Kembang telang

Mengenal Kembang Telang, Tanaman Hias yang Punya Banyak Khasiat

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Kembang telang adalah tanaman merambat yang biasanya banyak ditemukan di kebun atau tumbuh secara liar. Namun, belakangan ini banyak yang menanamnya sebagai tanaman hias. 

Kembang telang merupakan tumbuhan monokotil dan ada tiga warna bunga yang berbeda yaitu warna biru, putih dan coklat. Berkelamin dua (Hermaphroditus) yang berarti memiliki benang sari (alat kelamin jantan) dan putik (alat kelamin betina) membuat bunga ini dikatakan sebagai tumbuhan yang sempurna dan lengkap. 

Namun, untuk bagian daun hanya terdapat bagian tangkai daun (Petiolus) dan helai daun (Lamina) saja. Untuk bagian akar yang berwarna putih kotor dan termasuk akar tunggang. Terdapat beberapa bagian dari akar tumbuhan bunga telang terdiri dari leher akar, batang akar atau akar utama, ujung akar, dan serabut akar. Bentuknya seperti ginjal kemudian akan berwarna hijau saat masih muda dan berubah menjadi warna hitam saat sudah tua merupakan ciri-ciri biji bunga telang. 

Kembang telang (Clitoria ternatea) aslinya berasal dari Amerika Selatan bagian tengah yang menyebar ke daerah tropik sejak abad 19, terutama ke Asia Tenggara termasuk Indonesia. Bunga ini juga menyebar dan berkembang di Afrika dan Australia. Terdapat sebuah jurnal yang menuliskan adanya kemungkinan tumbuhan ini berasal dari Kawasan di Samudera Hindia, bukan Samudera Pasifik atau Laut China Selatan. 

Kembang telang memiliki keunikan yaitu kerap ditemukan di pekarangan rumah maupun di tepi hutan. Usia tumbuhan merambat ini bisa sampai 20 tahun lamanya. Tumbuhan ini dapat berkembang dengan cepat yang dapat tumbuh setinggi sekitar 2.5 meter. Tumbuhan ini juga dapat beradaptasi dengan segala jenis tanah, dari tanah berpasir hingga tanah liat dan tanah berkapur. Tumbuhan ini cukup toleran terhadap salinitas. 

Melansir dari mybluetea.co.au, manfaat kesehatan kembang telang antara lain adalah meningkatkan daya ingat, meningkatkan suasana hati yang seimbang, dan sistem kekebalan yang sehat. Manfaat kesehatan ini juga semakin didukung oleh bukti-bukti sains modern.

Kembang telang dikenal juga untuk meningkatkan vitalitas dan proses penuaan yang sehat. Bunga ini penuh dengan antioksidan, termasuk proantosianidin (yang mendukung kolagen dan elastisitas kulit) dan antosianin (mendukung kesehatan rambut dan mata). Kedua bahan ini membantu meningkatkan siklus hidup sehat sel Anda secara keseluruhan.

Kembang telang yang diseduh biasa disebut dengan Blue Tea, adalah ramuan herbal bebas kafein, dibuat dengan merebus bunga kering atau segar dari tanaman Clitoria ternatea. Hal terbaik dari minuman ini adalah kandungannya yang benar-benar bebas kafein, dan dikemas dengan antioksidan.

Seperti apa pun pada umumnya, segala sesuatu yang baik pasti tetap memiliki efek samping atau dampak yang tidak baik. Sama halnya dengan bunga telang, yang belakangan sedang populer dikonsumsi oleh masyarakat luas. Kembang telang memang membawa banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh. Melansir dari teahow.com, manfaat kembang telang di antaranya adalah:

  • Membantu menurunkan berat badan
  • Parasetamol alami
  • Bermanfaat untuk kesehatan mata
  • Memerangi efek diabetes
  • Nol kafein
  • Baik untuk kesehatan jantung
  • Dikemas penuh dengan antioksidan
  • Memiliki sifat anti penuaan
  • Memerangi rambut rontok prematur/pola kebotakan pria
  • Efektif melawan stres, kecemasan, dan depresi
  • Tingkatkan kesehatan otak secara keseluruhan
  • Memiliki sifat anti inflamasi

Cara Mengonsumsi Kembang Telang

Kembang Telang biasanya diolah menjadi bubuk, pewarna makanan,dan dikeringkan untuk menjadi minuman.

