Manfaat bawang dayak

Mengenal Tanaman Bawang Dayak untuk Cegah Penyakit Diabetes

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Hari Diabetes Sedunia diperingati setiap tanggal 14 November. Peringatan Hari Diabetes Sedunia bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dari penyakit diabetes.

Pada peringatan Hari Diabetes Sedunia nanti, World Health Organization (WHO) tidak hanya menyoroti perihal diabetes, namun juga meningkatkan jumlah obat-obatan dan cara menangani diabetes.

Mengutip situs resmi WHO, Hari Diabetes Sedunia ditetapkan oleh Majelis Umum pada tahun 2007 dalam dokumen 61/225. Dokumen tersebut sebagai kebutuhan mendesak untuk mempromosikan, meningkatkan kesehatan manusia, dan menyediakan akses ke pengobatan dan pendidikan perawatan kesehatan.

Diabetes adalah penyakit kronis, yang terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin, atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Hal ini menyebabkan peningkatan konsentrasi glukosa dalam darah (hiperglikemia).

Diabetes juga menjadi penyebab utama kebutaan, gagal ginjal, serangan jantung, stroke, dan amputasi anggota tubuh bagian bawah. Diabetes dapat dihindari dengan diet sehat dan olahraga yang teratur. Hari Diabetes Sedunia diperingati agar masyarakat semakin berhati-hati dengan penyakit diabetes.

Diabetes diperkirakan menyerang 422 juta orang dewasa pada tahun 2014, dibandingkan dengan 108 juta kasus pada tahun 1980. Peningkatan penderita diabetes pada orang dewasa terjadi hampir dua kali lipat sejak tahun 1980, meningkat dari 4,7% menjadi 8,5%. Adanya peringatan Hari Diabetes Sedunia diharapkan dapat menurunkan angka diabetes di setiap negaranya.

Cara Mengontrol Kadar Gula Dalam Darah

Ada berbagai macam cara untuk mengontrol kadar gula dalam darah tetap normal. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah komplikasi yang dapat timbul akibat kadar gula darah tinggi, seperti penyakit jantung, gangguan penglihatan, hingga kerusakan ginjal.

Namun cara mengontrol kadar gula dalam darah ini juga tergantung pada kondisi masing-masing orang. Bagi orang sehat atau memiliki risiko rendah terkena diabetes, cara mengendalikan gula darah dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat.

Sementara bagi penderita diabetes atau orang yang berisiko tinggi terkena diabetes seperti penderita obesitas, tekanan darah tinggi, atau sindrom metabolic, pengendalian kadar gula umumnya dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat dan konsumsi obat-obatan.

Berikut ini beberapa cara mengontrol kadar gula dalam darah yang bisa dilakukan setiap orang.

1. Menjalani pola makan sehat dan bergizi seimbang

2. Olahraga secara rutin

3. Mengurangi stress

4. Berhenti merokok dan membatasi konsumsi alkohol

5. Mengonsumsi obat-obatan

Bawang Dayak Bisa Membantu Menurunkan Kadar Glukosa dalam Darah

Ada banyak obat herbal yang berkhasiat sebagai obat diabetes melitus. Salah satunya adalah bawang dayak. Bawang dayak adalah jenis umbi-umbian yang banyak dibudidayakan di Kalimantan Selatan.

Sekedar info, bawang dayak dengan bawang merah memang memiliki bentuk yang mirip. Namun, umbi bawang Dayak lebih kecil dan warnanya lebih terang menyala.

Bawang dayak memiliki rasa yang pedas dan agak pahit.  Bawang dayak mengandung alkaloid, saponin, triterpenoid, steroid, glikosida, tanin, fenolik, dan flavonoid.  Senyawa aktif tersebut lah yang membuat bawang dayang efektif mengobati diabetes melitus. 

Beberapa riset yang ada memang menunjukkan hasil positif mengenai manfaat bawang Dayak untuk diabetes. Hanya saja, pengujian ini masih sebatas pengujian klinis awal yang dilakukan pada hewan di laboratorium.

Berikut adalah potensi khasiat dari bawang Dayak untuk penyakit diabetes menurut penelitian. 1. Menurunkan Gula Darah

Sebuah penelitian tahun 2019 dalam Asian Journal of Pharmaceutical Research and Development melakukan pengujian terhadap tikus yang menderita diabetes.

