alat menyiram tanaman otomatis

Berkebun Makin Praktis dengan Ponsel Pintar Penyiram Tanaman

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Berkebun tidak hanya soal proses menanam tanaman, tetapi hal yang paling penting setelah menanam adalah perawatannya. Menyiram tanaman adalah salah satu langkah penting yang harus dilakukan untuk dapat menjadikan tanaman tumbuh sehat, subur, besar dan mendapatkan panen yang besar pula.

Seringkali aktivitas menyiram tanaman menjadi membosankan dan kerap diabaikan. Padahal, menyiram tanaman menjadi salah satu faktor tumbuh kembang tumbuhan kesayangaan. Konon, saat ini sudah ada alat pertanian modern yang membantu memudahkan aktivitas siram-menyiram tanaman. Sehingga tidak ada lagi alasan untuk malas menyiram tanaman di rumah.

Tapi sebelum membahas alat tersebut, ada baiknya mengetahui cara tepat menyiram tanaman. Sebab, meski mendapat bantuan dari teknologi, waktu dan cara tepat menyiram tanaman juga perlu diketahui.

Cara Menyiram Tanaman yang Tepat

Menyiram tanaman adalah hal yang harus dilakukan dengan benar dan waktu yang tepat. Berikut beberapa cara menyiram tanaman yang bisa diikuti:

  1. Membuat Jadwal Penyiraman

Membuat jadwal untuk melakukan penyiraman menjadi penting, karena dengan adanya jadwal bisa membantu dan mengingatkan para tani muda untuk menyiram secara teratur.

Waktu yang tepat untuk melakukan penyiraman adalah pagi hari. Sebab, menyiram di pagi hari akan memberikan tanaman waktu untuk mengering sebelum malam hari. Jika di malam hari tanaman masih menyimpan banyak air, hal ini akan memicu pertumbuhan jamur dan akan menyebabkan penyakit pada tanaman.

Sementara, jika tanaman di dalam pot, bisa dilakukan penyiraman pada pagi dan sore hari karena penyiraman di pagi hari berguna untuk melindungi tanaman dari panas siang hari dan penyiraman di sore berguna untuk mengganti apa yang hilang. 

  1. Fokus penyiraman di bagian akar

Menyiram tanaman sebaiknya tidak hanya mengguyur tanaman dengan asal- asalan. Ketika menyiram tani muda bisa fokus menyiram di bagian akar, karena yang bagian tanaman yang paling membutuhkan air adalah akar. Sedangkan jika daun terlalu banyak terkena air akan menyebabkan timbulnya penyakit.

Dalam menyiram akar juga harus diperhatikan caranya, yaitu siram secara perlahan dan pastikan air menyerap dengan sempurna, jangan sampai air menggenang dan membuat tanah menjadi becek.

  1. Kualitas Air

Air yang digunakan untuk menyiram tanaman juga harus air yang memiliki kualitas baik. Gunakanlah air yang bersih, seperti air keran atau air hujan yang di tampung. Jika dapat menggunakan air yang sudah disaring terlebih dahulu akan lebih baik. Jangan gunakan air yang sudah kotor, seperti air sisa bilasan.

  1. Takaran yang Tepat

Dalam menyiram tanaman harus menggunakan takaran yang tepat. Sebelum menyiram, tani muda harus mengetahui terlebih dahulu jenis tanaman dan kebutuhan akan airnya. Hal ini karena tidak semua jenis tanaman membutuhkan takaran air yang sama, contoh saja tanaman jenis kaktus yang tidak membutuhkan banyak air dalam waktu dekat.

  1. Alat yang Tepat

Menyiram tanaman juga dibutuhkan alat yang tepat. Alat yang tepat untuk menyiram tanaman adalah menggunakan watering can atau gemrong yang sudah di desain dengan menggunakan corong. Penggunaan selang juga bisa membantu menyiram tanaman dengan presisi.

Teknologi Penyiram Perkebunan Pintar Buatan Anak Bangsa

Perkembangan zaman saat ini yang menginjak era 4.0 di mana teknologi berbasis internet sudah sangat banyak membantu kehidupan sehari- hari. Tidak terkecuali dalam bidang pertanian.

Saat ini alat- alat pertanian juga sudah dikembangkan dengan menggunakan teknologi berbasis internet. Hal ini tentu saja menjadikan kegiatan berkebun dan bertani semakin mudah dan tentu saja efisien dalam segi waktu dan biaya dan hasil yang memuaskan.

Melihat perkembangan dan peluang dalam penggunaan teknologi di bidang pertanian, banyak anak bangsa yang mulai untuk menciptakan alat yang dapat membantu meringankan pekerjaan petani. Salah satunya adalah dengan alat penyiram yang berbasis internet, yaitu SiRamot.

Sumber Foto: Chief Marketing Officer Biops Agrotekno, Ihsan Novandika ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Siramot adalah aplikasi yang dikembangkan oleh Biops Agrotekno Indonesia yang bisa mengatur sistem penyiraman otomatis. Selain itu, alat ini juga dapat mengatur takaran air dengan tepat, sesuai dengan kebutuhan tanaman berdasarkan data yang telah diinput ke dalam aplikasinya.  

Keistimewaan teknologi pertanian satu ini adalah memiliki sensor lingkungan pada produknya yang bernama ENCOMOTION. Sensor ini berfungsi untuk memonitor keadaan di sekitar secara real-time dan dapat secara langsung melaporkan kondisi yang ada. ENCOMOTION juga dapat memberikan air secara otomatis ketika tanaman membutuhkan, dengan jumlah yang sesuai kebutuhan tanaman.

Alat penyiram tanaman otomatis berbasis internet dapat membantu petani dalam mengetahui berapa takaran yang tepat dan presisi, kapan waktu terbaik dalam menyiram tergantung dari tingkat kelembaban dan suhu. Hal ini tentu akan sangat membantu karena bisa meringankan pekerjaan petani. Selain itu penggunaan aplikasi dapat menjaga efisiensi dalam bertani baik dalam segi materi dan waktu.

Penulis: Fitri