Tips bertani cabe

Sudah Tahu Belum, Alasan Pelawak Narji Beralih Jadi Petani Sukses?

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

Lama tak terlihat dilayar kaca, Narji yang merupakan seorang pelawak, presenter, dan aktor ini ternyata memiliki kegiatan lain, yaitu bertani. Kegiatan itu dibagikannya melalui kanal Youtube pribadi. Konten- konten pada kanal Youtube tersebut berisi aktivitas sehari- harinya bersama keluarga, beberapa wawancara dan podcast bersama teman- teman sesama artisnya, terutama konten berkebun dan bertani. 

Bertani dan berkebun menjadi salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh Narji saat ini. Setelah vakum dari dunia pertelevisian. Narji memilih untuk bertani dan berkebun sebagai bisnis barunya. Dalam vidio di kanal Youtubenya tersebut, Narji tampak aktif dalam mengolah kebun dan sawah yang dimilikinya. 

Narji mengaku kegiatan bertani dan berkebun merupakan ketidaksengajaan. Berawal dari ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga, Narji dan keluarganya pulang ke kampung istri di daerah Pekalongan. Di sanalah Narji mengaku memulai berkebun dengan memanfaatkan lahan kosong yang ada di dekat rumah mertuanya.

Ketertarikannya kepada dunia pertanian juga ketika melihat banyak masyarakat pekalongan yang memilih untuk berinvestasi pada sawah dan kebun. Kemudian Narji pun memilih juga untuk berinvestasi pada bidang pertanian. Narji memiliki sawah yang berada di daerah Dawuan.

Memanfaatkan Lahan Kosong

Meski mengaku memasuki dunia pertanian adalah ketidaksengajaan, Narji tetap totalitas dalam mengerjakan kegiatan ini. Hal ini terbukti karena Narji terjun sendiri dalam menggarap lahan yang dimilikinya. Mulai dari mencangkul dan menggemburkan tanah, membersihkan lahan, menyiapkan bibit padi, membajak sawah sampai pernah terseret oleh kerbau ketika membajak, dan memanen ia lakukan. Narji mengaku bahwa ia belajar dari mertuanya yang juga merupakan petani dan sudah lebih dulu memiliki lahan pertanian. 

Banyak jenis sayur dan buah- buahan yang ditanam oleh Narji dan mertua. Selain menanam padi pada sawahnya, Narji juga menanami lahan pertaniannya dengan jahe merah, sayur bayam, sayur sawi, ubi,  porong- porong, hingga pisang cavendish. Selain bertani dengan panduan dan bantuan mertua, Narji juga sering kali berkolaborasi dengan para petani- petani yang sudah sukses di daerah Pekalongan. 

Mendapat Hadiah Sawah dari Istri

Ketika bertani sudah menjadi salah satu kegiatan tetap yang dilakukan oleh Narji, sang istri Diyan diam- diam telah menyiapkan kejutan untuk suaminya. Diyan secara diam- diam membeli lahan sawah baru melalui perantara ayahnya untuk dijadikan hadiah untuk suami.

Diyan memberi kejutan dengan cara meminta Narji untuk mulai mengerjakan dan menggarap sawah tersebut bersama ayahnya dan orang- orang lainnya yang membantu. Ketika istirahat, diyan datang membawa bekal makan siang dan saat itulah ia memberi tahu pada Narji bahwa sawah itu adalah hadiah yang diberikannya pada Narji. 

Diyan mengaku bahwa ia memberikan sawah sebagai hadiah untuk suami karena ingin berinvestasi melalui pertanian. Menurutnya memiliki sawah adalah investasi jangka panjang yang bagus daripada menyimpang uang.

Lahan pertanian baru yang diberikan oleh Diyan memiliki luas sekitar lebih dari 3000 m persegi. Kini dengan semakin luasnya lahan pertanian yang dimiliki oleh Narji dan keluarga, membuat waktunya lebih banyak dihabiskan di Pekalongan daripada di Jakarta untuk mengurus lahan pertaniannya. 

Narji kini telah menjadi petani sukses, berkat kerja kerasnya yang mau terjun sendiri untuk mengerjakan lahannya. Dibantu oleh sang mertua Narji juga mempekerjakan masyarakat sekitar sehingga bisa membantu membuka lowongan pekerjaan juga.

Meski sudah terbilang sukses, Narji juga tidak malu untuk terus belajar dan bertanya pada petani- petani sukses lainnya. Selain belajar Narji juga melakukan kolaborasi dengan petani- petani tersebut. 

Penulis: Fitri