Manfaat belerang

Manfaat Belerang untuk Pertanian yang Belum Kamu Tahu, Cek Yuk!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Belerang merupakan unsur kimia yang banyak ditemukan di gunung berapi. Mineral yang dikenal dengan sebutan sulfur ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pupuk sulfat dan fosfat untuk menunjang pertumbuhan tanaman. Oleh karena itu, belerang banyak dimanfaatkan dalam sektor pertanian.

Tanaman memerlukan paling sedikit 16 unsur agar tumbuh dengan optimal. Tiga unsur di antaranya, yaitu Carbon (C), Hidrogen (H), dan Oksigen(O) diperoleh dari udara, sedangkan 13 unsur lainnya disediakan oleh tanah. 

Tiga belas unsur tersebut adalah nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), kalsium (Ca), magnesium (Mg), sulfur atau belerang (S), klor (Cl), ferum atau besi (Fe), mangan (Mn), kuprum atau pembaga (Cu), zink atau seng (Zn), boron (B) dan molibdenum (Mo).

Sebagian besar belerang dalam tanah terdapat dalam bahan organik dan belerang yang terlarut dalam tanah. Belerang aktif akan diserap akar, terutama pada rambut akar, lalu masuk ke dalam sel tanaman.

Belerang berperan penting dalam pembentukan struktur dan fungsi enzim dan protein dalam jaringan daun dan biji. Suplai unsur hara belerang yang cukup akan menjamin kecukupan sistein yang berperan penting dalam pembentukan protein biji.

Belerang pada tanaman padi diperlukan untuk sintesis asam amino sistin, sistein, dan metionin, yang selanjutnya membentuk protein. Selain itu, belerang sangat membantu perkembangan pucuk, akar dan anakan.

Padi sawah yang mengalami kekurangan belerang umurnya lebih panjang dengan persentase kehampaan gabah yang tinggi, untuk mengatasi kekahatan belerang pada padi, perlu dilakukan upaya perbaikan kualitas dan produktivitas tanah melalui pemberian pupuk anorganik dan pupuk organik.

Pada tanaman umbi-umbian, sulfur berfungsi untuk memperbaiki kualitas umbi, seperti memperbaiki warna, aroma, rasa, dan ukuran umbi. Pertumbuhan bagian tanaman lainnya yang sangat didukung oleh unsur sulfur adalah pembentukan tunas dan pembentukan zat hijau daun atau klorofil.

Pada tanaman bawang merah, kecukupan sulfur berkaitan erat dengan ukuran dan banyaknya umbi yang dihasilkan. Aroma khas yang dikeluarkan pada bawang merah juga berkaitan erat dengan kandungan sulfur tersebut.

Manfaat Belerang bagi Tanaman

Secara umum, beberapa manfaat belerang bagi pertumbuhan tanaman adalah sebagai berikut:

  1. Membantu pembentukan asam amino.
  2. Membantu pertumbuhan tunas.
  3. Membantu pembentukan bintil akar tanaman.
  4. Merangsang pertumbuhan anakan.
  5. Berperan dalam pembentukan klorofil.
  6. Meningkatkan kekebalan tanaman dari patogen.

Berikut ini beberapa hal yang dialami tanaman jika kekurangan belerang:

  1. Produksi protein tanaman menurun, pertumbuhan sel tanaman kurang aktif.
  2. Terjadi penimbunan amida bebas dan asam amino sampai batas yang berbahaya bagi tanaman, terjadi kerusakan aktivitas fisiologis dan mudah terserang hama dan penyakit.
  3. Produksi klorofil daun menurun, proses asimilasi dan sintesis karbohidrat terlambat, tanaman mengalami klorosis/kekuningan, dan hasil panen rendah.

Tanaman yang kekurangan unsur belerang akan menunjukkan gejala sebagai berikut:

  1. Warna daun muda berubah menjadi hijau muda, tidak merata, sedikit mengkilap agak keputihan, kemudian berubah menjadi kuning kehijauan.
  2. Pertumbuhan tanaman lambat,kerdil, kurus dan berbatang pendek.

Kelebihan unsur belerang juga berbahaya bagi pertumbuhan tanaman. Unsur hara belerang yang berlebihan pada tanaman akan berdampak pada nilai pH yang terlalu asam sehingga daun tanaman lebih mudah rontok.

