cara budidaya buah plum

Peringatan Hari Buah: Mengenal Buah Plum dan Cara Tepat Merawatnya di Rumah

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Pernahkah Anda mendengar Hari Buah Sedunia? Meski jarang dirayakan besar-besaran, tapi peringatan Hari Buah Sedunia tetap penting diketahui. Hari Buah Sedunia diperingati setiap tanggal 1 Juli. 

Mengutip laman Kementerian Kesehatan, hari buah pertama kali dilaksanakan di Berlin, Jerman pada 2007. Perayaan ini awalnya bertujuan untuk berbagi buah dan sayur dengan sesama dalam hidangan makanan agar tercipta solidaritas.

Laman International Fruit Day menyebut, saat itu kue buah serta potongan buah segar diberikan kepada lebih dari 400 tamu untuk berbagi bersama orang lain. Peringatan hari buah memiliki subjek dasar sosial, yaitu berbagi makanan.

Indonesia yang merupakan salah satu negara penghasil buah terbesar di dunia juga menandai tanggal 1 Juli sebagai Hari Buah. Hari Buah tidak hanya memiliki tujuan untuk melakukan suatu perayaan dengan tema buah. Namun hari buah ini memiliki makna sebagai persamaan untuk seluruh negara di dunia.

Mengenal Buah Plum dan Manfaatnya

Meski bukan tanaman asli Indonesia yang beriklim tropis, buah plum masih bisa tumbuh dengan baik di sini. Sebab, syarat tumbuh tanaman yang baik tidak hanya dari faktor tanahnya saja. 

Sebelum membahas bagaimana cara budidaya buah plum di Indonesia, ada baiknya kita mengenal manfaat dari buah ini. 

Plum termasuk ke dalam keluarga Rosaceae yang juga mencakup buah persik dan buah aprikot. Buah plum adalah salah satu jenis buah yang banyak dibudidayakan di negara barat, seperti Amerika dan Eropa. Buah ini kaya akan antioksidan yang bermanfaat untuk menangkal radikal bebas.

Buah plum termasuk superfood. Adapun kandungan gizi di dalam satu buah plum, yakni:

  • Energi: 30 kalori
  • Karbohidrat: 8 gram
  • Serat: 1 gram
  • Gula: 7 gram
  • Vitamin A: memenuhi 5% dari angka kebutuhan gizi
  • Vitamin C: memenuhi 10% dari angka kebutuhan gizi
  • Vitamin K: 5% dari AKG

Selain itu, buah plum juga mengandung berbagai jenis mineral yang tak kalah penting untuk tubuh, seperti kalium, tembaga, serta mangan.

Berikut adalah beberapa manfaat buah plum untuk kesehatan:

1. Menurunkan berat badan

Buah plum termasuk buah yang rendah kalori dan mengandung asam lemak tak jenuh. Selain itu, buah ini juga kaya akan serat, vitamin C, dan vitamin A. Berkat kandungan inilah buah plum baik dikonsumsi oleh orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Mengonsumsi buah plum juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini berkat kandungan antioksidan yang tinggi di dalamnya, sehingga bila dikonsumsi secara rutin, buah plum dapat mencegah kerusakan sel-sel tubuh akibat radikal bebas.

3. Menjaga kesehatan mata

Vitamin A atau beta karoten sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mata. Buah plum segar mengandung vitamin A yang cukup tinggi, yaitu sekitar 5%. Oleh karena itu, konsumsilah buah ini secara rutin jika Anda ingin menjaga kesehatan mata.

4. Mencegah sembelit

Buah plum juga terkenal dengan kandungan serat alami yang sangat tinggi. Kandungan serat dalam buah plum ini bermanfaat untuk memadatkan feses dan melancarkan proses pembuangannya. Konsumsi buah plum secara teratur dapat menurunkan risiko Anda mengalami sembelit. 

5. Menjaga kadar gula darah  

Meski tinggi karbohidrat, mengonsumsi buah plum tidak menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang berlebihan. Hal ini karena buah plum mampu meningkatkan kadar adinopektin, yaitu hormon yang berperan dalam mengatur kadar gula darah. Selain itu, serat alami di buah plum juga berperan untuk menghambat penyerapan karbohidrat di dalam usus.

6. Mencegah osteoporosis

Mengonsumsi buah plum kering secara rutin juga baik untuk kesehatan tulang. Hal ini karena kandungan boron di dalamnya bisa memperpanjang daya tahan vitamin D dan estrogen dalam tubuh.