Untuk menikmati kembang telang, tidak perlu bingung. Sekarang ini banyak terdapat resep minuman dari kembang telang yang mudah dibuat. Kembang telang ini bisa menjadi salah satu bahan pilihan penggemar minuman herbal.

Bagaimana rasa teh kembang telang? Saat dikonsumsi sebagai minuman, bunga ini memiliki rasa tawar menyerupai teh hijau. Untuk menambahkan rasa, bisa dicampurkan madu, parutan jahe, perasan jeruk lemon ataupun bahan alami lainnya.

Minuman dari bunga segar, kering, ataupun bubuk memiliki warna biru yang khas. Ada yang unik dari minuman kembang telang ini. Warna biru minuman ini berubah menjadi ungu ketika diberikan cairan asam seperti perasan jeruk lemon.

Cara Menanam Kembang Telang

Kembang telang dapat menikmati sinar matahari penuh untuk pertumbuhannya. Namun, tanaman ini tumbuh subur pada kondisi minim cahaya termasuk naungan parsial. 

Kembang telang juga mentolerir kondisi iklim yang sejuk dan lembab sampai batas tertentu, tapi menginginkan kondisi bebas embun beku. Mengenai penyiraman, tanaman ini lebih baik disiram secara teratur di musim tanam pertama untuk menyerap nutrisi di tanah. 

Kembang telang lebih menyukai kualitas tanah yang kaya dan berpasir dengan nilai pH dari 6,6 hingga 7,5. Untuk hasil terbaik, pastikan tanah memiliki drainase yang baik dan terdiri dari kompos dan bahan organik. Anda bisa memberinya pupuk 1-2 kali setahun dengan pupuk organik cair. Pertimbangkan untuk mencangkok ketika tanaman telah mencapai ketinggian minimal 6 inci (182 cm). 

Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan mengenai perawatan dan pemeliharaannya: 

  1. Hindari penyiraman berlebihan untuk menjaga tanaman dalam kondisi terbaiknya. 
  2. Sering-seringlah memangkasnya agar tidak menjadi berkaki panjang atau lebat.
  3. Pemangkasan mencakup pemusnahan komponen tanaman yang mati, rusak, atau sakit di musim apa pun. 
  4. Saat menanam, pilih jenis tanah apa saja asalkan memiliki drainase yang baik dan letakkan tanaman di tempat yang menerima sinar matahari maksimal. 

Terkait hamanya, biasanya yang menyerang kembang telang adalah kutu daun, tungau, dan laba-laba yang memakan semak abadi. Untuk mengusir hama, Anda bisa menggunakan minyak mimba atau minyak neem. Selain itu, overwatering atau under watering seringkali menyebabkan hama seperti ulat dan belalang menyerang tanaman itu.

Tips kedua yang perlu kamu lakukan agar bunga telang yang kamu rawat jadi rajin berbunga adalah harus rajin memberi pupuk secara berkala. Untuk pupuknya bebas, kamu bisa pakai pupuk apapun, asal sebulan sekali bunga telang kamu pupuk, ingat ini penting. 

Salah satu pupuk yang cocok untuk tanaman kembang telang adalah NPK Pelangi produki PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim). NPK Pelangi dibuat dengan Teknik pencampuran secara fisik (bulk blending) menggunakan bahan baku berkualitas tinggi seperti Urea Granul, Diammonium Phospate (DA) dan KCL yang merupakan sumber kalium dari serpihan asli (flake, dengan kandungan Kalium Oksida (K2O) sebesar 60%. 

Keunggulan NPK Pelangi diantaranya melepaskan unsur hara sesuai karakteristik atau sifat asli bahan baku, karena urea granul merupakan slow release nitrogen fertilizer yang lebih efisien diserap tanaman.

Selain itu, NPK Pelangi juga memiliki kandungan unsur fosfat yang sangat tinggi, dengan berbagai komposisi unsur hara yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Di samping itu juga lebih efektif, efisien, dan tahan lama, serta mampu meningkatkan hasil panen.

Penulis: Tyo