Tikus tersebut disuntikkan ekstrak bawang Dayak yang telah dilarutkan dalam etanol dengan dosis yang berbeda-beda. Hasil riset ini menunjukkan adanya peningkatan konsentrasi insulin dalam plasma darah meski tidak signifikan.

2. Menekan risiko komplikasi diabetes

Pada penjelasan penelitian di jurnal Frontiers of Medicine, antioksidan dalam bawang Dayak (Eleutherine bulbosa) dapat membantu mengatasi kondisi stres oksidatif. Stres oksidatif menandakan serangan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan pada enzim, protein, dan DNA sel. 

Antioksidan pada bawang Dayak seperti alkaloid, saponin, triterpenoid, steroid, glikosida, tanin, fenolik, dan flavonoid. Kandungan antioksidan tersebut dapat mencegah serangan radikal bebas yang dapat merusak fungsi sel.

Cara Budidaya Bawang Dayak di Rumah

Budidaya bawang dayak ternyata bisa dilakukan di rumah. Bahkan penanaman bawang dayak ini cukup menggunakan pot. Lalu, apa saja Langkah-langkah dalam budidaya tanaman bawang dayak ini?

1. Pembibitan

Jika ingin praktis, Anda bisa mendapatkan bibit bawang dayak di beberapa toko bibit ataupun koperasi tani terdekat, namun akan lebih baik jika anda bisa mendapatkan dari petani bawang dayak secara langsung.

2. Media tanam bibit bawang dayak

Kurang lebih dalam waktu 2 hingga 5 hari sebelum masa tanam, Anda disarankan untuk menyiapkan media tanam bibit bawang dayak terlebih dahulu. Siapkan media tanam berupa pot dengan diameter kurang lebih 30 cm, semakin besar pot yang anda gunakan akan semakin baik. Namun jika anda tidak memiliki pot, anda bisa menggunakan kaleng bekas sebagai penggantinya.

Setelah pot siap, anda juga harus menyiapkan media tanam berupa tanah yang sebelumnya sudah digemburkan dan diatur pHnya kurang lebih hampir mendekati netral atau lebih. Lalu campurkan dengan pupuk kandang ataupun pupuk kompos dan sekam dengan perbandingan 2:2:1.

3. Pemindahan bibit bawang dayak

Jika tunas bawang dayak sudah memiliki daun dengan tinggi 5 hingga 10 cm dan kondisinya baik serta layak tanam, lakukan pemindahan ke dalam pot. Waktu yang baik untuk menanam bawang dayak adalah saat memasuki musim kemarau.

4. Perawatan tanaman bawang dayak

Merawat tanaman bawang dayak harus dilakukan agar tanaman ini tumbuh dengan baik. Lakukan penyiraman secara rutin, 1 hingga 2 kali dalam sehari. Selain itu, pemupukan juga harus tetap dilakukan setiap dua minggu sekali.

Pupuk yang bisa digunakan dalam perawatan tanaman bawang Dayak ini adalah pupuk NPK Pelangi, produksi PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT). Pupuk ini turut membantu memperkuat akar dan tunas dan mempercepat pertumbuhan tanaman. Selain itu, pupuk NPK Pelangi juga memperkuat daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit.

NPK Pelangi memiliki kandungan Urea Granul sebagai sumber Nitrogen, DAP sebagai sumber Nitrogen dan Fosfor, KCL Granul sebagai sumber kalium, Filler MgO Granul sebagai sumber Magnesium dan Oksigen, Filler P Granul sebagai sumber Fosfor, dan TE Granul sebagai sumber B2O3 (Boron Trioksida),CuO (Tembaga (II) oksida/Kupri Oksida), ZnO (Seng Oksida),S (Sulfur).

 5. Panen bawang dayak 

Proses terakhir adalah memanen bawang dayak. Setelah masa panen tiba yaitu ketika bawang dayak sudah berumur 5 hingga 6 bulan, anda dapat menghentikan proses perawatan dalam hal memupuk, menyiangi dan menanggulangi hama bawang dayak seminggu sebelum panen.

Penulis: Tyo