Tak hanya itu, buah plum kering juga kaya kandungan vitamin K, magnesium, kalium, dan antioksidan yang mampu melindungi tulang dari kerusakan akibat radikal bebas.

Untuk mendapatkan beragam manfaat buah plum yang telah dipaparkan di atas, Anda perlu mengonsumsi buah ini secara rutin. Namun, jangan hanya mengandalkan buah plum untuk menjaga kesehatan.

Jalani juga pola hidup yang sehat dan konsumsilah beragam makanan dengan gizi seimbang. Bila perlu, berkonsultasilah dengan dokter untuk menentukan jenis makanan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Cara Merawat Buah Plum di Rumah

Memang buah plum masih sangat jarang tumbuh di Indonesia. Tapi, budidaya pohon plum sebenarnya bisa menjadi prospek bisnis yang menjanjikan. Cara menanam dan merawat buah ini tidaklah sulit seperti yang dibayangkan. Banyak petani di Indonesia yang sudah berhasil menanam pohon plum.

Keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi petani lainnya yang ingin membudidayakan buah plum. Apalagi, untuk mendapatkan bibit plum sangat mudah. Lokasi budidaya bisa dilakukan di dataran rendah. Budidaya plum di Indonesia sangat layak dikembangkan.

Hal penting dari cara budidaya buah plum di Indonesia adalah mencari bibit unggul buah plum. Kemudian pelajari karakteristik pertumbuhan buah plum. Budidaya buah plum bisa dilakukan pada ketinggian satu meter. Buah ini harus ditanam di dataran rendah.

Ketinggian tanah memang menjadi faktor keberhasilan dalam budidaya buah plum di Indonesia. Sebab, pertumbuhan akan menjadi kurang maksimal jika bibit ditanam pada dataran tinggi 580 meter di atas permukaan laut. Sehingga pohon plum pun akan menjadi kurang produktif.

Saat muda, buah plum akan bewarna hijau, kemudian berubah warna menjadi cokelat kehitaman jika telah matang. Kematangan buah plum juga ditandai dengan tekstur yang sedikit lunak bila ditekan.

Untuk menanam buah plum di kebun, buatlah lubang tanam dengan kedalaman 20-40 centimeter. Kemudian beri jarak antar bibit sekitar 6 meter. Pemberian jarak ini bertujuan agar pertumbuhan tanaman plum tidak terganggu, karena pohonnya bisa tumbuh dengan diameter 10 centimeter lebih. Masa panen buah plum bisa dilakukan pada usia 4-5 tahun.

Cara Tabulampot Buah Plum

Buah plum tidak hanya bisa ditanam di lahan yang luas, tetapi juga bisa tumbuh dengan baik di dalam pot ataupun polybag. Lakukan penanaman dengan cara mencangkoknya. Hanya dalam kurun waktu sekitar 1-2 bulan pasca cangkok, bibit tanaman buah plum ini siap dipindahkan ke dalam pot. 

Cara penanaman bibit buah plum dalam pot dilakukan dengan menggunakan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kotoran hewan ternak, seperti kotoran sapi atau kambing dengan perbandingan 1:1.

Lakukan perawatan berupa pemupukan dan penyiraman. Pemupukan tersebut dilakukan dengan menggunakan pupuk kandang. Sedangkan penyiraman ini bisa dilakukan sehari sekali jika media tanam telah kering. 

Pemupukan juga bisa didukung dengan pupuk buatan seperti pupuk NPK Pelangi. Pupuk produksi Pupuk Kaltim ini sangat cocok untuk semua jenis tanaman buah, pangan, hortikultura dan tanaman perkebunan. 

NPK Pelangi dibuat dengan teknik pencampuran secara fisik (bulk blending) menggunakan bahan baku berkualitas tinggi seperti Urea Granul, Diammonium Phospate (DAP) dan KCL yang merupakan sumber kalium dari serpihan asli (flake) dengan kandungan Kalium Oksida (K2O) sebesar 60%. 

Keunggulan NPK Pelangi diantaranya melepaskan unsur hara sesuai karakteristik atau sifat asli bahan baku, karena urea granul merupakan slow release nitrogen fertilizer yang lebih efisien diserap tanaman.

Tempat untuk menanam buah plum sebaiknya diletakkan pada tempat yang terkena pantulan sinar matahari secara langsung. Dengan begitu, pertumbuhan buah plum akan lebih maksimal. (*)