tips menanam tanaman obat di rumah

Buat Ramadanmu Tidak Boring dengan Berkebun di Rumah Aja

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Berpuasa pada bulan Ramadan, bukan berarti tidak melakukan kegiatan sama sekali.  Berpuasa itikad kita tetap dapat melakukan kegiatan seperti biasa, hanya saja mengurangi kegiatan yang dapat membatalkan puasa, dan intensitas kegiatan sedikit dikurangi agar tidak mudah lelah. Begitu juga berkebun tetap bisa dilakukan saat menjalani puasa, karena berkebun saat menjalani puasa juga memiliki manfaat tersendiri.

Selama berpuasa, aktivitas berkebun bisa dijadikan sebagai alternatif pengganti olahraga. Menyiram, menyiangi, dan memotong tanaman bisa menjadi pengganti olahraga karena dapat membantu memperlancar aliran darah sehingga dapat membantu pikiran lebih tenang dan bebas dari stress. Tani muda tetap bisa melakukan aktivitas berkebun selama berpuasa dengan beberapa tips, seperti usahakan berkebun tidak pada siang hari tetapi mulainya disaat pagi hari dimana matahari belum terlalu terik, atau bisa berkebun di sore hari sembari menunggu waktu berbuka.

Membuat Kebun Tanaman Obat

Saat berpuasa aktivitas berkebun tidak harus muluk- muluk. Tani muda bisa yang mungkin baru ingin mencoba berkebun bisa mencoba dengan membuat kebun tanaman obat di rumah. Tani muda bisa memanfaatkan bahan- bahan yang ada di rumah untuk dijadikan tanaman, seperti bawang daun yang masih memiliki akar sisa memasak bisa tani muda tanam kembali. Untuk awal, tani muda bisa menanam akar bawang daun di polybag atau botol minuman bekas. Jangan lupa untuk menyiram setiap pagi dan sore tergantung kondisi dari media tanam. Pastikan juga bawang daun mendapatkan sinar matahari yang cukup agar pertumbuhannya baik. Tani muda juga bisa memberikan pupuk agar daun bawang semakin subur, dan banyak.

Selanjutnya tani muda juga mencoba untuk menanam rimpang dapur seperti jahe, kunyit dan lengkuas. Tani muda bisa membuat bibit dengan mengambil rimpang sepanjang 2-3 cm, lalu tanam pada media tanam lebih kurang sedalam 13-4cm. Pastikan bagian yang memiliki tunas menghadap ke atas.

Selain itu tani muda juga bisa mencoba untuk menanam jeruk purut yang mana mulai dari buah dan daunnya sering sekali digunakan untuk kebutuhan memasak di rumah. Tani muda bisa menanam jeruk purut dengan berbagai cara, bisa dengan cara penyemaian benih, bisa dengan menanam bibit yang sudah dibeli dan bisa juga dengan cara stek. Tani muda juga bisa menanam jeruk purut di pot bila tidak memiliki lahan luas, tetapi usahakan pot yang digunakan berdiameter besar karena jeruk purut membutuhkan tanah yang kaya akan unsur hara.

Selanjutnya jeruk purut juga membutuhkan sinar matahari yang banyak untuk pertumbuhannya, meski jeruk purut juga membutuhkan sedikit naungan. Untuk perawatannya jeruk purut juga perlu disiram setiap pagi dan sore, bersihkan dari hama dan gulma. Hama biasanya menyerang bagian daun, jadi tani muda perlu untuk sering- sering mengecek kondisi daun jeruk purut. 

Rekomendasi Pupuk Bagus untuk Tanaman Obat

Untuk penggunaan pupuk tanaman obat di rumah, tani muda bisa menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang, atau pupuk hasil pembusukan dari sisa- sisa makanan. Penggunaan pupuk organik akan membantu tani muda untuk tetap menjaga keorganikan dari tanaman. Tetapi jika tani muda sulit untuk mendapatkan pupuk organik, tidak ada salahnya untuk menggunakan pupuk kimia. Salah satu pupuk kimia yang bisa tani muda gunakan adalah Ecofert yang di produksi oleh Pupuk Kaltim (PKT). 

Ecofert merupakan jenis pupuk hayati yang diperkaya dengan mikroorganisme unggulan yang bermanfaat bagi kesuburan tanah, dan dapat digunakan untuk tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan. Butiran Ecofert berbentuk granul, berwarna abu-abu, dengan variasi kemasan 1 kg, 5 kg, dan 20 kg. Ecofert mengandung bahan aktif Aspergillus niger, Pseudomonas mendocina, Bacillus subtilis dan Bacollus flexus.

Beberapa keunggulan yang didapat melalui penggunaan Ecofert adalah untuk meningkatkan tersedianya unsur hara N dan P, memacu pertumbuhan tanaman, meningkatkan penyerapan unsur hara tanah, dan meningkatkan efisiensi pemupukan sehingga dapat menghemat pupuk NPK hingga 25% dari dosis standar dengan dosis pemakaian Ecofert 20-40 kg/ha pada saat pengolahan tanah. 

Penulis: Fitri

Latest Article