Planting Wild Plants

Planting Wild Plants a la Dominique Diyose

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Dominique Diyose termasuk salah satu artis yang terkena demam berkebun saat pandemi Covid-19 melanda. Terlihat dari laman Instagram-nya @dominiquediyose, ia memiliki kebun mungil di belakang rumah yang ditanami dengan berbagai jenis tanaman, termasuk tanaman liar atau wild plants.

Model yang kini menetap di Bali itu kerap membagikan potret dengan latar kebun atau tanaman koleksinya, serta aktivitasnya menanam wild plants. Pada salah satu unggahannya, terlihat rak kayu tinggi yang berisikan beberapa pot tanaman, termasuk pot semai. 

Di tengah kesibukan mengasuh anak, Dominique nampak bahagia merawat tanaman liar. Bagi Dominique, aktivitas ini bisa menjadi sebuah terapi dalam kehidupannya. “Nursing babies, nurturing seedlings, planting wild plants after foraging. Life’s a therapy,” tulisnya pada unggahan Mei 2020 lalu.

Salah satu jenis tanaman liar yang ada di kebun Dominique adalah bunga zinnia atau yang lebih dikenal dengan nama kembang kertas. Disebut begitu karena bunga ini memiliki mahkota bunga yang sangat tipis dan kaku mirip dengan lembaran kertas. 

Zinnia memiliki beberapa macam warna, yang dimiliki Domique adalah yang berwarna merah. Bentuk bunga zinnia melingkar dari susunan kelopak bunga yang menjadi satu. Memiliki daun kecil dengan permukaan berbulu halus. Visual bunga zinnia sangat estetik.

Zinnia biasanya berkembang dan tumbuh baik di daerah tropis. Cara menanam bunga zinnia juga tidak sulit. Karena termasuk tanaman liar, zinnia bisa tumbuh meski hanya ditebar di atas tanah.

Jangan heran ya jika saat ini banyak tanaman liar yang sengaja dibudidayakan, karena beberapa jenis tanaman liar memiliki keindahan tersendiri. 

Tanaman Liar yang Ternyata Punya Banyak Manfaat 

Selain bermanfaat mempercantik taman di rumah, ternyata beberapa jenis tanaman liar yang sering dianggap sebagai gulma memiliki banyak manfaat loh. Dirangkum dari Merdeka.com, berikut ini lima jenis tanaman liar yang didalamnya tersimpan banyak manfaat bagi kesehatan.

1. Bayam Duri

Bayam duri (Amaranthus spinosios) memang jarang dikonsumsi karena daunnya keras, tidak seperti bayam daun dan bayam raja. Batang tanaman ini pun liat serta berduri.

Bayam duri dianggap sebagai gulma di ladang dan sawah, namun sebenarnya ia memiliki khasiat obat. Akar bayam duri berkhasiat untuk mengobati bisul, wasir (hemoroid), eczema, gusi berdarah, gusi bengkak, melancarkan ASI, meringankan demam, mengobati kutil, serta obat luka bakar

2. Rumput Teki

Rumput teki (Cyperus rotundus L.) atau suket teki adalah gulma yang sulit dikendalikan dan sering tumbuh pada area lahan tanaman budidaya. Namun rumput liar ini juga memilki manfaat.

Umbi rumput teki dapat mengobati kencing batu, memperbaiki siklus menstruasi, menyembuhkan berbagai penyakit kulit, mempercepat proses pembekuan darah, memperlancar buang air besar, merangsang produksi ASI, menurunkan demam, dan mengobati keputihan. Jika dilumatkan dan dioles ke kulit, tanaman ini juga efektif mengusir nyamuk.

3. Kitolod

Kitolod (Hippobroma longifora, Isotoma longifora) adalah tanaman liar dengan daun hijau tua dan bergerigi yang mudah ditemukan di dekat perairan atau tanah lembap. Bunganya berukuran mungil dan berwarna putih.

Kitolod mengandung zat alkaloid seperti lobelin, lobelamin, dan isotomin, saponin, flovonoid, dan polifenol. Kitolod memiliki sifat antiinflamasi, antikanker, analgesik, dan hemostatik. Tanaman ini juga berkhasiat untuk obat mata, sakit gigi, menyembuhkan luka, obat asma, obat radang tenggorokan.

Meski begitu, getah kitolod juga mengandung racun dosis rendah. Karena itu Anda harus berhati-hati dalam mengolahnya.

4. Putri Malu

Meski keberadaannya tidak terlalu menarik perhatian, putri malu (Mimosa pudica) ternyata menyimpan sejumlah potensi sebagai tumbuhan herbal untuk membantu mengatasi penyakit diabetes. Di antaranya, menurunkan kadar gula dalam darah, meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh, mengurangi risiko komplikasi yang mungkin terjadi akibat diabetes, serta menurunkan berat badan. Ekstrak akar putri malu juga kerap dijadikan bahan pembuatan obat luka diabetes.

5. Meniran

Meniran memiliki daun mirip putri malu. Tanaman ini mengandung kandungan senyawa seperti alkaloid, damar, flavonoid, kalium, lignan, saponin, dan tanin. Ada dua jenis meniran, yaitu meniran hijau (Phyllanthus niruri L) dan meniran merah (Phyllanthus urinaria L). Keduanya sama-sama berkhasiat sebagai obat.

Meniran berkhasiat melancarkan air seni (diuretik), meningkatkan daya tahan tubuh (immunomodulator) dan menurunkan demam. Manfaat lain dari meniran adalah mengobati sakit maag, menghilangkan nyeri haid, mengobati sakit malaria, menyembuhkan sakit gigi, menurunkan berat badan, menyembuhkan luka bakar dan mengobati epilepsi.

Meski memiliki banyak khasiat, Profesor H. M. Hembing Wijayakusuma dalam bukunya yang berjudul Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia (1996) mengingatkan konsumsi meniran berlebihan bisa menyebabkan lemah syahwat. Jadi sebaiknya memang dikonsumsi sesuai saran ahli herbal.

Jika sudah tahu manfaatnya, jangan buru-buru memangkas tanaman liar yang tumbuh di sekitar taman ya. Siapa tahu Anda bisa memanfaatkannya sebagai herbal yang membantu penyembuhan jenis penyakit tertentu.

Penulis: Eva