Cara menanam bewang merah di rumah

Biar Hasil Maksimal, Pupuk Bawang Merah dengan Benar Ya

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Bawang merah menjelma kebutuhan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia. Sebab, setiap masakan nusantara akan selalu menggunakan bawang merah sebagai bahan dari bumbu penyedap.

Beberapa masakan masyarakat Indonesia yang lekat dengan bawang merah adalah tumisan sayuran, telur bahkan daging rendang pun komposisi bumbunya juga ada bawang merah. Tak hanya bagian umbi, seluruh bagian dari tanaman bawang merah bisa dimanfaatkan. Salah satunya daun bawang, yang biasa digunakan untuk campuran pembuatan telur dadar atau tahu orak arik. 

Bawang merah tidak hanya digunakan untuk bumbu masakan tetapi juga biasa dimanfaatkan untuk obat-obatan. Bahkan bagi masyarakat Indonesia,  bawang merah juga biasa digunakan untuk meredakan demam anak-anak dengan dicampur asam jawa dan minyak kayu putih.

Banyaknya manfaat bawang merah membuatnya banyak dicari masyarakat Indonesia. Tak heran jika harga bawang merah juga tak pernah stabil. Bawang merah menjadi salah satu komoditas yang mengalami naik turun harga di pasaran. Bahkan, harga bawang merah bisa melonjak tinggi di satu momen.

Budidaya Bawang Merah

Guna menyiasati kebutuhan bawang merah di tengah pandemi yang terpaksa membatasi aktivitas di luar rumah. Tidak salah kalau kita menanam sendiri bawang merah, cukup menggunakan pot atau polybag saja dan memanfaatkan bawang merah yang ada di dapur.

sumber foto: Pinterest

Berikut cara yang praktis dan efisien:

1. Sediakan bahan baku 

Kita hanya menyediakan bawang merah yang sudah tua, tanah kompos, dan wadah menanam, seperti pot, polybag atau gelas air mineral. Pilihlah bawang merah yang sudah berwarna ungu tua dan tanpa bercak-bercak hitam. Bercak hitam menandakan bawang merah sudah terpapar penyakit atau jamur. Ciri bawang merah yang sudah tua juga bertekstur lebih kering, tidak begitu basah. 

2. Potong bawang merah 

Bisa juga menyimpan bawang merah hingga tumbuh batang daun di ujungnya, atau mengambil bawang merah tua tanpa daun dan potong bagian ujungnya.  Hal ini bertujuan untuk membuat pertunasan terjadi lebih cepat. 

3. Letakkan di dalam pot 

Letakkan beberapa siung bawang merah tua ke dalam pot atau polybag. Tanam di kedalaman sekitar 2,5 hingga 5 cm hingga bagian bawah tertutup tanah namun bagian atas tidak terlalu jauh dari permukaan tanah. 

Cara Merawat Tanaman Bawang Merah di Rumah

Setelah bawang merah ditanam dalam pot atau polybag, kita harus melakukan sejumlah perawatan agar tanaman bisa tumbuh subur dan dapat dipanen tepat waktu.

Menyiram tanaman bawang merah pagi dan sore menjadi kunci dari keberhasilan kita membudidayakan tanaman tersebut. Karena kesuburan bawang merah tentunya sangat bergantung dari nutrisi yang diberikan kepadanya secara rutin.

Dalam proses penyiramannya, dianjurkan untuk lebih baik menggunakan semprotan air guna menghindari pemberian air terlalu banyak. Jangan sampai air merendam pot, karena akan bisa membuat bawang merah jadi busuk.

Salah satu perawatan yang perlu dilakukan adalah dengan mengaplikasikan pupuk. Penggunaan pupuk organik di awal masa tanam sangat memungkinkan untuk mendukung kesuburan bawang merah.

Namun, tanaman bawang merah diketahui sangat rentan serangan beragam jamur yang akan membuat tumbuhnya tidak maksimal.

Untuk meningkatkan produktivitas tanaman, maka pemberian pupuk dengan unsur hara N dan P serta K yang pas untuk mendukung kesuburannya. Salah satu produk PT Pupuk Kaltim, NPK Pelangi direkomendasikan untuk diaplikasikan guna mendukung pertumbuhan tanaman bawang merah.

Pupuk NPK Pelangi 16-16-16 dan Urea Daun Buah sangat tepat untuk diterapkan pada budidaya tanaman bawang merah sehingga menghasilkan komoditi yang unggul dengan hasil yang lebih melimpah.

Untuk  pemupukan dilakukan dua kali selama masa tanam yaitu pupuk dasar pada 7-14 hari setelah tanam (HST) dan pupuk susulan pada 21-24 HST dengan dosis masing-masing 250 kilogram per hektare untuk NPK Pelangi dan 50 kilogram/hektare pupuk Urea Daun Buah. 

Lama Panen Bawang Merah dan Cara Memanen yang Benar

Bawang merah biasanya bisa dipanen setelah usia 60 sampai 90 hari. Atau setelah daunnya ada yang layu dan sedikit kering.

Setelah dipanen, bawang merah sebaiknya dikeringkan dulu dengan cara dijemur di bawah sinar matahari. Hal ini untuk menghindari proses pembusukan dan agar bawang merah bisa lebih awet disimpan di dapur.