The Secret Garden

The Secret Garden, Rekomendasi Film yang Inspiratif Buat Para Pecinta Tanaman

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Topik Pembahasan

The Secret Garden menjadi salah satu film yang direkomendasikan untuk kamu yang suka dengan taman dan tanaman. Film ini menceritakan tentang seorang anak bangsawan yang menemukan sebuah taman yang terkunci.

Awalnya, Mary tinggal di India. Ketika semua anggota keluarganya meninggal karena penyakit kolera, Mary dibawa untuk tinggal bersama dengan pamannya di Yorkshire, Inggris. Mary tinggal bersama paman, beberapa pelayan dan sepupunya Colin di Mansion milik pamannya.

Ketika Mary sedang berkeliling di sekitar Mansion, ia menemukan sebuah taman yang terkunci. Mary akhirnya menemukan cara untuk masuk ke dalam taman tersebut dan menemukan kuncinya. Ternyata itu adalah sebuah taman rahasia milik mendiang istri dari pamannya. Taman tersebut memiliki kekuatan magis, Mary akhirnya memutuskan untuk membawa Colin sepupunya yang lumpuh untuk datang ke taman. Tak disangka- sangka taman tersebut dapat membantu menyembuhkan Colin.

Film The Secret Garden ini merupakan adaptasi keempat dari novel yang berjudul sama karya dari Frances Hodgson Burnett. Film yang tayang pada 2020 ini diperankan oleh beberapa aktor peraih piala oscar. Dixie Egerickx, Colin Firth dan Julie Walter. Film ini diproduseri oleh orang yang juga memproduseri film Harry Potter dan Paddington David Heyman dan disutradarai oleh Marc Munden.

Manfaat Taman di Dunia Nyata Khususnya di Rumah

Bila di film The Secret Garden, sebuah taman memiliki kekuatan magis yang sangat memikat dan dapat menyembuhkan, tidak jauh berbeda dengan di kehidupan nyata. Sebuah taman di rumah dapat memberikan banyak manfaat bagi pemiliknya sebagai berikut:

  • Memperindah hunian/ rumah.

Adanya taman yang indah, cantik dan terawat, tentu dapat memberikan nilai lebih pada hunian.

  • Menangkal polusi

Sebagaimana yang kita ketahui, banyak dari tanaman yang menghasilkan oksigen. Hal ini tentu memberikan udara yang segar dan mampu menangkal polusi udara. Taman bisa menjadi suplai oksigen di rumah sehingga dapat menjadikan rumah terasa lebih segar dan sejuk.

  • Menjadi area resapan air

Adanya taman, dapat membantu terhindar dari banjir ketika musim hujan tiba. Tanaman dapat meresap air hujan di tanah sehingga tidak membuat air tergenang.

  • Membantu menghilangkan stres

Bila sedang stress, dengan melihat-lihat taman, atau menghabiskan waktu dengan beristirahat di taman sungguh sangat efektif. Kamu bisa merasakan segar kembali, dan pikiran menjadi tenang.

  • Menyalurkan hobi

Dengan memiliki taman, tentu itu dapat menjadi wadah penyaluran hobi berkebun. Kegiatan positif ini dapat membantu menyegarkan pikiran, juga dapat menjadi salah satu kegiatan untuk healing, atau proses penyembuhan.

Tips Membuat Taman di Rumah

Memiliki taman tidak harus dengan lahan yang besar, kamu bisa memanfaatkan sisa lahan yang ada di rumah. Yuk ikuti tips berikut agar kamu juga bisa memiliki taman di rumah!

Pertama- tama kamu harus bisa menentukan jenis tanaman yang akan ditanam. Pilihlah tanaman yang menghasilkan banyak oksigen. Kamu bisa membuat taman dengan tanaman bunga- bunga, sayuran ataupun buah. Selanjutnya kamu harus memilih tempat yang akan ditanami. Pastikan daerah yang akan menjadi taman mendapatkan cahaya matahari dengan rata-rata 6-8 jam perhari. Matahari sangat penting untuk tanaman berfotosintesis dan berkembang. Aliran air juga sangat penting untuk diperhatikan.

Setelah itu kamu bisa memulai untuk menanam. Kamu bisa menanam dengan menggunakan banyak metode. Kamu bisa menanam dengan metode hidroponik, langsung di tanah, tambulampot, vertical garden dan masih banyak lain. Saat menanam pastikan juga kamu memberikan pupuk pada tanah. Kamu bisa menggunakan pupuk kompos atau pupuk kandang. Setelah tanaman ditanam, jangan lupa juga untuk terus merawat taman. Perawatan yang baik tentu akan memberikan taman yang indah, segar dan sedap di pandang.

Kamu harus rajin melakukan penyiraman, penyiangan, dan pemberian pupuk pada tanaman. Untuk menghindari serangan hama dan gulma, kamu juga bisa menggunakan pestisida atau fungisida. Taman yang terawat tidak dapat memberikan kesehatan mental, menghilangkan stress dan tentu saja kamu bisa memanfaatkan hasil taman atau kebun kamu untuk keperluan sehari- hari. Selamat mencoba  

Penulis: Fitri