi dan pupuk yang sesuai dengan dosis yang tepat.

Tanaman mengalami stress umumnya terjadi karena lingkungan yang tidak nyaman sehingga tanaman tidak mampu beradaptasi dengan baik dan terjadilah stress. Hal ini bisa dicegah dengan menjaga kondisi lingkungan tetap stabil.

Perhatikan ventilasi dan sirkulasi udara dengan baik sehingga suhu dan tingkat kelembapan sesuai dengan kebutuhan. Hama dan jamur juga salah satu penyebab tanaman terkena stress. jadi ada baiknya, ketika ada tanda-tanda hama dan jamur harus cepat- cepat ditangani, karena tanaman yang terkena penyakit rentan mengalami stress.

Langkah terakhir adalah pastikan tersedianya gas karbondioksida ( CO2) untuk tanaman dapat melakukan fotosintesis. Gas karbondioksida bisa didapatkan dari gas pembuangan dari manusia atau makhluk lainnya. Stress pada tanaman dapat dicegah dengan pengendalian lingkungan hidup tanaman dan kenyamanan pada tanaman. Ini bisa membuat tanaman sehat, tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang banyak.

Penulis: Fitri