Pupuk untuk Menyuburkan Tanah

Cara Memilih Pupuk Pelebat Buah dan Anti Rontok yang Paling Mudah

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Pupuk merupakan material yang ditambahkan pada media tanam atau tanaman untuk mencukupi kebutuhan hara yang diperlukan tanaman sehingga mampu berproduksi dengan baik. Unsur hara yang diperlukan oleh tanaman seperti C, H, O, N, P, K,Ca, Mg, dan Fe bisa diperoleh lewat pupuk.

Anda yang ingin bertani atau berkebun, tentu sangat penting untuk mengetahui jenis-jenis pupuk. Pupuk adalah media yang ditambahkan untuk tanaman untuk mencukupi kebutuhan hara sehingga tanaman mampu berproduksi lebih baik.

Mengutip jurnal yang berjudul Manfaat Penggunaan Pupuk Organik untuk Kesuburan Tanah karya Ida Syamsu Roidah, manfaat penggunaan pupuk, yakni:

  • Menyuburkan tanah
  • Menghindari tanah dari kekerasan
  • Meningkatkan pertumbuhan tanaman

Sejauh ini, ada dua jenis pupuk yang bisa kita temukan, yaitu pupuk organik dan pupuk anorganik. Apa beda kedua pupuk ini?

Pupuk Organik

Menurut jurnal Pupuk Organik, Peluang dan Kendalanya karya Suharwadji Sentana, pupuk organik merupakan pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa-sisa tanaman, hewan, dan manusia.

Jika dilihat dari bentuknya, pupuk organik juga bisa berbentuk padat maupun cair. Berikut beberapa manfaat yang bisa dihasilkan dari pupuk organik, yakni:

  1. Meningkatkan kesuburan tanah. Pemakaian pupuk organik bisa mengurangi kelengketan, sehingga mudah diolah, sedangkan pada tanah berpasir dapat meningkatkan daya ikat tanah terhadap air dan udara.
  2. Memperbaiki kondisi kimia, fisika, dan juga biologi. Kehadiran pupuk organik akan menyebabkan terjadinya sistem pengikatan dan pelepasan ion dalam tanah, sehingga dapat mendukung pertumbuhan tanaman.
  3. Meningkatkan produksi pertanian. Pupuk bisa meningkatkan produksi pertanian karena mampu menghasilkan berbagai macam tumbuhan dan buah-buahan, seperti jagung, wortel, dan lain sebagainya. 
  4. Mengendalikan penyakit-penyakit tertentu. Beberapa tanaman seringkali mengalami penyakit yang disebabkan oleh Phytophthora sp dan lain sebagainya. Penggunaan pupuk yang rutin bisa menjadi salah satu cara untuk menghambat penyakit tersebut.

Beberapa jurnal juga menyebutkan bahwa pupuk organik bisa memiliki peluang untuk budidaya pertanian menjadi lebih maju. Oleh karena itu, keberadaan pupuk organic untuk tanaman memberikan peran yang sangat penting.

Berikut ini adalah beberapa macam pupuk organik:

  1. Pupuk kandang
  2. Pupuk hijau
  3. Pupuk kompos
  4. Pupuk hayati
  5. Humus
  6. Pupuk serasah

Pupuk Anorganik

Tidak hanya pupuk organic, seiring dengan berkembangnya zaman, muncul berbagai jenis pupuk lainnya, seperti pupuk anorganik. Pupuk anorganik merupakan pupuk yang berasal dari bahan-bahan kimia. Bahkan pembuatan pupuk anorganik ini biasanya berasal dari pabrik. 

Ada beberapa manfaat dari pupuk anorganik seperti yang dikutip dari jurnal Kajian Pupuk Anorganik karya Fauzi Albar Rasyiddin, diantaranya:

  1. Penambah unsur hara dan nutrisi untuk tanaman agar menjadi lebih subur.
  2. Memiliki kandungan nutrisi dalam jumlah yang lebih banyak dari pupuk organik.
  3. Pupuk anorganik juga bisa meningkatkan kualitas kesuburan tanah.

Pupuk kimia sendiri terdiri dari beberapa jenis, yaitu:

  1. Urea
  2. ZA (Zwavelzuur Ammonium)
  3. SP-36 (super phosphate)
  4. KCl (Kalium Klorida)
  5. NPK Phonska (Nitrogen Phosphate Kalium)
  6. Dolomite (Kapur Karbonat)
  7. ZK (Zwavelzure Kali)

Cara Memilih Pupuk Pelebat Buah dan Antirontok

Pemupukan menjadi hal penting dalam budidaya, khususnya sebagai pelebat buah. Namun apakah Anda tahu pupuk pelebat buah dan anti rontok yang tepat? 

Ada beberapa tips untuk memilih pupuk pelebat buah yang baik:

  1. Pahami kebutuhan nutrisi pada tanaman

Sebelum memilih pupuk pelebat buah, langkah pertama adalah pahami dulu kebutuhan nutrisinya. Hal ini perlu dilakukan karena merek pupuk apapun yang ada di pasaran memiliki persentase dan kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Karena itu, Anda harus memahami dulu apa saja kebutuhan nutrisi tanaman tersebut.

  1. Unsur hara makro paling penting dalam pembentukan buah

Unsur hara makro yang terdiri dari N, P, dan K tentu dibutuhkan oleh tanaman buah. Namun proporsi kebutuhan Nitrogen (N) lebih sedikit, sedangkan unsur P dan K lebih banyak.

Untuk itu, Anda harus memastikan bahwa pupuk buah yang Anda berikan mengandung unsur P dan K dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. 

  1. Pastikan tanaman mendapatkan unsur hara mikro

Selain unsur hara makro, tanaman buah Anda juga membutuhkan unsur hara mikro. Jenis unsur hara mikro yang dibutuhkan oleh tanaman buah adalah Na;Ca, Mg;Fe, Cu;Zn, Mn;B, dan Co;Mo. Pastikan pupuk pelebat buah Anda mengandung unsur hara makro dan mikro yang lengkap.

  1. Tambahkan bakteri baik

Bakteri baik ini bisa didapatkan dengan menggunakan pupuk organic yang mengandung bakteri baik.

  1. Kandungan nutrisi pupuk untuk pelebat buah

Karena pupuk NPK memiliki takaran hara yang tidak sesuai dengan kebutuhan pembuahan, Anda tidak disarankan mengaplikasikan pupuk ini sebagai unsur hara makro tanaman Anda. 

Pupuk paling cocok untuk tanaman buah-buahan adalah menggunakan pupuk khusus tanaman buah-buahan. Ini karena pupuk tersebut sudah diformulasikan secara ketat untuk mengandung unsur hara makro dan mikro seimbang. (*)

Penulis: Tyo