Selain Pupuk Perhatikan Waktu yang Tepat Mengganti Pot Tanaman Ya!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Memperhatikan kesuburan dan kesehatan tanaman memang menjadi hal mengasyikan untuk yang hobi bercocok tanam. Melihat tanaman tumbuh dan cantik membuat pemilik merasakan bahagia yang tak terkira. Tapi tahukah kamu bahwa bercocok tanam bukan hanya perkara menyiram tanaman saja?

Perawatan pada kebun seperti tata letak tanaman, media tanam yang digunakan, waktu pemberian pupuk dan tak kalah penting adalah rotasi tanaman. Dalam rotasi tanaman penggantian pot adalah salah satu yang juga harus diperhatikan. Kali ini kita akan bahas lebih lanjut kapan waktu yang tepat untuk mengganti pot tanaman, dan hal-hal apa saja yang harus menjadi perhatian kamu saat mengganti pot.

Waktu yang Tepat Mengganti Pot pada Tanaman

Pot merupakan salah satu media tanam yang sering kita gunakan dalam berkebun. Apalagi ketika kita tidak memiliki lahan yang cukup besar. Menggunakan pot juga memudahkan kita untuk mengatur tata letak tanaman, memindahkannya sesuai dengan keinginan hati. Namun tanaman dalam pot juga membutuhkan perhatian dan perawatan yang tak kalah dari menanam langsung di tanah. Mengganti pot tanaman sangat penting untuk pertumbuhan tanaman. Lalu kapankah waktu yang tepat untuk mengganti pot tanaman?

  • Akar tanaman tumbuh dari dasar pot

Salah satu tanda awal kamu harus mengganti pot tanaman kamu adalah ketika akar sudah tampak keluar dari dasar pot. Keluarnya akar menandakan bahwa tanaman sudah membutuhkan ruang yang lebih besar. Pastikan kamu mengganti pot dengan ukuran yang lebih besar dari pot sebelumnya agar tanaman mendapatkan ruang untuk tumbuh dan dapat menyerap nutrisi dari tanah dengan baik.

  • Tanah yang mengering

Tanah adalah unsur yang sangat penting dalam menanam. Ketika tanah didalam pot sudah mengering dan tidak memiliki kelembapan lagi sudah waktunya kamu mengganti pot. Pastikan ketika kamu mengganti pot, kamu juga mengganti tanah agar nutrisinya tetap terjaga.

  • Warna daun menguning

Salah satu alasan kamu harus mengganti pot adalah ketika warna daun tanaman tak lagi hijau. Ini biasanya disebabkan karena kurang baiknya drainase air pada pot. Kamu harus mengganti dengan pot yang memiliki drainase yang lebih baik. 

  • Karakteristik Tanaman

Untuk mengganti pot kamu juga harus mengerti terlebih dahulu karakteristik dari tanaman yang kamu miliki. Karena beberapa tanaman seperti sirih gading, jade plants, ficus atau rubber memiliki karakteristik yang harus diganti potnya dalam waktu sekali setahun. Tanaman seperti kaktus, monstera variegata dan beberapa tanaman bonsai membutuhkan penggantian pot lebih kurang 1,5-2 tahun sekali.

  • Tidak berbunga atau berbuah pada waktu semestinya

Ketika tanaman kamu tidak berbunga atau berbuah, padahal waktunya sudah terbilang cukup untuk berbunga atau berbuah. Itu merupakan tanda bahwa kamu harus mengganti pot tanaman kamu. Ini bisa saja karena pot yang kecil menghambat pertumbuhan tanaman, kurangnya nutrisi dalam tanah juga dapat menjadi faktor. Maka kamu sudah harus mengganti pot tanaman kamu.

Alasan yang sangat penting adalah ketika tanaman kamu sudah tidak lagi tumbuh subur, dan sehat, itu adalah waktu yang tepat untuk melakukan penggantian pot. Lalu hal- hal apa saja yang harus kamu perhatikan dalam mengganti pot?

Hal- hal yang Harus diperhatikan Dalam Mengganti Pot Tanaman

Mengganti pot pada tanaman tentu bertujuan agar tanaman dapat tumbuh subur, sehat dan dapat tumbuh besar dengan baik. Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian kamu ketika mengganti pot pada tanaman. Seperti ukuran pot adalah hal yang sangat penting. Pastikan ketika mengganti pot, kamu harus memilih pot yang lebih besar dan memiliki drainase yang lebih baik dari pot sebelumnya. Ukuran pot yang lebih besar dapat membantu tanaman untuk tumbuh lebih baik karena memiliki ruang yang lebih besar.

Campuran tanah juga harus kamu perhatikan ketika mengganti pot. Mengganti pot tentu sudah pasti kamu juga harus mengganti tanah yang akan diisikan ke dalam pot. Tanaman dalam pot tidak menyukai tanah yang begitu padat, oleh sebab itu diperlukan campuran tanah yang baik. Kamu bisa mengisi pot dengan campuran tanah, sekam dan kompos. Pemindahan tanaman juga merupakan hal yang harus diperhatikan. Ketika memindahkan tanaman dari pot asalnya, pastikan untuk menggemburkan tanahnya terlebih dahulu, tarik perlahan tanaman, perhatikan akarnya. Kamu bisa saja memotong akar apabila dikira terlalu berserabut. Bersihkan tanaman dari hama, daun yang menguning sebelum dipindahkan.

Penanaman kembali juga hal yang tak kalah penting. Dalam menanam tanaman pastikan akar tidak terlalu dalam ataupun terlalu berada di permukaan tanah. Kamu harus menanam dengan posisi akar berada di tengah- tengah pot. Ini menjadi perhatian karena apabila tanaman terlalu berada dipermukaan akan menyebabkannya mudah goyah dan tidak kokoh. Penyiraman adalah hal terakhir yang harus kamu perhatikan. Siram tanaman dengan air yang tidak terlalu deras, dan jangan sirang dengan terlalu banyak air. 

Penulis: Fitri Mariya Amin