Kandungan Belerang Terdapat pada Pupuk ZA

Salah satu cara yang dilakukan untuk mengantisipasi gejala kekurangan sulfur pada tanaman adalah dengan memberikan pupuk ZA (Zwavelzure Amonium). Pupuk ZA mengandung sekitar 21% nitrogen dan 24% sulfur atau belerang. Biasanya diterapkan sebagai pupuk dasar oleh petani, sebab reaksi kerja yang agak lambat.

Kandungan belerang pada pupuk ZA akan berperan juga dalam pengembangan sistem imunitas tanaman yang akan meningkatkan kemampuan tanaman untuk mempertahankan diri dari gangguan hama parasit, penyakit dan kekeringan.

Pupuk ZA juga akan dapat meningkatkan produksi dan kualitas panen serta memperbaiki rasa dan warna hasil panen. Perlu diketahui juga bahwa, karena pelepasan nutrisinya yang lambat pupuk ZA lebih cocok untuk dijadikan pupuk dasar.

Manfaat Lain Belerang untuk Kesehatan 

Selain penting bagi pertumbuhan tanaman, belerang atau sulfur juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Sejak dulu, belerang memang dikenal sebagai obat alami yang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit kulit dan penyakit lainnya. Berikut ini kami rangkum beberapa manfaat belerang bagi kesehatan tubuh.

1. Mencegah Jerawat

Belerang atau sulfur mampu membunuh bakteri yang menyumbat pori-pori kulit serta mengurangi penumpukan minyak berlebih. Oleh karena itu belerang kerap digunakan sebagai bahan dasar kosmetik untuk mengobati jerawat ringan. 

2. Mengangkat Sel Kulit Mati

Selain digunakan pada produk anti jerawat, belerang juga digunakan sebagai bahan untuk eksfoliasi. Sulfur bersifat keratolitik yaitu dapat mengupas lapisan kulit luar sehingga cocok digunakan untuk mengangkat sel-sel kulit mati.

3. Mencegah Penuaan Kulit

Belerang dapat membunuh bakteri yang merusak kulit sekaligus merangsang produksi kolagen. Kolagen tersebut berfungsi untuk menjaga elastisitas kulit. Oleh karena itu, belerang kerap digunakan pada produk-produk antiaging atau peremajaan yang berfungsi memperlambat proses penuaan pada kulit.

4. Mengatasi Ketombe

Belerang juga dapat dijadikan sebagai perawatan untuk kulit kepala yang berketombe. Sulfur membantu kulit kepala yang berkerak agar lebih cepat terkelupas serta meningkatkan tekstur, kekenyalan, dan kemilau rambut.

5. Obat Eksim dan Rosacea

Eksim dan rosacea adalah penyakit kulit yang menyebabkan kulit kemerahan, gatal, dan juga iritasi. Obat berbasis sulfur sering kali diresepkan sebagai pengganti antibiotik penyakit rosacea. Belerang yang bersifat antiradang di kulit ini dapat mengatasi gejala rosacea.

Selain rosacea, belerang menjadi obat yang paling direkomendasikan untuk mengatasi eksim. Belerang yang bersifat terapeutik dapat mengurangi gejala eksim seperti kulit kering, bercak gatal, dan juga peradangan.

6. Mengobati Nyeri Radang Sendi

Belerang juga dapat diolah menjadi suplemen. Suplemen belerang kerap digunakan untuk mengurangi nyeri yang disebabkan oleh radang sendi. Belerang dalam bentuk methylsulfonylmethane (MSM) juga diketahui baik untuk kesehatan sendi serta membantu pembentukan jaringan ikat, seperti tulang rawan, tendon, dan ligamen.

7. Meningkatkan Kepadatan Tulang

Kandungan sulfur dalam bawang merah terbukti dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang. Memasuki masa menopause, wanita lebih berisiko mengalami osteoporosis akibat berkurangnya tingkat kepadatan tulang. Wanita yang telah memasuki usia menopause dan rutin mengonsumsi bawang merah memiliki risiko osteoporosis yang lebih rendah.

Ternyata dibalik baunya yang cukup menyengat, belerang punya banyak manfaat untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan kulit. Meski begitu, jangan sembarangan menggunakan belerang ya. Agar tetap aman, gunakan produk-produk berbahan belerang yang sudah teruji dan di bawah pengawasan dokter.

Penulis: Eva