Tips menyuburkan tanaman layu

Cara Selamatkan Tanaman Layu Ditinggal Mudik, Cek Yuk!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Libur lebaran telah selesai, aktivitas mudik pun telah usai. Namun ternyata selama libur lebaran, tanaman-tanaman Tani Muda yang ditinggal mudik menjadi layu karena kurangnya perawatan. Hal ini bisa terjadi karena selama libur mudik tanaman tidak mendapat cukup perawatan, seperti penyiraman yang mungkin hanya mengandalkan air hujan. Tanaman yang tidak mendapat cukup air akan mengalami kekeringan dan akan menjadi layu. 

Selain karena kekurangan air, beberapa faktor lain yang membuat tanaman layu seperti tumbuhnya gulma, atau bagi tanaman yang berada di pot mengalami penghambatan pertumbuhan karena pot yang kekecilan dan kurangnya nutrisi pada tanah. Nah setelah ditinggal mudik tentu banyak tanaman Tani Muda yang layu terlebih lagi tanaman yang ada di pot. Jangan pusing, karena Tani Muda bisa mengikuti beberapa cara berikut agar tanaman dapat diselamatkan kembali.

Tips Menyuburkan Tanaman Pot yang Layu

Ada langkah khusus untuk menyuburkan atau menyelamatkan kembali tanaman yang layu karena ditinggal mudik. Langkah pertama adalah memindahkan tanaman ke dalam pot baru.

Tani Muda bisa mengganti pot dengan ukuran yang lebih besar. Hal ini bisa membantu tanaman memiliki ruang pertumbuhan yang lebih besar. Sejalan dengan penggantian pot, Tani Muda juga harus mengganti media tanam.

Selain itu, menggunakan campuran tanah yang memiliki humus dan kaya akan unsur hara juga dapat membantu mengembalikan kesuburan tanaman. Tani Muda juga sebaiknya menggunakan media tanam yang dapat menyerap air dan memiliki drainase yang baik agar air tidak menggenang.

Tips berikutnya adalah Tani Muda harus memangkas daun dan batang yang sudah membusuk agar tanaman terlihat segar kembali. Kemudian, perhatikan intensitas sinar matahari yang didapatkan oleh tanaman. Salah satu faktor penting tanaman tumbuh subur dan baik adalah mendapat cahaya matahari yang cukup. Sinar matahari dibutuhkan oleh tanaman untuk melakukan fotosintesis dan untuk mendapatkan tingkat oksigen yang baik. Bila pot tanaman Tani Muda berada di tempat yang mendapat sedikit sinar matahari, Tani Muda bisa memindahkan pot ke tempat yg mendapat cukup sinar matahari. 

Tetapi ada beberapa tanaman yang tidak menyukai sinar matahari secara langsung, jadi Tani Muda bisa menyiasatinya dengan memberi tanaman lindungan untuk tanaman pot.

Hal penting lain yang perlu diperhatikan adalah jadwal dan intensitas penyiraman pada tanaman. Lakukanlah penyiraman pada pagi dan siang hari. Jumlah air bisa disesuaikan dengan tingkat kelembaban tanah pada saat hendak menyiram.

Jika tanah masih terlihat basah, Tani Muda bisa menyiram sedikit air saja, dan bila tanah terlihat kering Tani Muda bisa menambah air untuk menyiram. Langkah terakhir adalah lakukan pemberian pupuk pada tanaman Tani Muda. Pemberian pupuk akan membantu menutrisi tanah dan mempercepat pertumbuhan tanaman. 

Rekomendasi Pupuk untuk Tanaman

Pupuk sangat penting untuk tanaman, karena dari pupuk tanaman akan mendapat cukup nutrisi sehingga membantu perkembangannya. Tani Muda bisa menggunakan pupuk organik maupun pupuk anorganik untuk tanaman di rumah.

Untuk pupuk organik, Tani Muda bisa memberikan, seperti pupuk kandang yang berasal dari kotoran-kotoran hewan, atau pupuk hasil kompos dari sisa-sisa makanan. Bila Tani Muda tidak memiliki pupuk organik, maka Tani Muda juga bisa menggunakan pupuk anorganik, seperti pupuk NPK. 

Stok pupuk 2022

Untuk penggunaan pupuk kimia atau anorganik, Tani Muda harus waspada akan adanya pupuk palsu di pasaran. Tani Muda bisa memilih menggunakan pupuk NPK produk dari PT. Pupuk Kalimantan Timur, di mana pupuk ini sudah dapat dipastikan asli. Keaslian pupuk dapat dikenali dengan ciri-cirinya yang khas dan harganya tidak terlalu murah.

Pupuk NPK produksi Pupuk Kaltim terdiri dari dua jenis, yaitu NPK Blending dan NPK Fusion. NPK dibuat dalam berbagai komposisi, sesuai kebutuhan tanaman dan jenis tanah. Jenis pupuk ini mengandung tiga unsur hara makro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Bahan baku NPK berupa urea, DAP (Diammonium phosphate)/RP (Rock phosphate), KCl (Kalium klorida), dan bahan-bahan lain berupa mikronutrien berkualitas tinggi.

Penulis: Fitri

Latest Article