industri-pupuk-pupuk kaltim

Sambut Ramadan, Industri Pupuk Ini Semangat Meningkatkan Keharmonisan dengan Masyarakat

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) meraih penghargaan Public Relation Indonesia Awards (PRIA) 2022 dari PR Indonesia, untuk kategori Anak Usaha BUMN dengan predikat Bronze Winner pada sub kategori Sustainability Report. Penghargaan berlangsung di PO Hotel Semarang Jawa Tengah, Jumat (25/3/2022). 

VP Komunikasi Korporat PKT Tommy Johan Agusta mengungkapkan, penghargaan ini menjadi salah satu dorongan bagi pihaknya untuk terus meningkatkan performa dan kinerja kehumasan, sebagai faktor penting dalam mendukung aktivitas bisnis perusahaan secara strategis. Utamanya membangun citra positif sekaligus meningkatkan harmonisasi bersama masyarakat, selain berperan sebagai sumber rujukan informasi perusahaan bagi seluruh stakeholder. 

“Tentunya penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan kinerja kehumasan, khususnya di Departemen Komunikasi Korporat PKT dalam mendukung aktivitas bisnis perusahaan,” ujar Tommy.

Menurut Tommy, peran kehumasan terus dimaksimalkan sebagai garda terdepan membangun sinergi di lingkungan internal maupun eksternal. Hal itu menjadi salah satu fokus implementasi keberlanjutan di seluruh bidang, mengingat perusahaan harus mampu menjawab tantangan di era digital untuk lebih dekat kepada publik dengan mengedepankan pola komunikasi yang efektif, terbuka dan relevan.

“Gagasan inilah yang terus kami kembangkan, melalui inovasi dan strategi yang disesuaikan perkembangan teknologi. Didukung kekompakan tim sebagai kekuatan utama,” ucap Tommy.

Begitu pula sinergi bersama stakholders, turut berperan penting melalui pola kemitraan yang strategis, sehingga seluruh informasi yang bersifat aktivitas bisnis maupun Community Development mampu tersampaikan dan dipahami seluruh kalangan. Termasuk pemanfaatan media sosial serta informasi daring melalui website perusahaan yang menjadi sarana edukasi efektif bagi masyarakat terkait peran PKT dalam mendukung ketahanan pangan nasional

“Kami menyadari tanggung jawab fungsi kehumasan terus berkembang, dan PKT senantiasa melakukan penyesuaian dengan memaksimalkan seluruh potensi yang ada,” tambah Tommy.

Kinerja Pupuk Kaltim Tahun 2021

PT Pupuk Kalimantan Timur mencatatkan kinerja perolehan laba tertinggi sepanjang masa pada 2021, meski volume produksi konstan dibandingkan dengan capaian 2020. Direktur Utama Pupuk Kaltim Ramhad Pribadi mengatakan sepanjang tahun lalu perseroan membukukan total laba Rp6,17 triliun atau 311 persen dari target. 

Adapun, pertumbuhannya mencapai 176,68 persen dibandingkan perolehan 2020 sebesar Rp2,23 triliun. Sementara itu, volume produksi pupuk sepanjang 2021 tercatat sebesar 6,72 juta ton, atau sama dengan perolehan 2020.

“Tahun 2021 sudah diaudit, kami mencapai profit Rp 6,17 triliun, tiga kali lipat dari target sebelumnya. Pupuk Kaltim mampu keluar dari COVID-19 dan bisa memanfaatkan peluang maka laba 2021 menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Pupuk Kaltim,” ucap Rahmad, dalam konferensi pers paparan kinerja secara virtual, Kamis (24/3/2022).

Rahmad menuturkan, laba ditopang oleh kinerja produksi dan penjualan pupuk. Tercatat kinerja produksi mencapai 6,72 juta ton atau meningkat 104 persen dari target tahun 2021. Produksi pupuk mendominasi sekitar 3,56 juta ton, diikuti oleh amoniak 2,94 juta ton, dan NPL 217.000 ton. Sementara itu, penjualan sepanjang tahun 2021 tembus 4,58 juta ton atau 99 persen dari target. Pupuk menjadi komoditas yang paling banyak terjual, yakni 3,49 juta ton. Kemudian, diikuti oleh amoniak 855.000 dan NPK 231.000.

Meski tak menyebutkan angka proyeksi tahun ini, Rahmad membidik kinerja laba yang lebih dari 2021. Adapun untuk volume produksi, utilitas kapasitas produksi perseroan sudah di angka 100 persen. Ke depan, Pupuk Kaltim membidik ekspansi dan diversifikasi usaha. Selain untuk mengembangkan volume produksi juga memperluas pasar-pasar ekspor baru.

Pada kuartal terakhir tahun ini perseroan diproyeksikan sudah dapat mengoperasikan pabrik amonium nitrat, salah satu upaya penghiliran produk berbasis amoniak yang dihasilkan dari gas alam. Upaya penghiliran lain, pembangunan pabrik soda ash yang juga berbahan bahan amoniak dengan kapasitas sekitar 300.000 ton per tahun. Di Papua Barat, perseroan juga akan mengembangKan pabrik amoniak, urea, dan metanol. 

“Persiapan akan kami lakukan di 2022. Kemudian konstruksinya kami harapkan di semester I/2023. Terkait penyelesaian proyek, NPK biasanya lebih pendek, soda ash juga lebih pendek, tetapi sekitar dua, tiga, hingga empat tahun,” imbuh Direktur Operasi dan Produksi Pupuk Kaltim Hanggara Patrianta.

Lebih lanjut, strategi diversifikasi usaha yang dilakukan Pupuk Kaltim tidak hanya terfokus pada potensi bisnis, melainkan juga berbasis pada energi terbarukan. Hal ini dilakukan seiring dengan komitmen perusahaan untuk memimpin transformasi petrokimia menjadi industri hijau. 

Ke depan dalam hal diversifikasi usaha dan ekspansi, PKT juga akan terus mengembangkan bisnis di sektor hilir petrokimia berbasis gas alam. Melalui hilirisasi, komoditas tersebut akan memiliki nilai tambah yang semakin tinggi, seperti hilirisasi amoniak yang dapat meningkatkan nilai tambah.

Prestasi PKT di Awal 2022

PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) meraih dua kategori penghargaan TOP CSR Awards 2022 dari majalah TOP Business, yakni predikat 5 Star TOP CSR dan TOP Leader on CSR Commitment 2022 bagi Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi. Penghargaan diterima Direktur Keuangan dan Umum PKT Qomaruzzaman, bersama SVP Sekretaris Perusahaan PKT Teguh Ismartono di Ballroom Rafles Hotel Jakarta, Rabu (30/3/2022). 

Penghargaan tersebut didasari sejumlah kriteria seperti keselarasan inisiatif CSR terhadap strategi bisnis perusahaan, tingkat adopsi kebijakan dan program CSR terhadap ketentuan ISO 26000:2010 Social Responsibility, sistem tata kelola CSR, tingkat adopsi CSR terhadap konsep Creating Shared Value (CSV), serta implementasi CSR unggulan yang dapat menjadi contoh untuk direkomendasikan kepada perusahaan lain. 

Begitu pula Direktur Utama PKT yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam mendukung kelengkapan sistem, tata kelola dan keberhasilan implementasi CSR perusahaan melalui berbagai kebijakan dan strategi peningkatan program dari tahun ke tahun.

“Dari seluruh kriteria itu, PKT dinilai mampu menjalankan CSR secara optimal dalam mendorong terwujudnya kemandirian masyarakat sesuai ISO 26000 dengan berbagai program inovasi,” ujar Qomaruzzaman.